KATA KATA MOTIVASI HIDUP PENUH SEMANGAT

Setiap kasus yg tiba bukan buat menjatuhkan, tapi untuk menguji seberapa sanggup kamu mampu bertahan
Jangan lupa buat awali hari yang indah ini dengan berdoa. Bersyukur serta berterimakasih atas kehidupan yang telah Dia beri
Jangan terlalu cepat mempercayai apa yg kamu dengar, karena kebohongan selalu menyebar lebih cepat dari kebenaran.
Untuk membuat sebuah senyuman itu tidaklah gampang, akan tetapi untuk menciptakan satu tangisan sangatlah mudah
Tidak perlu bersedih, hidup tak selamanya sulit. Jalani saja lantaran suatu waktu hidup akan menjadi lebih mudah serta lebih indah
Cinta bukanlah ttg berapa usang engkau mengenal seseorang, tapi ttg seorang yg membuatmu tersenyum semenjak kamu mengenalnya
Siapa yang tak mencintai, maka beliau tidak akan dikasihi. Dan siapa yang tidak mau memaafkan, maka ia tidak akan dimaafkan
Apa pun yang Tuhan berikan padamu, itu adalah yang terbaik yg diberikannya kepadamu. Bersyukurlah
Kamu tidak selalu bisa apa yang engkau inginkan, tapi bila kamu berusaha sebaik mungkin, kamu pasti bisa apa yang kamu butuhkan
Jangan awali hari dgn penyesalan hari kemarin, lantaran akan menggangu hebatnya hari ini&akan Mengganggu indahnya hari esok
Cinta memang terkadang menyakitkan, tetapi itu jauh lebih baik daripada hayati tanpa cinta sama sekali
Lakukan yang terbaik sekarang. Lantaran akan lebih tidak baik jika menyesali yg sudah berlalu serta mengkhawatirkan yg akan tiba.
Dlm Hal Dunia,Lihatlah Orang yg berada dibawah Qta,Agar kita slalu bersyukur,Dlm Hal ibadah Lihatlah orang di atas Qta,Agar kita termotivasi
Hendaklah kalian bersikap amanah, karena kejujuran itu akan membawa dalam kebaikan, sedangkan kebaikan akan membawa kepada surga .
Ingin merasakan nikmatnya apa yg kamu dapatkan, berikan apa yg paling engkau inginkan yg telah kau raih.
Hati merupakan cerminan jiwa lantaran hati adalah letak nurani manusia. Baik buruknya sifat manusia ditentukan sang hatinya.
Jangan lihat apa yg telah engkau usahakan, akan tetapi lihatlah apa yang belum kamu selesaikan
Berhenti mencari seorang yg pantas buat dicinta, karena yg engkau butuhkan hanya kemampuan buat tulus mencinta
Tidak baik segala sesuatu dilakukan dgn berlebihan, begitu jua mencintai seorang dgn hiperbola akan sgt terasa sakit sekali jika kecewa.
Kamu boleh menyakitiku dengan kebenaran. Namun jangan pernah engkau menghiburku dengan kebohongan.
Sekalipun kita tak jarang gagal atau terdapat tantangan berat di depan kita, percayalah bahwa Tuhan bisa merubah yg tidak baik menjadi baik.
Berdoalah agar kita selalu tegar pada setiap ujian. Berdoalah supaya kita selalu pada lindungan-Nya ketika menghadapi itu semua
Kesabaran merupakan yang kita perlukan dalam berdoa.
Kelimpahan hidup nir ditentukan sang berapa lama kita hidup, namun sejauh mana kita menjalani kehidupan yg bermakna bagi orang lain.
Beruntunglah krn kita mempunyai Tuhan yang Maha Pengampun.dia tdk pernah menolak apabila kt memohon ampun atas seluruh kesalahan & kekerasan hati kita
Tidak perlu bersusah payah tuk membalas perbuatan yg jahat, cukup memaafkan semua kesalahan. Krn memaafkan adalah pembalasan yg terbaik.
Sering kali kita lebih gampang memaafkan seseorang yg sudah berbuat galat menurut dalam memaafkan seseorang yang mengatakan sahih.
Jangan pernah berharap jalan hidupmu akan seperti orang yang lain. Perjalanan hidupmu adalah sesuatu yang unik seperti dirimu
Jika kita berusaha dgn baik&Selalu berperasangka baik, maka Tuhan pun akan menaruh kita semua yang terbaik
Kita tidak sanggup menciptakan orang lain bertumbuh dewasa, karena sebagai dewasa adalah pilihan bukan paksaan.
Pastikan kita telah bersedekah hari ini, baik menggunakan materi, menggunakan ilmu, energi, atau minimal dengan seyuman yang tulus.
Kita tidak pernah tahu kapan kematian akan menjemput kita, akan tetapi kita memahami persis seberapa poly bekal yg kita miliki buat menghadapinya.
Jika kita belum mampu menunjukkan harta, jikalau kita tidak sanggup menunjukkan kekayaan, maka bagikanlah kebaikan.
Kita nir akan pernah tau apa yang akan terjadi dalam hari ini, namun kita mampu melakukan cara terbaik buat menghadapi esok hari.
Pacaran itu tidak harus selalu dimanja & disayang, tapi ada hal yg lebih krusial, diajarkan cara saling menghormati pasangan & saling menerima
Pasti ada perkara pada setiap cinta, tapi akan terasa indah apabila 2 hati terus berjuang tuk mempertahankannya
Ketika engkau merasa tak diperhatikan, itu bukan karena beliau tidak cinta, kadang dia tak tahu cara menunjukkannya
Wanita yang berpikiran positif pasti akan terlihat lebh manis -Sandra Dewi
Kadang kamu wajib dengarkan istilah hati. Jangan tanyakan siapa yang kamu cintai, tapi tanyakan siapa yang buatmu senang serta dihargai.
Terkadang engkau tak sanggup memilih pada siapa jatuh cinta, karena itu terjadi begitu saja. Meski mulut mengungkapkan tidak, hati tidak mampu menolak
Untuk membangun bibir yg menawan, ucapkanlah istilah-kata kebaikan
Rezeki.. Terdapat di mana2, datang tanpa diduga, tepat dalam masa nya, yang penting, usaha & tawakkal merupakan kuncinya
Jika Anda ingin suatu kehidupan yang tidak sinkron, buatlah keputusan yang tidak sinkron juga
Gagal hanyalah sebuah proses, bukan akhir. Seperti rasa pahit yang menciptakan kita memahami akan rasa cantik.
Bangun pagi merupakan kegiatan yg sederhana, namun itulah tanda bahwa Anda orang yg siap mendapat limpahan rezeki pada hari ini
Kesuksesan sejati ditentukan oleh dua factor. Pertama adalah keyakinan, serta ke 2 merupakan tindakan
Jgn menyiksa diri sendiri dgn memikirkan komentar negatif menurut orang lain.. Seberapapun dirimu ingin menjadi paripurna, niscaya terdapat rintangan..
Kesulitan selalu membawa kita "sejengkal" lebih dekat dengan Sang Pencipta
Persahabatan terdiri menurut Telinga yang mau mendengar, Hati yg mau tahu, & Tangan yg siap menolong.
Doa menyempurnakan planning. Jangan lupa Tuhan dalam perencanaan apapun
Saat alami pengalaman jelek, hidup terpuruk, umumnya kita malah ingat Tuhan. Saat mapan serta lancar terkadang malah lupa.
Ujian terberat bukan hanya waktu kita susah akan tetapi juga pada waktu senang . Sbab itu sanggup jadi pintu kita melupakan Tuhan
Meski kita belum membahagiakan orangtua, setidaknya jangan hingga kita menciptakan malu nama mereka.
Bahagia bukan berarti mempunyai semua yg kita cintai. Bahagia itu mengasihi semua yg kita miliki
Besarnya cinta tidak dievaluasi menurut apa yg mereka berikan padamu, akan tetapi apakah mereka sanggup menerima apapun keadaanmu.
Saat engkau terjatuh, tersenyumlah. Karena orang yang pernah jatuh merupakan orang yang sedang berjalan menuju keberhasilan
Kecantikan berdasarkan penampilan luar dapat menarik mata serta pandangannya, akan tetapi kecantikan berdasarkan dalam hati bisa menarik hatinya
Hidupmu merupakan pesan yang kau sampaikan ke dunia. Buatlah hidupmu sebagai ilham bagi orang lain.
Segala sesuatu yg mampu kau ikhlaskan akan diganti Tuhan menggunakan sesuatu yg lebih baik lagi...
hidup ini pilihan.. Setiap pilihan, harus ada yang dikorbankan.. Yang berat bukan kemana kau akan menuju, akan tetapi apa yang ditinggalkan...
Ketika nrimo, engkau tidak akan meratapi pernah menyayangi seorang, akan tetapi kamu mungkin menyesal telah percaya beliau mencintaimu jua.
Makin baik serta bijaksana seseorang, makin poly kebaikan yg bisa ditemukannya pada diri orang lain.
Jangan menghakimi seseorang karena masa lalunya. Setiap orang niscaya pernah galat. Dan setiap orang niscaya mampu belajar berdasarkan kesalahannya
Orang yg berbahagia bukanlah orang hebat dlm segala hal,tp orang yang bisa menemukan hal sederhana dlm hidupnya serta mengucap syukur.
Jangan pernah memberi asa apabila kau tidak pernah konfiden. Lantaran harapan yg disia-siakan itu menyakitkan.
Berhenti mencari beliau yang paripurna tuk dicinta, krn yg engkau butuh hanya beliau yang mau menemanimu melalui segalanya tanpa pernah menyerah.
Jika kau ingin merasa kaya, hitunglah hal2 yg telah kau miliki yg nir bisa dibeli dg uang
Pengalaman adalah nama yang kita berikan pada kesalahan2 yang kita perbuat. Kesuksesan merupakan keberhasilan belajar berdasarkan pengalaman.
Jangan mengira hatimu ringkih. Hatimu sangat bertenaga & sesungguhnya hatimu adalah sumber berdasarkan segala kekuatanmu.
Cinta bukan bertahan seberapa lama , akan tetapi seberapa jelas ke arah mana.
Standar terbaik tuk mengukur keberhasilan Anda pada kehidupan merupakan dengan menghitung jumlah orang yg sudah Anda buat bahagia.
Banyak hal yang sanggup menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yg sahih-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri.
Ketika TUHAN menaruh cobaan yang begitu sulit disitulah seorang belajar buat mampu menghadapinya
Semangatku adalah keluarga serta orang tersayang yang selalu setia menemani
Km menikmati hidupmu bukan karena hidupmu latif. Tapi Hidupmu latif karena km menikmatinya.
Berhenti mencari kesalahan orang lain buat mengalahkannya, lantaran kamu sendiri belum niscaya lebih baik berdasarkan dia
Kebanyakan seorang dihargai bukan dikarenakan sesuatu yang sudah beliau miliki, tapi karena apa yg sudah dia lakukan.
Apapun yg kamu lakukan, selalu ikuti kata hatimu, tapi jangan lupa ikuti pikiranmu pula buat memahami apakah yg kamu lakukan sahih.
Terkadang seseorang yg baik itu terdapat dua: mereka yg benar-benar baik atau mereka yang baik lantaran ada maunya.
Kesulitan bukan buat ditangisi, tapi buat dihadapi menggunakan kesabaran dan keyakinan bahwa engkau bisa melewatinya.
Mencintai seseorang bukan hanya dgn mengucapkannya setiap hari, tapi jua dgn menunjukkannya dalam segala hal sepenuh hati.
Di dalam diri kita telah diberikan Tuhan kemampuan yang sangat hebat utk kita pakai secara maksimal ,hanya saja kita yang tdk peduli
Seringkali bukan situasinya yang tidak baik. Hanya sikap yang salah membuat semuanya terlihat misalnya tak ada yang baik.
Kebahagiaan bukanlah disaat kita mempunyai kesempurnaan, tetapi ketika kita dapat menerima ketidaksempurnaan dengan nrimo dan ikhlas.
Kesalahan terburuk merupakan saat engkau tidak percaya dengan kemampuan dirimu sendiri.
Kebanyakan berdasarkan kita nir mensyukuri apa yg sudah kita miliki, namun kita selalu meratapi apa yang belum kita capai.
Kita tidak bisa melakukan seluruh kebaikan yang dibutuhkan dunia tetapi global membutuhkan seluruh kebaikan yg dapat dilakukan kita..
Sabar ibarat ketua dari satu tubuh. Apabila kesabaran hilang seluruh konflik akan memburuk.
Orang lain mungkin ragu akan perkataan kita tapi mereka akan mempercayai hasil pekerjaan kita. Jadi berilah mereka yg patut dipercaya
SUMBER : //katamutiarabijakcinta.com/kata-istilah-motivasi/

KECERDASAN SPIRITUAL KECERDASAN DALAM MENGHADAPI RINTANGAN ETOS KERJA SDM

Kecerdasan Spiritual, Kecerdasan Dalam Menghadapi Rintangan, Etos Kerja SDM
Era globalisasi telah bergulir, penguasaan teknologi personal komputer digital menjadi infrastruktur sebagai teman para pelaku bisnis. Ekonomi akan lebih berbasis dalam pengetahuan, bukan tanah atau mesin-mesin tradisional. Aset ekonomi semakin nir lagi bersifat fisik, misalnya gedung, mesin atau properti lainnya, namun bersifat mental intelektual, seperti persepsi pasar, hubungan, gambaran bisnis, gambaran brand, hak paten, kredibilitas, visi dan pengetahuan spesifik (Sinamo, 2002).

Persaingan antar perusahaan di era globalisasi semakin tajam, sebagai akibatnya sumber daya insan (SDM) dituntut buat terus menerus mampu menyebarkan diri secara agresif. SDM wajib sebagai manusia-insan pembelajar, yaitu pribadi-pribadi yang mau belajar dan bekerja keras menggunakan penuh semangat, sebagai akibatnya potensi insaninya berkembang maksimal . Sinamo (2002) mengemukakan bahwa SDM yg dibutuhkan pada dalam era globalisasi ini merupakan SDM yg bisa menguasai teknologi menggunakan cepat, adaptif serta responsif terhadap perubahan-perubahan teknologi. Dalam syarat tadi integritas eksklusif semakin penting buat memenangkan persaingan.

Agar perusahaan sanggup terus bertahan serta bersaing, penguasaan teknologi saja tidak cukup jika tidak ditunjang oleh SDM yg handal, sehingga investasi pada sumber daya ekonomi yg paling berharga, yaitu SDM tidak bisa ditunda lagi. Menurut Handoko (2002) ancaman nyata terbesar terhadap stabilitas ekonomi merupakan angkatan kerja yg tidak siap (workforce illeguipped) untuk menghadapi tantangan-tantangan di abad 21. Kondisi SDM tersebut cenderung rentan pada menghadapi perubahan serta rintangan, akibatnya stres dan gangguan emosi lain nir bisa dihindari. Konsekuensinya merupakan kerugian yang dialami perusahaan dengan besarnya porto yg wajib dimuntahkan buat biaya pengobatan serta perawatan dan kehilangan jam kerja (Hawari, 1996). SDM yg nir mempunyai kesanggupan menghadapi tuntutan-tuntutaan globalisasi menganggap pekerjaan menjadi beban. Mereka menjalani pekerjaan menjadi suatu keharusaaan serta tuntutaan. Kondisi akhirnya adalah tidak dirasakannya makna kerja.

SDM yg menganggap pekerjaan sebagai beban bisa dikatakan sebagai SDM yg mempunyai etos kerja rendah. Menurut Latief (Tasmara, 1995) pandangan hidup kerja bangsa Indonesia relatif masih rendah, diantaranya tercermin menurut disiplin, semangat kerja dan produktivitas yg rendah. 

Konsep etos kerja lain dikemukakan oleh Sinamo (2002) bahwa terdapat delapan aspek etos kerja profesional pada era digital dunia yg dinamakan ethos 21, yaitu: kerjaa adalah rahmat, panggilan, amanah, aktualisasi diri, ibadah, seni, kehormatan dan pelayanan. Dikemukakan bahwa etos kerja tersebut merupakan doktrin kerja yg bersifat universal, artinyaa mempunyai moralitas kerja positif, lintas budaya dan agama. Peran SDM yg beretos kerja tinggi dalam global usaha yg penuh resiko, ketidakpastian serta perubahan tidak hanya dalam kemampuan buat menguasai high-tech, namun high-touch sekaligus.

Agar perusahaan mendapatkan SDM yg beretos kerja tinggi, perhatian terhadap aspek kecerdasan perlu ditingkatkan. Konsep kecerdasan dewasa ini semakin meluas. Kecerdasan intelektual (IQ) telah dianggap sekian usang menjadi penentu kinerja SDM. Dalam perkembangannya diketahui bahwa orang yang mempunyai IQ yg sama akan membuat kinerja yg tidak sama (Wahyono, 2002). Perhatian mulai beralih dalam konsep kecerdasan emosi (EQ), ternyata kinerja karyawan cenderung semakin tinggi dengan semakin tingginya kecerdasan emosi yang dimiliki (Melianawati, dkk., 2001). Kenyataannya nir seluruh orang yang memiliki kecerdasan emosi tinggi mampu menarik manfaat secara optimal menurut hal yang dimiliki tersebut (Lasmono, 2001).

Konsep baru yang tak jarang dibahas akhir-akhir ini merupakan kecerdasan spiritual (SQ) serta kecerdasan dalam menghadapi rintangan (AQ). Kecerdasan spiritual membantu seorang menjalani hayati dalam strata makna yang pada (Zohar serta Marshall, 2000). SDM yang mempunyai kecerdasan spiritual tinggi cenderung lebih kreatif, luwes, berwawasan luas dan spontan.

Zohar serta Marshall (2000) selanjutnya mengemukakan bahwa bila kecerdasan spiritual seseorang telah berkembang dengan baik, akan ditandai sang kemampuannya buat bersikap fleksibel (adaptif secara spontan serta aktif), taraf pencerahan diri yang tinggi, kemampuan buat menghadapi dan memanfaatkan penderitaan, kemampuan untuk menghadapi dan melampaui rasa sakit dan kualitas hayati yg diilhami oleh visi serta nilai-nilai. Mereka pula enggan buat melakukan sesuatu yang mengakibatkan kerugian karena nir dibutuhkan serta mempunyai kesamaan buat melihat keterkaitan antara banyak sekali hal (berpandangan holistik). Mereka memiliki pertanyaan fundamental, yaitu “mengapa” serta “bagaimana” serta memilii kemudahan buat bekerja melawan konvensi.

Jika SDM memiliki fleksibilitas, adaptif dan aktif, maka mereka memiliki kesiapan atau lebih proaktif pada menghadapi tantangan di era globalisasi. Menurut Covey (1997) orang yg proaktif akan mengerjakan sesuatu yang terhadapnya mereka bisa berbuat sesuatu, mempunyai energi positif, memperluas dan memperbesarnya, yang akan menyebabkan bulat imbas mereka meningkat. Kecerdasan spiritual menciptakan SDMmempunyai pencerahan diri yang bertenaga pada melakukan pekerjaan, sehingga pekerjaan dianggap sebagai sumber aktualisasi dan makna hayati. Mereka akan mempersepsi pekerjaan sebagai panggilan hati serta jujur.

Di sisi lain, SDM yg mempunyai kecerdasan dalam menghadapi rintangan tinggi bisa mengatasi kesulitan-kesulitan yang ditemui dan tidak berhenti berusaha sebelum energi dan batas kemampuan mereka sahih-sahih teruji (Stoltz, 1997). Dikemukakan bahwa SDM yg mempunyai kecerdasan pada menghadapi rintangan tinggi dapat diramalkan memiliki kinerja, motivasi, pemberdayaan, kreativitas, produktivitas yg tinggi jua. Mereka jua mempunyai pengetahuan, tenaga, pengharapan, kebahagiaan, vitalitas serta kegembiraan dan kesehatan emosional yang cenderung tinggi. Dampak lain merupakan tentang kesehatan jasmani, ketekunan, daya tahan serta mampu melakukan respon yang positif terhadap perubahan. SDM yg bekerja menggunakan penuh semangat, tanggung jawab, tuntas penuh integritas dan senang cita dan tekun adalah SDM yang mempunyai etos kerja tinggi.

Identifikasi dan pengembangan SDM yang mempunyai kecerdasan spiritual dan kecerdasan pada menghadapi rintangan tinggi perlu dilakukan oleh perusahaan, supaya dari sisi individual perusahaan mempunyai SDM yg bekerja penuh keikhlasan, vitalitas serta tahan terhadap kesulitan. Mereka akan menampakan etos kerja yg tinggi.

Pentingnya Etos Kerja di Era Globalisasi
Etos kerja yg dimiliki SDM sebuah organisasi memainkan peran krusial bagi produktivitas kerja. Mereka tidak hanya bisa bekerja sesuai tuntutan kerja, namun lebih daripada itu mereka melaksanakannya menggunakan penuh keikhlasan dan semangat. Hasil penelitian Hadipranata dan Sudardjo (1999) menemukan bahwa etos kerja memberi kontribusi yg akbar bagi produktivitas kerja insani.

Tasmara (1995) mengaatakan bahwa jika seseorang menganggap menjadi suatu hal yg dapat menaikkan harga dirinya menjadi insan, maka orang tersebut dalam bekerja cenderung giat, rajin dan mau mendayagunakan semua potensi dirinya. Ketika perusahaan dituntut buat bertahan dan bersaing agar bisa meraih dan memenangkan persaingan dunia, SDM tersebut akan menggunakan kapasitas dirinya secara optimal dengan penuh ketekunan serta semangat juang.

Perilaku etos kerja ditandai sang kegesitan dalam memakai kesempatan-kesempatan yg muncul, penuh tenaga, percaya terhadap kekuatan diri dan kesediaan buat memandang jauh ke masa depan (Myrdal pada Soewarso, dkk., 1996). Di era globalisasi pemanfaatan SDM menjadi kapital dasar wajib diikuti sang pengembangan dan pembaharuan terhadap kemampuan serta keahlian yg dimiliki agar setiap anggota organisasi mampu merespon dan peka terhadap arah perubahan organisasi (Harvey serta Brown dalam Rokhman Jr, 2001). SDM yang memiliki pandangan hidup kerja tinggi lebih peka terhadap perubahan yang terjadi secara cepat dan mampu menggunakan segenap kapasitas dirinya agar bisa merespon perubahan tadi.

Individu atau grup rakyat dikatakan memiliki pandangan hidup kerja tinggi apabila memperlihatkan indikasi-tanda sebagai berikut: mempunyai penilaian positif terhadap hasil kerja insan, menempatkan pandangan mengenai kerja menjadi suatu hal yang amat luhur bagi eksistensi insan, kerja dirasakan sebagai kegiatan yang bermakna bagi kehidupan insan, kerja dihayati menjadi suatu proses yg membutuhkan ketekunan serta sekaligus wahana yg penting dalam mewujudkan cita-cita serta kerja dilakukan sebagai bentuk ibadah (Doelhadi, 2001). Persaingan antar perusahaan serta negara membutuhkan ketekunan serta sekaligus keikhlasan. Rintangan-rintangan yg muncul di samping ditanggapi sebagai peluang juga wajib dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

Sinamo (2002) mengemukakan ethos 21, yg terdiri dari delapan aspek pandangan hidup kerja. Delapan aspek tadi adalah: kerja sebagaai raahmat, yg dilakukan dengan penuh ketulusan serta rasa syukur; kerja merupakan jujur, ialah seorang bekerja dengan penuh tanggung jawab; kerja adalah panggilan, artinya seseorang bekerja dengan tuntas penuh integritas; kerja adalah aktualisasi, seseorang bekerja keras penuh semangat. SDM yang memiliki etos kerja tinggi juga ditandai oleh: kerja dipercaya menjadi ibadah, sehingga dalam bekerja lebih berfokus penuh kecintaan; kerja merupakan seni, sebagai akibatnya pada bekerja legih kreatif penuhsuka cita; kerja merupakan kehormatan, sehingga pada bekerja tekun penuh keunggulan serta yang terakhir kerja merupakan pelayanan, sebagai akibatnya dalam bekerja menggunakan penuh kesempurnaan penuh kerendahan hati.

Etos kerja adalah syarat perlu (necessary condition), namun bukan kondisi relatif (sufficient condition) bagi keberhasilan (Sinamo, 2002). Dikemukakan bahwa etos kerja merupakan kunci sukses yg unik, lantaran sekaligus sanggup menjadi fundamen keberhasilan pada tingkatan personal, organisasional serta sosial. Etos kerja merupakan fundamen keberhasilan. Tingkatan sosial pada era globalisasi bisa dimulai dari level personal serta organisasional, sehingga keberhasilan suatu bangsa diantaranya didasari oleh pandangan hidup kerja setiap personel serta organisasi yang berada dalam naungan bangsa tersebut. Apabila pondasi tersebut kuat, maka bangsa pula kuat dan siap menghadapi era digitas global.

Peran Kecerdasan Spiritual (SQ) serta Kecerdasan dalam Menghadapi Rintangan (AQ) terhadap Pembentukan Etos Kerja SDM
Siburian (1997) dan Pudyastuti (1997) mengemukakan beberapa faktor yg menghipnotis etos kerja. Secara internal pandangan hidup kerja dipengaruhi sang situasi serta kondisi SDM serta agama, sedangkan secara eksternal dipengaruhi sang situasi dan syarat lingkungan dan hubungan sosial. Kecerdasan spiritual serta kecerdasan dalam menghadapi rintangan merupakan faktor yg bersifat internal, tetapi pengembangannya dapat dilakukan secara eksternal. Menurut Zohar serta Marshall (2000) serta Agustian (2001), kecerdasan spiritual beroperasi dalam pusat otak, yaitu fungsi-fungsi penyatu otak yang dinamakan titik Tuhan (God-Spot). Sedangkan kecerdasan pada menghadapi rintangan adalah pengembangan area cortex prefrontallis yg membesar dibandingkan menggunakan hewan. Area tadi bertugas buat melakukan perbandingan laba rugi melalui rasionalitas (Wahyono, 2001), sebagai akibatnya saat menghadapi rintangan seorang akan terus melakukan penilaian untung rugi antara menyerah serta bertahan.

Ancok (2001) menegaskan bahwa agar dapat hayati pada bisnis dunia, kapital yg harus dilakukan adalah intelektual, sosial dan spiritual. Disampaikan bahwa kapital spiritual sebagai semakin krusial peranannnya lantaran upaya membentuk insan yang cerdas dengan IQ tinggi dan insan yg pintar mengelola emosi dalam berhubungan dengan orang lain tidak menghantarkan insan dalam kebermaknaan hidup. Kebermaknaan hayati adalah motivasi yg bertenaga menjadi pendorong seseorang buat melakukan sesuatu aktivitas yang bermanfaat. SQ menempatkan konduite serta hayati manusia dalam konteks makna yg lebih luas dan kaya (Zohar serta Marshall, 2001).

Agustian (2001) mengembangkan model penggabungan antara kecerdasan emosi dan spiritual (ESQ). Melalui konsep tersebut mereka berbagi empat langkah buat memaknai hayati, termasuk pekerjaan. Proses pertama adalah melalui penjernihan emosi dan pikiran (zero mind process), selanjutnya melalui pembangunan mental (mental building), penguatan karakter (personal strength) serta sosial. Apabila SDM di perusahaan melakukan pekerjaan dengan niat karena ibadah serta tanpa belenggu-belenggu negatif dari dalam hati (prasangka, prinsip-prinsip hidup, pengalaman, kepentingan dan prioritas, sudut pandang, pembanding dan literatur), maka mental serta kepribadiannya akan bertenaga serta mampu menjalin perilaku dalam konteks menyeluruh.

Tasmara (2001) mengistilahkan kecerdasan spiritual menjadi kecerdasan ruhaniyah (trancendental intelligence). Menurut konsepnya kecerdasan ruhaniyah bertumpu pada ajaran cinta. SDM yg mengasihi pekerjaannya akan menganggap pekerjaan menjadi sebuah rahmat (Sinamo, 2002), sehingga pada bekerja akan terdorong buat dilakukan dengan benar-benar-sungguh. Mereka bekerja menggunakan penuh rasa syukur menurut hati yg higienis serta tulus. Dalam pengertian lain bekerja merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan, dan dalam bentuk derivatnya adalah bentuk rasa syukur pada negara, pemilik kapital dan manajemen.

Aspek kecerdasan lain yg bisa mengatasi kelemahan konsep kecerdasan emosi adaalah kecerdasan pada menghadapi rintangan (AQ). Kemampuan SDM ini terlihat waktu kesulitan semakin semakin tinggi, baik pada tingkatan warga , loka kerja juga individu (Stoltz, 1997). Dalam kondisi kesulitan yg semakin meningkat diharapkan SDM yg mampu bertahan menggunakan rasa optimis dan mampu merogoh langkah yg sempurna agar dapat keluar dari situasi tadi. Perusahaan harus sanggup berbagi SDM yang bertipe pendaki (climber) daripada tipe berhenti (quitter) serta berkemah (camper). SDM yg bertipe quitter akan segera berhenti di tengah jalan waktu menghadapi kesulitan, sedangkan camper walaupun telah berusaha berjalan dan bersemangat, namun mereka cepat puas serta berhenti pada tengah jalan. Lain halnya bagi para pendaki (climber), mereka akan mewujudkan hampir semua potensi dirinya yang terus berkembang sepanjang bepergian hidupnya di perusahaan. Climber memahami bahwa kesulitan merupakan bagian berdasarkan hayati, menghindari kesulitan sama saja menggunakan menghindari kehidupan.

SDM yang bertipe climber memiliki keuletan dalam menghadapi serta mengatasi seluruh kesulitan. Mereka merespon kesulitan menggunakan optimis, menduga kesulitan bersifat ad interim, nir akan melebar ke aspek-aspek kehidupan lainnya dan hal tadi lebih bersifat eksternal (Stoltz, 1997). Menurut Sinamo (2002) jika SDM tetap bekerja keras, maka potensi dirinya akan berkembang, lantaran kerja keras berfungsi sebagai wahana ekspresi bagi manusia pekerja. Manusia tersebut saat bekerja akan mengerahkan energi bio-psiko-spiritual yg selain membentuk karakter serta kompetensi, sekaligus membuat mereka sehat serta bertenaga lahir batin. Dikemukakan lebih lanjut bahwa SDM yang bekerja keras seolah-olah memiliki semangat tanpa batas serta tidak mengenal kata menyerah. SDM demikian dikatakan sebagai SDM yg memiliki pandangan hidup kerja tinggi.

Stoltz (1997) jua mengemukakan cara untuk mencapai AQ tinggi, yaitu melalui LEAD (listen, explore, analyze dan do). Prosesnya diawali dari mendengarkan respon terhadap kesulitan, menjajaki asal-usul atau penyebab serta pengakuan atas dampak (yang menentukan tanggung jawab), menganalisis bukti-bukti serta akhirnya melakukan tindakan nyata berdasarkan kondisi yg dihadapinya. Stoltz (dalam Lasmono, 2001) lalu memperbaiki LEAD menggunakan mengubah E sebagai establish (menegakkan akuntabilitas terhadap sesuatu yg wajib diperbaiki). Berdasarkan hal tadi, SDM yang dimiliki perusahaan akan senantiasa melakukan langkah-langkah konstruktif serta akan tercermin dalam perilaku bertahan dan berani mengambil resiko supaya keluar dari situasi kesulitan yg dihadapi. Mereka akan nampak sebagai SDM yang ulet serta pantang menyerah.

9 TIPS EFEKTIF SELALU BERSEMANGAT SETIAP HARI

Cara Tetap Semangat dalam Meraih Tujuan (Cita -cita) - Orang orang yg sukses menerima apa yg mereka inginkan atau apa yg mereka impikan adalah orang orang yg permanen penekanan serta bersemangat pada mewujudkan apa yg mereka impikan. Orang yang bersemangat sudah merencanakan apa yang akan di kerjakan esok pagi sebelum mereka tidur serta bangun lebih awal buat mengeksekusi apa yang mereka rencanakan, sedang orang yang nir bersemangat akan menarik selimut lantaran masih mengantuk karena begadang pada malam harinya.
Melakukan semua hal menggunakan rasa penuh semangat tentu mempunyai imbas besar kepada apa tujuan kita. Mark zuckerberg, Jan Koum, sergey brin, Richard Branson merupakan beberapa pengusaha sukses yg selalu termotivasi dan bersemangat dalam menelurkan karyanya serta membuatnya sebagai miliarder sukses. Motivasi akan terus membuat kita tetap bersemangat melewati tantangan hidup yg tiada habisnya. Semua orang pasti punya motivasi sendiri-sendiri, bahkan anda sendiri mempunyai motivasi yg tidak sama dengan saya. Tetapi apapun motivasi setiap orang pasti memiliki tujuan yg sama yaitu dalam meraih apa yg diinginkan atau apa yang di cita-citakan.

Lihatlah sekeliling kita? Kenapa ada orang yang lebih jauh melangkah, daripada kita atau ada yg tertinggal jauh di belakang kita? Jawabannya simple, lantaran mereka mempunyai motivasi serta semangat yang tidak selaras beda. Motivasi menaruh peranan yg sangat krusial pada proses pencapaian mimpi seorang. Banyak orang yg berhenti di tengah jalan atau bahkan menyerah dalam menggapai mimpi mereka, ditimbulkan karena mereka sudah tidak termotivasi lagi pada hidupnya.
Lalu bagaimana caranya agar kita permanen bersemangat pada menggapai mimpi kita, walaupun kita berada pada keadaan yg sulit? Seperti yang telah pada kutip dari successconsciousness.com berikut adalah beberapa cara yg bisa kita lakukan disaat kondisi down, sulit dan tidak bersemangat, agar motivasi kita balik tumbuh, bahkan lebih besar lagi.
Tips Efektif Selalu Bersemangat Setiap Hari
Tetapkan Tujuanmu
Hidup tanpa tujuan tentunya menciptakan kita nir bersemangat, lantaran memang nir ada tujuan atau virtual yang kita kejar. Namun jika hidup memiliki tujuan-tujuan maka kita akan mempunyai relatif energi positif buat mewujudkan impian itu. Tetapkan tujuan anda mulai menurut sekarang apapun tujuan atau virtual anda, sebagai akibatnya menggunakan tujuan yg jelas dan terukur anda akan lebih bersemangat menjalani hari-hari anda untuk menggapai tujuan. Sebagai model saja buat tujuan jangka panjang, anda mempunyai tujuan ingin lulus kuliah dengan nilai cum laude maka anda akan lebih bersemangat buat belajar, lebih bersemangat buat masuk kuliah serta lebih bersemangat buat melakukan apapun buat tujuan itu.
Atau anda ingin memiliki kendaraan beroda empat baru pada 2 tahun, maka anda akan bersemangat bekerja, bersemangat menabung aatu bersemangat untuk mengumpulkan uang. Nah engan tujuan tujuan yg kentara dan terukur (Tujuan terarah) maka anda akan bersemangat buat menjalani hari hari anda. Sedangkan buat tujuan jangka pendek anda sanggup tetapkan dan merencanakan tujuan anda sebelum anda tidur, dengan demikian pada pagi hari otak anda akan memproses serta melakukan apa yang anda rencanakan tadi malam seperti "aku ingin merampungkan tugas kuliah besok harus terselesaikan" atau "Besok saya wajib bisa 10 pembeli buat mencapai sasaran aku " dst. Ini akan menciptakan harimu lebih terarah dan teratur. Sehingga kita nir akan merasa gundah lagi, apa yg seharusnya kita lakukan hari ini.
Buang kata menyerah
Bukan sebagai rahasia apabila apa yang kita usahakan atau apa yg kita lakukan menemui kegagalan tentu istilah "Bersemangat" akan sedikit luntur. Untuk membuat anda bersemangat menjalani hari maka buang istilah "menyerah" dari hayati anda. Tak kasus seberat dan sesulit apapun beban yg kamu pikul saat ini, tetaplah untuk penekanan kepada apa yg sedang anda impikan & rencanakan. Yakinlah bahwa setelah mendung akan berganti dengan jelas, gelap malam menjadi cahaya terang disiang hari, kesulitan akan sebagai kemudahan selama anda terus mencoba dan nir berputus asa.
Yakinlah pada diri sendiri bahwa kamu mampu melewati ini seluruh. Saat engkau merasa jenuh dengan bisnis yang sedang engkau lakukan, ingatlah bahwa ini akan sangat latif sekali ketika engkau sanggup mncapai apa yang menjadi tujuanmu. Dan ingatlah bahwa nir akan terdapat yg sanggup menghentikan impianmu, kecuali diri kamu sendiri. Never give up! Buang kata menyerah serta ganti kegagalan yg negatif di pikiran anda dengan istilah yang lebih memotivasi seperti "Kegagalan merupakan keberhasilan yg tertunda, zenit gunung yang tinggi akan diawali menggunakan satu langkah mendaki serta anda akan permanen sampai di puncaknya selama anda tidak berhenti buat menghentikan langkah anda.
Tetapkan batas saat atau Deadline
Menetapkan tujuan yang kentara tetapi anda nir membatasi ketika hingga tujuan anda berhasil akan menghasilkan anda menunda -nunda tujuan itu. Sebagai contoh anda ingin memiliki kendaraan beroda empat baru namun bila anda tidak menetapkan deadline atau memberi batasan waktu mungkin anda nir akan bersemangat dan menundanya seperti " Ah gaji bulan ini saya gunakan dulu buat keperluan yang lain", "Besok saja menabungnya, toh bulan-bulan berikutnya jua gajian", dst... Jika anda menerapkan batas saat yg sempurna serta terukur maka anda akan lebih bersemangat buat mencapai tujuan atau cita-cita anda seperti "Saya harus menerima kendaraan beroda empat dalam dua tahun" Nah menggunakan memotivasi serta menaruh batasan waktu yg jelas maka anda akan lebih bersemangat serta berusaha keras buat menerima kendaraan beroda empat baru yang anda impikan pada dua tahun. Lantaran apabila anda ingin mencapai sesuatu, anda harus tetapkan batas waktunya, sehingga anda sanggup lebih terpacu pada menjalaninya.
Percaya kemampuan diri anda sendiri
Jika anda percaya kepada kemampuan anda sendiri, itu berarti anda selangkah lebih dekat dengan virtual. Anda harus percaya dengan kemampuan anda dengan begitu anda akan bersemangat buat mencoba dan seandainya anda gagal anda tetap percaya diri dan akan terus bersemangat buat berusaha mencapai tujuan anda.
Berusaha keras
Tentu saja, semuanya sia-sia tanpa adanya bisnis. Bermimpi memang gampang, akan tetapi mimpi tanpa adanya bisnis sama saja dusta . Apabila anda ingin sukses, anda tiidak hanya duduk berpangku tangan pada kamar anda tanpa melakukan apa apa, anda wajib bangkit, berdoa, berusaha serta bekerja lebih keras. Dengan anda mau bekerja lebih keras maka anda akan bersemangat buat mendapatkan apa yang anda impikan. Selalu tanamkan pada pikiran anda emas tinggal sejengkal menurut cangkul anda, sehingga anda nir akan berhenti buat terus menggali.
Senyum
Senyum memberi tenaga positif terhadap orang orang yang melakukannya. Sejenuh apapun bisnis yg sedang anda lakukan. Tetaplah tersenyum untuk orang yang berada di sekitarmu. Berkumpulah dengan orang-orang yang menginspirasi kamu. Dan yg terpenting, raihlah apa yg sebagai tujuanmu menggunakan senyuman lebar.
Bersyukur
Rasa syukur anda terhadap apa yg anda capai akan membuat anda terinspirasi buat mencapai hal yang lebih akbar serta membuat anda bersemangat untuk mewujudkannya. Syukuri hal hal kecil serta baik yang sudah anda lakukan hari ini serta anda akan lebih bersemangat buat menjalani hari. Rasa syukur memiliki fungsi akbar membuat kita lebih serius terhadap tujuan kita di global ini, rasa syukur pada pagi hari sangat berhasil menaruh efek positif serta rasa bahagia ke diri kita.
Memotivasi Diri
Motivasi akan terus mendukung serta memberi semangat pada otak anda. Motivasi nir hanya berwujud kalimat kalimat yang anggun buat menciptakan anda tergerak, namun hal lain jua mampu menjadi motivasi anda buat mewujudkan cita cita anda misalnya orang tua, istri tersayang, putra putri anda bahkan dengan berdoa. Berdoa tentunya meminta kepada Tuhan buat hal yang baik, nah dengan berdoa anda akan tergerak untuk mewujudkan apa yang menjadi doa anda. Jika semangat anda sedang down ingat apa yg membuat anda selalu termotivasi dan membuat anda pulang bersemangat.
Bangunlah Lebih Awal
Berusahalah buat bangun lebih awal serta menjaga pola tidur anda menggunakan baik, menggunakan waktu tidur yang cukup dan bangun dipagi hari anda akan bersemangat buat melakukan segala aktifitas juga aktivitas anda buat mewujudkan impian anda. Kurang beristirahat atau kurang tidur akan membuat anda malas, mudah lelah, gampang terserag penyakit, tidak penekanan dan nir bersemangat. Berusahalah buat bangun lebih awal karena bangun lebih awal menciptakan persiapan kita dihari ini lebih baik, tidak sama menggunakan kita saat bangun kesiangan, perasaan kita nir teratur serta persiapan akan hari tersebut hilang.
nah mungkin itulah beberapa hal yg bisa membuat anda selalu bersemangat menjalani hari-hari anda, jika anda memiliki pengalaman lain yg menciptakan anda selalu bersemangat share pengalaman anda menggunakan berkomentar dan memberi ide bagi ribuan pembaca blog ini atau bila anda rasa artikel ini bermanfaat bagi anda silahkan share di media sosial menggunakan membagikannya pada tombol pada bawah posting. Terima kasih.

ORGANISASI DAN MOTIVASI DASAR PENINGKATAN PRODUKTIVITAS

Organisasi Dan Motivasi Dasar Peningkatan Produktivitas
Dalam pembukaan UUD 1945 disebutkan bahwa galat satu tujuan kemerdekaan Negara Republik Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Lantaran itu, maka pendidikan nasional Indonesia merupakan pendidikan yang berdasarkan Pancasila serta UUD 1945, yg berakar pada nilai-nilai agama serta kebudayaan nasional Indonesia serta tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.

Karena itu seluruh rakyat Negara Indonesia berhak menerima pendidikan sebagaimana ditegaskan pada pasal 31 ayat 1 dan 2 UUD 1945 “tiap-tiap rakyat Negara berhak menerima pedagogi, dan pemerintah mengusahakan serta menyelenggarakan satu sistem pedagogi nasional yang diatur menggunakan undang-undang.

Sistem pedagogi nasional ini telah diselenggrakan sang pemerintah mulai dari taraf pendidikan anak usia dini hingga menggunakan tingkat pendidikan tinggi. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 61 tahun 1999 Bab II Pasal tiga menjelaskan bahwa tujuan pendidikan di perguruan tinggi merupakan: a) menyiapkan siswa sebagai anggota masyarakat yg mempunyai kemampuan akademik serta/atau professional yang bisa menerapkan, mengembangkan serta/atau memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian; b) menyebarkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi serta/atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya buat meningkatkan taraf kehidupan warga dan memperkaya kebudayaan nasional; c) mendukung pembangunan warga madani yg demokratis menggunakan berperan sebagai kekuatan moral yg mandiri; serta d) mencapai keunggulan kompetitif melalui penerapan prinsip pengelolaan sumber daya sinkron dengan asas pengelolaan yg professional.

Salah satu bentuk pendidikan tinggi negeri yg diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia merupakan Universitas Terbuka. Saat ini Universitas Terbuka telah berusaha buat melayani kebutuhan pendidikan tinggi masyarakat Negara Indonesia yg beredar pada seluruh daerah nusantara menurut Sabang sampai Merauke bahkan yg tinggal di luar negeri sekalipun. Untuk itu dibentuklah Unit Pelaksana Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) pada semua propinsi Indonesia, di antaranya adalah UPBJJ – UT Malang.

Pada tahun 2010 ini UPBJJ – UT Malang telah membuka program studi D2 Perpustakaan. Program ini menerima respon yg positif berdasarkan rakyat Jawa Timur terutama dari daerah Kabupaten Pacitan. UPBJJ – UT Malang buat Pokjar/Kabupaten Pacitan pada periode 2010/1 ini memiliki 184 mahasiswa yg terbagi sebagai lima kelas tutorial. Tutorial dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Kebonsari Pacitan sebanyak 4 kelas, serta di UPT Pendidikan Arjosari Pacitan satu kelas. Untuk itu perlu diketahui apa yang menjadi motivasi warga khususnya mahasiswa mengikuti kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan Universitas Terbuka

Motivasi
Motivasi dari dari istilah motif yang berarti dorongan atau alasan. Motif adalah tenaga pendorong yg mendorong insan buat bertindak atau suatu tenaga di dalam diri manusia, yang mengakibatkan insan bertindak atau melakukan sesuatu.

Menurut Dimyati serta Mudjiono (2006:80) “Motivasi dilihat sebagai dorongan mental yang menggerakkan serta mengarahkan perilaku manusia termasuk konduite belajar”. Sejalan menggunakan itu, Ratumanan (2002:72) berkata bahwa; “Motivasi merupakan sebagai dorongan dasar yg menggerakkan seorang bertingkah laku ”. Sedangkan motivasi belajar merupakan “Keseluruhan daya penggerak psikis di pada diri siswa yg menimbulkan aktivitas belajar, mengklaim kelangsungan kegiatan belajar dan memberikan arah dalam aktivitas belajar itu demi mencapai suatu tujuan (Tadjab, 1994:102)”.

Dari beberapa pengertian pada atas dapat dikatakan bahwa motivasi mempunyai tiga komponen, yaitu: a) kebutuhan, kebutuhan terjadi jika individu merasa ada ketidak seimbangan antara apa yg dimiliki dari apa yang ia harapkan; b) dorongan, merupakan kegiatan mental untuk melakukan suatu.; serta c) tujuan, tujuan adalah hal yg ingin dicapai oleh individu. Seseorang yg mempunyai tujuan eksklusif pada melakukan suatu pekerjaan, maka dia akan melakukan pekerjaan tadi dengan penuh semangat.

Pengaruh motivasi terhadap seorang tergantung seberapa besar motivasi itu mampu membangkitkan motivasi seseorang buat bertingkat laku . Dengan motivasi yg akbar, maka seseorang akan melakukan sesuatu pekerjaan menggunakan lebih memusatkan pada tujuan dan akan lebih intensif pada proses pengerjaannya. Dalam kegiatan belajar, motivasi bisa dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri seseorang yg menyebabkan kegiatan belajar, yg mengklaim kelangsungan dari kegaitan belajar dan memberikan arah pada kegiatna belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki sang subyek belajar itu dapat tercapai.

Motivasi dapat dibedakan sebagai motivasi intrinsik serta motivasi ekstrinsik (Sardiman, 2005:189). Motivasi instrinsik adalah motif-motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu dirangsang dari luar, lantaran dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu. Sedangkan motivasi ekstrinsik merupakan motif-motif yg aktif serta berfungsinya karena adanya perangsang dari luar. Sejalan dengan itu jua, Suryabrata (1994:72) jua membagi motivasi menjadi dua yaitu: a) motivasi ekstrinsik, yaitu motivasi yang berfungsi lantaran adanya rangsangan menurut luar; serta b) motivasi intrinsik, yaitu motivasi yg berfungsi meskipun tidak mendapat rangsangan menurut luar.

Dari uraian di atas bisa disimpulkan bahwa motivasi belajar dalam dasarnya ada dua yaitu: motivasi yg tiba sendiri dan motivasi yg terdapat lantaran adanya rangsangan dari luar. Kedua bentuk motivasi belajar ini sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar.

Setiap motivasi itu bertalian erat hubungan menggunakan tujuan atau suatu hasrat, maka makin tinggi harga suatu tujuan itu, maka makin kuat motivasi seorang buat mencapai tujuan. Purwanto (1996:70) berkata bahwa fungsi motivasi ada tiga yaitu: a) motivasi itu mendorong insan buat berbuat atau bertindak, motivasi ini berfungsi sebagai penggerak atau sebagai motor yg memberikan energi pada seseorang buat melakukan sesuatu; b) motivasi itu memilih arah perbuatan ke arah perwujudan suatu tujuan atau hasrat, dalam hal ini motivasi mencegah penyelewengan dari jalan yg wajib ditempuh buat mencapai tujuan itu, sehingga makin jelas tujuan itu, makin jelas pula terbentang jalan yg wajib ditempuh; serta c) motivasi itu menyeleksi perbuatan kita, adalah menentukan perbuatan mana yang dilakuan dilakukan, yang harmonis, guna mencapai tujuan itu dengan mengenyampingkan perbuatan yg tidak berguna bagi tujuan itu.

Dalam kajian teori motivasi ada yg dikenal dengan teori kebutuhan. Teori ini dikemukakan oleh A.H. Maslow yg mengemukakan bahwa orang termotivasi buat melakukan sesuatu lantaran didasari adanya kebutuhan pada dirinya, yg terbagi sebagai lima (lima) kebutuhan yaitu: (1) kebutuhan fisiologis yg adalah kebutuhan manusia untuk bertahan hidup atau juga disebut kebutuhan utama yg terdiri dari kebutuhan makan, minum, sandang, serta loka tinggal; (dua) kebutuhan rasa aman yang meliputi keamanan akan perlindungan dari bahaya kecelakaan kerja serta jaminan hari tua; (3) kebutuhan sosial yg berupa kebutuhan-kebutuhan seorang buat diterima pada grup eksklusif yg menyenangkan bagi dirinya; (4) kebutuhan penghargaan misalnya halnya kabutuhan bagi seorang pegawai yg bekerja dengan baik tentu ingin mendapat penghargaan dan pengakuan berdasarkan atasan ataupun pujian berdasarkan sahabat kerjanya atas prestasinya serta; (5) kebutuhan ekspresi yg berupa kebutuhan yang timbul menurut seseorang dalam proses pengembangan potensi dan kemampuannya buat memberitahuakn jati dirinya yg sebenarnya (Hasibuan, 2003:104-107).

Siagian (2002:107) mengungkapkan teori motivasi yg dikemukakan oleh Frederick Herzberg yg dikenal menggunakan Hygiene theory. Menurut teori ini faktor-faktor yang mendorong aspek motivasi adalah keberhasilan, pengakuan sifat pekerjaan yg menjadi tanggung jawab seseorang, kesempatan buat meraih kemajuan dan pertumbuhan. Sedangkan faktor higiene yg menonjol adalah kebijaksanaan perusahaan, pengawasan, kondisi pekerjaan, upah serta honor , interaksi menggunakan rekan sekerja, kehidupan pribadi, interaksi dengan para bawahan, status dan keamanan. Dalam teori ini terdapat yg disebut dengan kata faktor pendorong (motivation faktor). Faktor ini dapat menyebabkan peningkatan kepuasan kerja, namun pengurangan terhadap faktor ini tidak secara otomatis mengakibatkan keluarnya ketidakpuasan kerja. Di lain pihak adanya peningkatan faktor yg menyebabkan ketidak puasan cenderung untuk mengurangi ketidakpuasan kerja. Akan tetapi walaupun ada penambahan dalam faktor-faktor ini, ternyata nir secara otomatis bisa mendorong keluarnya kepuasan kerja. Jadi faktor pendorong merupakan faktor yg menaikkan kerja sedangkan faktor penyehat sebagai pemelihara kerja. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pada melaksanakan tugasnya, manusia membutuhkan kebutuhan kesehatan serta selanjutnya setiap individu memiliki peluang untuk membuatkan dirinya.

Sejalan dengan dua teori ketuhan terdahulu, Alferder mengelompokkan kebutuhan menjadi 3 grup, yaitu : (1) kebutuhan keberadaan yg berkaitan dengan kebutuhan buat bisa tetap bertahan hidup misalnya halnya kebutuhan buat permanen dapat makan, minum, tempat tinggal, pakaian dan sebagainya seperti halnya kebutuhan fisiologisnya Maslow; (dua) kebutuhan bekerjasama yg merupakan kebutuhan yang berkaitan menggunakan kepuasan dalam berinteraksi pada lingkungan hidup serta pula lingkungan kerja serta ; (tiga) kebutuhan berkembang yang merupakan kebutuhan yg berhubungan dengan harapan intrinsik dari seorang buat mengembangkan dirinya. (Thoha, 2004:233)

Pada sisi lain Mc Clelland (Mangkunegara, 2004:97) menjelaskan pula adanya 3 kebutuhan insan, yaitu : (1) Need for achievement, yaitu kebutuhan untuk berprestasi yang adalah refleksi berdasarkan dorongan akan tanggung jawab untuk pemecahan perkara; (dua) Need for affiliation, yaitu kebutuhan buat bekerjasama atau bergabung dan bercampur dengan orang lain yg adalah dorongan buat berinteraksi menggunakan orang lain tanpa merugikan orang lain serta ; (tiga) Need for power, yaitu kebutuhan untuk mimiliki kekuasaan yang merupakan refleksi berdasarkan dorongan buat mencari otoritas serta memiliki efek terhadap orang lain.

Dari teori-teori motivasi di atas bisa ditarik konklusi bahwa kebutuhan merupakan dasar yg sangat fundamental bagi konduite seseorang. Karena itu bila kebutuhan seorang nir terpenuhi cenderung untuk malas bekerja, kebalikannya jika kebutuhannya terpenuhi maka seorang akan mempunyai gairah kerja bahkan dengan semangat yang lebih tinggi.

Univesitas Terbuka
Universitas Terbuka bertekad untuk menjadi galat satu institusi Pendidikan Jarak Jauh (PTJJ) unggulan diantara institusi PTJJ di Asia tahun 2010 serta di dunia tahun 2020. Untuk mendukung visi tersebut, Universitas Terbuka memiliki misi menjadi berikut: 
  • Memperluas kesempatan belajar dalam jenjang pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang berkualitas. 
  • Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik serta/atau profesional yang mampu bersaing secara dunia. 
  • Meningkatkan partisipasi warga pengguna pada pendidikan berkelanjutan guna mewujudkan warga berbasis pengetahuan (knowledge-based society). 
  • Meningkatkan kualitas serta kuantitas penelitian dan pengembangan sistem PJJ, khususnya PTJJ. 
  • Menyebarluaskan dan aneka macam keterangan tentang PJJ, khususnya PTJJ secara inovatif dan berkesinambungan. 
  • Memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa melalui pelayanan pendidikan tinggi secara luas dan merata. 
  • Meningkatkan pemahaman lintas budaya serta jaringan kerjasama melalui kemitraan pendidikan pada tingkat lokal, nasional, dan dunia. 
  • Menghasilkan produk-produk akademik dalam bidang PJJ, khususnya PTJJ, serta bidang keilmuan lainnya. 
UT adalah PTN (Perguruan Tinggi Negeri) ke-45 di Indonesia yang menerapkan sistem belajar terbuka serta jarak jauh. Sistem belajar ini terbukti efektif buat menaikkan daya jangkau serta pemerataan kesempatan pendidikan tinggi yg berkualitas bagi seluruh rakyat negara Indonesia, termasuk mereka yg tinggal di wilayah-wilayah terpencil, baik di semua nusantara juga pada berbagai belahan global.

Sejak diresmikan pada tahun 1984, UT mendapatkan mandat berdasarkan pemerintah buat menaruh kesempatan yg sangat luas kepada seluruh warga negara Indonesia, baik yang baru lulus SLTA juga yang telah bekerja buat mengikuti pendidikan tinggi tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, umur, serta tempat tinggal mereka. Sistem pembelajaran UT memungkinkan belajar yg fleksibel pada mereka yang tidak memperoleh kesempatan mengikuti sistem pendidikan tinggi tatap muka.

Tanpa memandang kondisi mahasiswa, sistem belajar terbuka serta jeda jauh yg diterapkan UT membantu pencapain tujuan belajar lantaran:
  • tidak ada pembatasan jangka waktu penyelesaian studi dan nir memberlakukan sistem drop out; 
  • tidak terdapat pembatasan, baik tahun kelulusan ijazah SLTA maupun umur; 
  • waktu registrasi (registrasi) leluasa sepanjang tahun; 
  • ruang, ketika, serta loka belajar yg fleksibel sinkron menggunakan syarat mahasiswa; 
  • penggunaan materi belajar multimedia, termasuk bahan belajar cetak baik yg dilengkapi dengan kaset audio serta video/CD, CD-ROM, siaran radio dan TV, juga bahan belajar berbasis personal komputer serta internet. 
Dengan jumlah mahasiswa aktif lebih berdasarkan 460.000, UT tergolong dalam “The Top Ten Mega University of the World” dan keliru satu anggota sekaligus pendiri “The Global Mega-University Network (GMUNET). GMUNET didirikan dalam tahun 2003 adalah jaringan universitas terbuka semua global menggunakan jumlah mahasiswa yg terdaftar lebih berdasarkan 100.000 orang

UT telah menerima akreditasi, baik akreditasi nasional juga internasional. Secara internasional, UT telah memperoleh Akreditasi Internasional serta Sertifikasi Kualitas dari the International Council for Open and Distance Education (ICDE) Standard Agency (ISA), dan UT sudah menerima ISO serta SGS 9001:2000 dalam berbagai bidang menurut Badan Sertifikasi SAI Global dan SGS. Di samping itu, sebagian akbar acara studi di UT telah mendapatkan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Saat ini UT memiliki empat fakultas dan satu program pascasarjana yang menawarkan lebih menurut 30 acara studi menggunakan jenjang yg bervariasi mencakup: Program Magister, Program Sarjana/S1, Program Diploma(D1, D2, D3 serta D4), serta Sertifikat. Di antaranya merupakan program D2 Ilmu Perpustakaan yg adalah objek studi pada penelitian ini.

Metodologi Penelitian
Dalam seluruh kegiatan penelitian niscaya terdapat tujuan yang ingin dicapai. Dalam Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Universitas Negeri Malang (2000:15) dikemukakan bahwa rancangan penelitian adalah statu strategi buat mengatur latar penelitian agar peneliti bisa memperoleh data yg valid sesuai dengan karakteristik variable serta tujuan penelitian.

Rancangan penelitian ini dipakai sebagai patokan pada mengadakan kegiatan penelitian. Dalam kegiatan penelitian ini rancangan penelitian yg dipakai merupakan rancangan studi eksploratori. Menurut Setyadin (2005:12) exploratory study merupakan sebuah kegiatan penelitian yang berusaha mengumpulkan indikator-indikator data variabel, kemudian menganalisisnya buat menemukan konsep atau teori baru.

Sebagaimana dijelaskan pada bagian rancangan penelitian, bahwa penelitian ini termasuk pada katagori penelitian eksploratori yang berusaha menyelidiki objek penelitian melalui pengumpulan indikator-indikator data variabel. Dalam penelitian hanya menggambarkan variable tunggal. Tidak berusaha mengungkapkan interaksi antar variable maupun antar sub variabel. Variabel yang dimaksudkan merupakan data yg berkaitan motivasi masyarakat khususnya mahasiswa mengikuti kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan

Variabel motivasi memiliki 2 sub-variabel yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik sebagai sub variabel mempunyai tiga indikator yang berupa asa, minat serta bakat. Sedangkan sub variabel motivasi ekstrinsik memiliki indikator yg berupa dorongan menurut orang lain, kondisi ekonomi, prospek karir lulusan, sistem pendidikan dan energi guru.

Pada bagian pendahuluan telah disebutkan bahwa jumlah mahasiswa acara D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan sebesar 184 mahasiswa yg terbagi menjadi lima kelas tutorial. Lantaran itu maka penelitian ini menggunakan studi sampel yg diupayakan dapat mewakili populasi menggunakan memperhatikan kelas tutorial. 

Populasi merupakan holistik subjek penelitian, atau sejumlah atau perpaduan benda yang menjadi obyek penelitian. Dalam hal ini maka jumlah populasi adalah 184. Sedangkan sampel merupakan sebagian berdasarkan populasi yg dicermati dapat mewakili populasi. Dengan memakai prinsip area secara acak sampling maka diambil 40 mahasiswa sebagai sampel penelitian yang terdiri menurut 8 mahasiswa kelas Arjosari serta 32 mahasiswa kelas Pacitan Bangunsari.

Untuk mengumpulkan data yg diharapkan dalam penelitian ini diharapkan adanya metode penelitian dan instrumen penelitian. Metode penelitian haruslah dibedakan menggunakan instrumen penelitian. Metode penelitian adalah metode yang dipakai untuk mencari dan mengumpulkan data yg dibutuhkan buat menjawab masalah yg muncul pada bagian rumusan kasus. Untuk mengumpulkan data mengenai motivasi mahasiswa mengikuti kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan digunakan metode angket. Sedangkan instrumen adalah alatnya atau disebut juga menjadi indera bantu sebuah metode atau indera yg dipakai untuk mengumpulkan data sinkron dengan metode yg dipakai.

Data output penelitian tersebut selanjutnya dianalisis dengan memakai teknik analisis deskriptif yg berupa prosentase dengan memperhatikan kemungkinan pencapaian kumulatif skor tertinggi suatu variabel dari skor skala evaluasi dan kemungkinan pencapaian skor kumulatif variabel yang sama dan interval kelas yg terdiri dari tiga macam kategori, yaitu tinggi sedang serta rendah.

Hasil Penelitian
Dari hasil perhitungan serta analisis terhadap output penelitian yang dilakukan bisa dikatakan bahwa:
Faktor 1 menggambarkan mengenai motivasi mahasiswa memilih kuliah acara D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan diantaranya adalah ingin menerima ilmu perpustakaan, usaha pada bidang perpustakaan dan bekerja pada perpustakaan.

Data tentang motivasi ini diperoleh menurut survey nomor 1 sampai menggunakan nomor 4 menggunakan 5 alternatif jawaban. Dengan mengelompokkan data pada tiga interval yaitu tinggi, sedang dan rendah serta skor tertinggi merupakan 20 serta skor terendah merupakan 4 bisa dikatakan bahwa mahasiswa yg motivasinya tinggi sebesar 32 orang (80%) sedangkan 8 orang (20%) lainnya bermotivasi sedang serta nir terdapat yg motivasinya rendah.

Faktor dua mendeskripsikan mengenai motivasi mahasiswa menentukan kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan antara lain adalah minat pada bidang ilmu perpustakaan dan minat di bidang ilmu fakta.

Data tentang motivasi ini diperoleh berdasarkan kuesioner nomor lima serta 6 menggunakan 5 cara lain jawaban. Dengan mengelompokkan data dalam 3 interval yaitu tinggi, sedang serta rendah, serta skor tertinggi adalah 10 dan skor terendah merupakan 2 bisa dikatakan bahwa mahasiswa yg motivasinya tinggi sebanyak 33 orang (82,lima%) sedangkan 7 orang (17,lima%) lainnya bermotivasi sedang serta nir ada yg motivasinya rendah.

Faktor tiga mendeskripsikan tentang motivasi mahasiswa menentukan kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan antara lain adalah talenta di bidang ilmu perpustakaan dan bakat di bidang ilmu kabar.

Data mengenai motivasi ini diperoleh dari kuesioner angka 7 serta 8 dengan lima alternatif jawaban. Dengan mengelompokkan data pada 3 interval yaitu tinggi, sedang dan rendah dan skor tertinggi adalah 10 dan skor terendah merupakan 2 bisa dikatakan bahwa mahasiswa yg motivasinya tinggi sebesar 18 orang (45%) sedangkan 20 orang (50%) lainnya bermotivasi sedang, dan 2 orang (5%) motivasinya rendah.

Faktor 4 menggambarkan mengenai motivasi eksintrik mahasiswa menentukan kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan diantaranya adalah adanya dorongan menurut guru, orang tua, teman dan dorongan berdasarkan masyarakat.

Data tentang motivasi ini diperoleh menurut kuesioner angka 9 sampai dengan nomor 12 menggunakan 5 cara lain jawaban. Dengan mengelompokkan data dalam tiga interval yaitu tinggi, sedang serta rendah serta skor tertinggi adalah 20 serta skor terendah adalah 4 bisa dikatakan bahwa mahasiswa yg motivasinya tinggi sebanyak 7 orang (17,5%) sedangkan 25 orang (62,5%) lainnya bermotivasi sedang dan 8 orang (20%) motivasinya rendah.

Faktor 5 menggambarkan mengenai motivasi ekstrinsik mahasiswa memilih kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan antara lain merupakan faktor porto masuk kuliah, porto selama kuliah dan faktor ekonomi orang tua.

Data tentang motivasi ini diperoleh menurut informasi lapangan nomor 13 sampai menggunakan nomor 15 dengan lima alternatif jawaban. Dengan mengelompokkan data pada tiga interval yaitu tinggi, sedang serta rendah dan skor tertinggi merupakan 15 serta skor terendah merupakan tiga dapat dikatakan bahwa mahasiswa yang motivasinya tinggi sebesar 24 orang (60%) sedangkan 8 orang (20%) lainnya bermotivasi sedang dan 8 orang (20%) motivasinya rendah.

Faktor 6 mendeskripsikan tentang motivasi ekstrinsik mahasiswa memilih kuliah acara D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan antara lain adalah faktor kemudahan untuk bekerja pada bidang pendidikan, bekerja pada bidang perpustakaan serta pula kemudahan bekerja pada bidang kabar.

Data tentang motivasi ini diperoleh berdasarkan survey nomor 16 sampai menggunakan angka 18 dengan 5 alternatif jawaban. Dengan mengelompokkan data dalam 3 interval yaitu tinggi, sedang serta rendah serta skor tertinggi adalah 15 dan skor terendah merupakan 3 dapat dikatakan bahwa mahasiswa yg motivasinya tinggi sebanyak 27 orang (67,lima%) sedangkan 13 orang (32,5%) lainnya bermotivasi sedang dan tidak ada yg motivasinya rendah.

Faktor 7 menggambarkan tentang motivasi ekstrinsik mahasiswa memilih kuliah acara D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan diantaranya merupakan kemudahan wahana transportasi pada mengikuti tutorial, dapat kuliah pada perguruan tinggi negeri, tutor atau dosen yang berkualitas dan berkompetensi dalam bidangnya dan sistem perkuliahan menggunakan modul.

Data mengenai motivasi ini diperoleh berdasarkan kuesioner angka 19 hingga menggunakan angka 22 dengan lima cara lain jawaban. Dengan mengelompokkan data pada tiga interval yaitu tinggi, sedang dan rendah dan skor tertinggi merupakan 20 dan skor terendah adalah 4 bisa dikatakan bahwa mahasiswa yg motivasinya tinggi sebesar 25 orang (62,lima%) sedangkan 14 orang (35%) lainnya bermotivasi sedang serta 1 orang (dua,5%) yg motivasinya rendah.

Berdasarkan semua faktor diteliti yaitu menurut faktor 1 hingga dengan faktor 7 bisa dikatakan bahwa 27 orang (67,lima%) memiliki motivasi yang tinggi untuk kuliah acara D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan, sebanyak 13 orang (22,5%) motivasinya sedang dan nir ada yg motivasinya rendah.

ORGANISASI DAN MOTIVASI DASAR PENINGKATAN PRODUKTIVITAS

Organisasi Dan Motivasi Dasar Peningkatan Produktivitas
Dalam pembukaan UUD 1945 disebutkan bahwa salah satu tujuan kemerdekaan Negara Republik Indonesia merupakan mencerdaskan kehidupan bangsa. Lantaran itu, maka pendidikan nasional Indonesia merupakan pendidikan yang menurut Pancasila dan UUD 1945, yang berakar dalam nilai-nilai kepercayaan serta kebudayaan nasional Indonesia serta tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.

Karena itu seluruh rakyat Negara Indonesia berhak menerima pendidikan sebagaimana ditegaskan dalam pasal 31 ayat 1 serta dua UUD 1945 “tiap-tiap masyarakat Negara berhak menerima pedagogi, dan pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pedagogi nasional yang diatur dengan undang-undang.

Sistem pengajaran nasional ini telah diselenggrakan sang pemerintah mulai berdasarkan taraf pendidikan anak usia dini sampai dengan tingkat pendidikan tinggi. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 61 tahun 1999 Bab II Pasal 3 menyebutkan bahwa tujuan pendidikan di perguruan tinggi merupakan: a) menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik serta/atau professional yang bisa menerapkan, menyebarkan dan/atau memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi serta/atau kesenian; b) membuatkan serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi serta/atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk menaikkan tingkat kehidupan warga serta memperkaya kebudayaan nasional; c) mendukung pembangunan rakyat madani yang demokratis menggunakan berperan sebagai kekuatan moral yang berdikari; dan d) mencapai keunggulan kompetitif melalui penerapan prinsip pengelolaan asal daya sesuai dengan asas pengelolaan yg professional.

Salah satu bentuk pendidikan tinggi negeri yang diselenggarakan sang pemerintah Indonesia merupakan Universitas Terbuka. Saat ini Universitas Terbuka sudah berusaha untuk melayani kebutuhan pendidikan tinggi warga Negara Indonesia yg beredar di seluruh wilayah nusantara berdasarkan Sabang sampai Merauke bahkan yg tinggal di luar negeri sekalipun. Untuk itu dibentuklah Unit Pelaksana Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) di seluruh propinsi Indonesia, pada antaranya adalah UPBJJ – UT Malang.

Pada tahun 2010 ini UPBJJ – UT Malang telah membuka program studi D2 Perpustakaan. Program ini mendapat respon yang positif dari rakyat Jawa Timur terutama menurut wilayah Kabupaten Pacitan. UPBJJ – UT Malang untuk Pokjar/Kabupaten Pacitan dalam periode 2010/1 ini mempunyai 184 mahasiswa yg terbagi sebagai 5 kelas tutorial. Tutorial dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Kebonsari Pacitan sebesar 4 kelas, serta di UPT Pendidikan Arjosari Pacitan satu kelas. Untuk itu perlu diketahui apa yang menjadi motivasi rakyat khususnya mahasiswa mengikuti kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan Universitas Terbuka

Motivasi
Motivasi berasal dari istilah motif yang berarti dorongan atau alasan. Motif adalah energi pendorong yang mendorong insan buat bertindak atau suatu energi di dalam diri insan, yang menyebabkan manusia bertindak atau melakukan sesuatu.

Menurut Dimyati serta Mudjiono (2006:80) “Motivasi dipandang menjadi dorongan mental yang menggerakkan serta mengarahkan konduite manusia termasuk perilaku belajar”. Sejalan dengan itu, Ratumanan (2002:72) mengatakan bahwa; “Motivasi adalah menjadi dorongan dasar yg menggerakkan seorang bertingkah laku ”. Sedangkan motivasi belajar adalah “Keseluruhan daya penggerak psikis pada dalam diri murid yang menyebabkan kegiatan belajar, mengklaim kelangsungan aktivitas belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar itu demi mencapai suatu tujuan (Tadjab, 1994:102)”.

Dari beberapa pengertian di atas bisa dikatakan bahwa motivasi memiliki tiga komponen, yaitu: a) kebutuhan, kebutuhan terjadi bila individu merasa ada ketidak seimbangan antara apa yg dimiliki dari apa yang ia harapkan; b) dorongan, merupakan kegiatan mental buat melakukan suatu.; dan c) tujuan, tujuan adalah hal yg ingin dicapai oleh individu. Seseorang yg mempunyai tujuan eksklusif pada melakukan suatu pekerjaan, maka beliau akan melakukan pekerjaan tersebut menggunakan penuh semangat.

Pengaruh motivasi terhadap seseorang tergantung seberapa akbar motivasi itu mampu membangkitkan motivasi seseorang buat bertingkat laku . Dengan motivasi yg besar , maka seseorang akan melakukan sesuatu pekerjaan dengan lebih memusatkan dalam tujuan serta akan lebih intensif pada proses pengerjaannya. Dalam kegiatan belajar, motivasi dapat dikatakan menjadi holistik daya penggerak pada dalam diri seseorang yg menyebabkan kegiatan belajar, yg menjamin kelangsungan dari kegaitan belajar serta memberikan arah pada kegiatna belajar, sebagai akibatnya tujuan yg dikehendaki sang subyek belajar itu bisa tercapai.

Motivasi bisa dibedakan menjadi motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik (Sardiman, 2005:189). Motivasi instrinsik adalah motif-motif yg menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu dirangsang dari luar, karena pada diri setiap individu telah terdapat dorongan untuk melakukan sesuatu. Sedangkan motivasi ekstrinsik merupakan motif-motif yang aktif serta berfungsinya lantaran adanya perangsang berdasarkan luar. Sejalan dengan itu juga, Suryabrata (1994:72) juga membagi motivasi sebagai dua yaitu: a) motivasi ekstrinsik, yaitu motivasi yang berfungsi karena adanya rangsangan dari luar; serta b) motivasi intrinsik, yaitu motivasi yg berfungsi meskipun nir mendapat rangsangan berdasarkan luar.

Dari uraian di atas bisa disimpulkan bahwa motivasi belajar dalam dasarnya ada dua yaitu: motivasi yang tiba sendiri dan motivasi yg ada lantaran adanya rangsangan dari luar. Kedua bentuk motivasi belajar ini sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar.

Setiap motivasi itu bertalian erat interaksi dengan tujuan atau suatu hasrat, maka makin tinggi harga suatu tujuan itu, maka makin kuat motivasi seseorang buat mencapai tujuan. Purwanto (1996:70) mengatakan bahwa fungsi motivasi ada tiga yaitu: a) motivasi itu mendorong insan untuk berbuat atau bertindak, motivasi ini berfungsi menjadi penggerak atau sebagai motor yg memberikan tenaga pada seorang buat melakukan sesuatu; b) motivasi itu memilih arah perbuatan ke arah perwujudan suatu tujuan atau keinginan, pada hal ini motivasi mencegah penyelewengan dari jalan yang wajib ditempuh buat mencapai tujuan itu, sehingga makin jelas tujuan itu, makin kentara pula terbentang jalan yg harus ditempuh; serta c) motivasi itu menyeleksi perbuatan kita, adalah memilih perbuatan mana yg dilakuan dilakukan, yang serasi, guna mencapai tujuan itu menggunakan mengenyampingkan perbuatan yang nir bermanfaat bagi tujuan itu.

Dalam kajian teori motivasi terdapat yang dikenal dengan teori kebutuhan. Teori ini dikemukakan oleh A.H. Maslow yang mengemukakan bahwa orang termotivasi buat melakukan sesuatu lantaran didasari adanya kebutuhan pada dirinya, yg terbagi menjadi lima (5) kebutuhan yaitu: (1) kebutuhan fisiologis yang merupakan kebutuhan insan untuk bertahan hidup atau jua disebut kebutuhan pokok yg terdiri menurut kebutuhan makan, minum, sandang, serta loka tinggal; (2) kebutuhan rasa aman yang meliputi keamanan akan perlindungan berdasarkan bahaya kecelakaan kerja dan jaminan hari tua; (tiga) kebutuhan sosial yang berupa kebutuhan-kebutuhan seorang buat diterima pada grup eksklusif yang menyenangkan bagi dirinya; (4) kebutuhan penghargaan seperti halnya kabutuhan bagi seseorang pegawai yang bekerja dengan baik tentu ingin mendapat penghargaan serta pengakuan menurut atasan ataupun kebanggaan menurut teman kerjanya atas prestasinya serta; (5) kebutuhan ekspresi yang berupa kebutuhan yang ada menurut seseorang dalam proses pengembangan potensi serta kemampuannya buat memberitahuakn jati dirinya yang sebenarnya (Hasibuan, 2003:104-107).

Siagian (2002:107) membicarakan teori motivasi yang dikemukakan oleh Frederick Herzberg yang dikenal dengan Hygiene theory. Menurut teori ini faktor-faktor yang mendorong aspek motivasi merupakan keberhasilan, pengakuan sifat pekerjaan yang menjadi tanggung jawab seorang, kesempatan buat meraih kemajuan dan pertumbuhan. Sedangkan faktor higiene yang menonjol ialah kebijaksanaan perusahaan, pengawasan, syarat pekerjaan, upah serta honor , interaksi dengan rekan sekerja, kehidupan pribadi, hubungan menggunakan para bawahan, status serta keamanan. Dalam teori ini terdapat yang disebut dengan kata faktor pendorong (motivation faktor). Faktor ini bisa mengakibatkan peningkatan kepuasan kerja, tetapi pengurangan terhadap faktor ini tidak secara otomatis mengakibatkan munculnya ketidakpuasan kerja. Di lain pihak adanya peningkatan faktor yg menimbulkan ketidak puasan cenderung untuk mengurangi ketidakpuasan kerja. Akan tetapi walaupun terdapat penambahan pada faktor-faktor ini, ternyata nir secara otomatis bisa mendorong keluarnya kepuasan kerja. Jadi faktor pendorong adalah faktor yang menaikkan kerja sedangkan faktor penyehat sebagai pemelihara kerja. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa dalam melaksanakan tugasnya, insan membutuhkan kebutuhan kesehatan dan selanjutnya setiap individu memiliki peluang buat mengembangkan dirinya.

Sejalan dengan dua teori ketuhan terdahulu, Alferder mengelompokkan kebutuhan menjadi 3 kelompok, yaitu : (1) kebutuhan keberadaan yang berkaitan dengan kebutuhan buat mampu tetap bertahan hidup misalnya halnya kebutuhan buat tetap dapat makan, minum, loka tinggal, sandang serta sebagainya seperti halnya kebutuhan fisiologisnya Maslow; (2) kebutuhan berhubungan yg merupakan kebutuhan yang berkaitan dengan kepuasan pada berinteraksi pada lingkungan hayati dan jua lingkungan kerja dan ; (3) kebutuhan berkembang yang adalah kebutuhan yang berhubungan dengan harapan intrinsik berdasarkan seseorang buat berbagi dirinya. (Thoha, 2004:233)

Pada sisi lain Mc Clelland (Mangkunegara, 2004:97) mengungkapkan juga adanya 3 kebutuhan manusia, yaitu : (1) Need for achievement, yaitu kebutuhan untuk berprestasi yang adalah refleksi dari dorongan akan tanggung jawab untuk pemecahan masalah; (dua) Need for affiliation, yaitu kebutuhan buat bekerjasama atau bergabung dan bercampur menggunakan orang lain yg merupakan dorongan buat berinteraksi dengan orang lain tanpa merugikan orang lain dan ; (3) Need for power, yaitu kebutuhan buat mimiliki kekuasaan yg merupakan refleksi dari dorongan buat mencari otoritas serta mempunyai impak terhadap orang lain.

Dari teori-teori motivasi di atas dapat ditarik konklusi bahwa kebutuhan merupakan dasar yang sangat mendasar bagi perilaku seseorang. Lantaran itu apabila kebutuhan seseorang tidak terpenuhi cenderung buat malas bekerja, sebaliknya bila kebutuhannya terpenuhi maka seorang akan mempunyai gairah kerja bahkan dengan semangat yang lebih tinggi.

Univesitas Terbuka
Universitas Terbuka bertekad untuk sebagai salah satu institusi Pendidikan Jarak Jauh (PTJJ) unggulan diantara institusi PTJJ pada Asia tahun 2010 serta di dunia tahun 2020. Untuk mendukung visi tadi, Universitas Terbuka mempunyai misi sebagai berikut: 
  • Memperluas kesempatan belajar pada jenjang pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yg berkualitas. 
  • Menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi akademik serta/atau profesional yang bisa bersaing secara global. 
  • Meningkatkan partisipasi rakyat pengguna pada pendidikan berkelanjutan guna mewujudkan rakyat berbasis pengetahuan (knowledge-based society). 
  • Meningkatkan kualitas serta kuantitas penelitian dan pengembangan sistem PJJ, khususnya PTJJ. 
  • Menyebarluaskan dan aneka macam kabar tentang PJJ, khususnya PTJJ secara inovatif serta berkesinambungan. 
  • Memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa melalui pelayanan pendidikan tinggi secara luas dan merata. 
  • Meningkatkan pemahaman lintas budaya dan jaringan kerjasama melalui kemitraan pendidikan pada taraf lokal, nasional, dan dunia. 
  • Menghasilkan produk-produk akademik dalam bidang PJJ, khususnya PTJJ, serta bidang keilmuan lainnya. 
UT adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ke-45 di Indonesia yang menerapkan sistem belajar terbuka dan jarak jauh. Sistem belajar ini terbukti efektif buat meningkatkan daya jangkau serta pemerataan kesempatan pendidikan tinggi yg berkualitas bagi semua masyarakat negara Indonesia, termasuk mereka yang tinggal pada wilayah-wilayah terpencil, baik di seluruh nusantara juga di banyak sekali belahan dunia.

Sejak diresmikan pada tahun 1984, UT mendapatkan mandat dari pemerintah buat menaruh kesempatan yang sangat luas kepada seluruh rakyat negara Indonesia, baik yg baru lulus SLTA maupun yang sudah bekerja buat mengikuti pendidikan tinggi tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, umur, dan tempat tinggal mereka. Sistem pembelajaran UT memungkinkan belajar yang fleksibel pada mereka yg tidak memperoleh kesempatan mengikuti sistem pendidikan tinggi tatap muka.

Tanpa memandang syarat mahasiswa, sistem belajar terbuka dan jarak jauh yg diterapkan UT membantu pencapain tujuan belajar lantaran:
  • tidak terdapat pembatasan jangka saat penyelesaian studi dan tidak memberlakukan sistem drop out; 
  • tidak terdapat pembatasan, baik tahun kelulusan ijazah SLTA juga umur; 
  • waktu pendaftaran (registrasi) leluasa sepanjang tahun; 
  • ruang, saat, dan tempat belajar yang fleksibel sesuai menggunakan syarat mahasiswa; 
  • penggunaan materi belajar multimedia, termasuk bahan belajar cetak baik yang dilengkapi menggunakan kaset audio serta video/CD, CD-ROM, siaran radio dan TV, juga bahan belajar berbasis komputer dan internet. 
Dengan jumlah mahasiswa aktif lebih menurut 460.000, UT tergolong pada “The Top Ten Mega University of the World” dan keliru satu anggota sekaligus pendiri “The Global Mega-University Network (GMUNET). GMUNET didirikan dalam tahun 2003 adalah jaringan universitas terbuka seluruh global dengan jumlah mahasiswa yang terdaftar lebih berdasarkan 100.000 orang

UT telah menerima akreditasi, baik akreditasi nasional juga internasional. Secara internasional, UT telah memperoleh Akreditasi Internasional serta Sertifikasi Kualitas dari the International Council for Open and Distance Education (ICDE) Standard Agency (ISA), serta UT sudah mendapatkan ISO dan SGS 9001:2000 pada aneka macam bidang berdasarkan Badan Sertifikasi SAI Global serta SGS. Di samping itu, sebagian besar program studi pada UT telah menerima akreditasi menurut Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Saat ini UT mempunyai empat fakultas serta satu program pascasarjana yang memberikan lebih menurut 30 acara studi dengan jenjang yg bervariasi mencakup: Program Magister, Program Sarjana/S1, Program Diploma(D1, D2, D3 dan D4), serta Sertifikat. Di antaranya merupakan program D2 Ilmu Perpustakaan yang merupakan objek studi pada penelitian ini.

Metodologi Penelitian
Dalam semua aktivitas penelitian pasti ada tujuan yang ingin dicapai. Dalam Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Universitas Negeri Malang (2000:15) dikemukakan bahwa rancangan penelitian adalah statu taktik buat mengatur latar penelitian agar peneliti bisa memperoleh data yang valid sinkron dengan ciri variable dan tujuan penelitian.

Rancangan penelitian ini dipakai sebagai patokan pada mengadakan aktivitas penelitian. Dalam kegiatan penelitian ini rancangan penelitian yang dipakai adalah rancangan studi eksploratori. Menurut Setyadin (2005:12) exploratory study adalah sebuah aktivitas penelitian yang berusaha mengumpulkan indikator-indikator data variabel, lalu menganalisisnya buat menemukan konsep atau teori baru.

Sebagaimana dijelaskan pada bagian rancangan penelitian, bahwa penelitian ini termasuk pada katagori penelitian eksploratori yg berusaha mempelajari objek penelitian melalui pengumpulan indikator-indikator data variabel. Dalam penelitian hanya mendeskripsikan variable tunggal. Tidak berusaha membicarakan hubungan antar variable juga antar sub variabel. Variabel yang dimaksudkan adalah data yg berkaitan motivasi rakyat khususnya mahasiswa mengikuti kuliah acara D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan

Variabel motivasi mempunyai 2 sub-variabel yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik menjadi sub variabel memiliki 3 indikator yang berupa asa, minat dan talenta. Sedangkan sub variabel motivasi ekstrinsik memiliki indikator yg berupa dorongan dari orang lain, syarat ekonomi, prospek karir lulusan, sistem pendidikan dan energi guru.

Pada bagian pendahuluan sudah disebutkan bahwa jumlah mahasiswa acara D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan sebanyak 184 mahasiswa yg terbagi menjadi 5 kelas tutorial. Lantaran itu maka penelitian ini menggunakan studi sampel yg diupayakan dapat mewakili populasi dengan memperhatikan kelas tutorial. 

Populasi merupakan holistik subjek penelitian, atau sejumlah atau perpaduan benda yg sebagai obyek penelitian. Dalam hal ini maka jumlah populasi merupakan 184. Sedangkan sampel merupakan sebagian menurut populasi yang dicermati dapat mewakili populasi. Dengan memakai prinsip area random sampling maka diambil 40 mahasiswa menjadi sampel penelitian yg terdiri menurut 8 mahasiswa kelas Arjosari dan 32 mahasiswa kelas Pacitan Bangunsari.

Untuk mengumpulkan data yg diharapkan pada penelitian ini diharapkan adanya metode penelitian dan instrumen penelitian. Metode penelitian haruslah dibedakan dengan instrumen penelitian. Metode penelitian adalah metode yang dipakai untuk mencari dan mengumpulkan data yang diperlukan buat menjawab perkara yg ada pada bagian rumusan kasus. Untuk mengumpulkan data tentang motivasi mahasiswa mengikuti kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan digunakan metode angket. Sedangkan instrumen adalah alatnya atau dianggap pula sebagai alat bantu sebuah metode atau indera yang digunakan buat mengumpulkan data sinkron menggunakan metode yang digunakan.

Data hasil penelitian tadi selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif yang berupa prosentase menggunakan memperhatikan kemungkinan pencapaian kumulatif skor tertinggi suatu variabel berdasarkan skor skala penilaian serta kemungkinan pencapaian skor kumulatif variabel yg sama dan interval kelas yang terdiri dari tiga macam kategori, yaitu tinggi sedang serta rendah.

Hasil Penelitian
Dari hasil perhitungan serta analisis terhadap hasil penelitian yang dilakukan bisa dikatakan bahwa:
Faktor 1 mendeskripsikan tentang motivasi mahasiswa menentukan kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan antara lain merupakan ingin mendapatkan ilmu perpustakaan, usaha di bidang perpustakaan dan bekerja di perpustakaan.

Data mengenai motivasi ini diperoleh menurut survey angka 1 hingga dengan nomor 4 dengan 5 alternatif jawaban. Dengan mengelompokkan data dalam 3 interval yaitu tinggi, sedang serta rendah dan skor tertinggi adalah 20 dan skor terendah merupakan 4 dapat dikatakan bahwa mahasiswa yang motivasinya tinggi sebesar 32 orang (80%) sedangkan 8 orang (20%) lainnya bermotivasi sedang serta tidak terdapat yg motivasinya rendah.

Faktor 2 menggambarkan mengenai motivasi mahasiswa memilih kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan diantaranya adalah minat pada bidang ilmu perpustakaan dan minat di bidang ilmu berita.

Data tentang motivasi ini diperoleh menurut kuesioner angka lima dan 6 menggunakan lima alternatif jawaban. Dengan mengelompokkan data dalam tiga interval yaitu tinggi, sedang dan rendah, serta skor tertinggi merupakan 10 serta skor terendah merupakan 2 dapat dikatakan bahwa mahasiswa yang motivasinya tinggi sebesar 33 orang (82,lima%) sedangkan 7 orang (17,5%) lainnya bermotivasi sedang dan nir ada yg motivasinya rendah.

Faktor tiga menggambarkan mengenai motivasi mahasiswa menentukan kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan antara lain adalah talenta di bidang ilmu perpustakaan dan talenta di bidang ilmu warta.

Data mengenai motivasi ini diperoleh dari berita umum nomor 7 serta 8 menggunakan lima alternatif jawaban. Dengan mengelompokkan data dalam 3 interval yaitu tinggi, sedang dan rendah dan skor tertinggi merupakan 10 dan skor terendah merupakan dua bisa dikatakan bahwa mahasiswa yg motivasinya tinggi sebanyak 18 orang (45%) sedangkan 20 orang (50%) lainnya bermotivasi sedang, dan 2 orang (5%) motivasinya rendah.

Faktor 4 mendeskripsikan mengenai motivasi eksintrik mahasiswa memilih kuliah acara D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan diantaranya adalah adanya dorongan menurut pengajar, orang tua, sahabat serta dorongan berdasarkan rakyat.

Data mengenai motivasi ini diperoleh menurut informasi lapangan nomor 9 sampai menggunakan angka 12 menggunakan lima cara lain jawaban. Dengan mengelompokkan data dalam 3 interval yaitu tinggi, sedang serta rendah dan skor tertinggi adalah 20 serta skor terendah adalah 4 dapat dikatakan bahwa mahasiswa yang motivasinya tinggi sebesar 7 orang (17,lima%) sedangkan 25 orang (62,5%) lainnya bermotivasi sedang dan 8 orang (20%) motivasinya rendah.

Faktor 5 menggambarkan tentang motivasi ekstrinsik mahasiswa memilih kuliah acara D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan diantaranya merupakan faktor porto masuk kuliah, biaya selama kuliah dan faktor ekonomi orang tua.

Data mengenai motivasi ini diperoleh berdasarkan informasi lapangan angka 13 hingga menggunakan nomor 15 menggunakan lima alternatif jawaban. Dengan mengelompokkan data pada tiga interval yaitu tinggi, sedang dan rendah serta skor tertinggi adalah 15 dan skor terendah merupakan 3 bisa dikatakan bahwa mahasiswa yang motivasinya tinggi sebesar 24 orang (60%) sedangkan 8 orang (20%) lainnya bermotivasi sedang dan 8 orang (20%) motivasinya rendah.

Faktor 6 mendeskripsikan tentang motivasi ekstrinsik mahasiswa memilih kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan antara lain adalah faktor kemudahan buat bekerja di bidang pendidikan, bekerja pada bidang perpustakaan serta jua kemudahan bekerja pada bidang warta.

Data tentang motivasi ini diperoleh dari informasi lapangan nomor 16 hingga dengan nomor 18 dengan 5 alternatif jawaban. Dengan mengelompokkan data pada tiga interval yaitu tinggi, sedang serta rendah dan skor tertinggi adalah 15 dan skor terendah merupakan 3 dapat dikatakan bahwa mahasiswa yang motivasinya tinggi sebesar 27 orang (67,5%) sedangkan 13 orang (32,5%) lainnya bermotivasi sedang dan tidak terdapat yg motivasinya rendah.

Faktor 7 menggambarkan tentang motivasi ekstrinsik mahasiswa memilih kuliah program D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan antara lain merupakan kemudahan sarana transportasi pada mengikuti tutorial, bisa kuliah pada perguruan tinggi negeri, tutor atau dosen yg berkualitas serta berkompetensi pada bidangnya dan sistem perkuliahan dengan modul.

Data mengenai motivasi ini diperoleh dari kuesioner angka 19 hingga menggunakan nomor 22 dengan 5 alternatif jawaban. Dengan mengelompokkan data dalam tiga interval yaitu tinggi, sedang dan rendah serta skor tertinggi adalah 20 dan skor terendah merupakan 4 bisa dikatakan bahwa mahasiswa yang motivasinya tinggi sebesar 25 orang (62,5%) sedangkan 14 orang (35%) lainnya bermotivasi sedang dan 1 orang (dua,lima%) yg motivasinya rendah.

Berdasarkan semua faktor diteliti yaitu dari faktor 1 sampai menggunakan faktor 7 bisa dikatakan bahwa 27 orang (67,5%) mempunyai motivasi yg tinggi buat kuliah acara D2 Jurusan Perpustakaan UPBJJ – UT Malang Pokja Pacitan, sebesar 13 orang (22,lima%) motivasinya sedang serta tidak terdapat yang motivasinya rendah.

CARA MENGATASI RASA CEMAS WAS WAS & PIKIRAN NEGATIF

Sangat lumrah apabila seseorang merasakan rasa cemas, was was serta pikiran negatif serta itu merupakan hal yang masuk akal bagi setiap orang, tetapi perlu anda memahami bila anda membiarkan ras itu berlarut larut tentunya akan menimbulkan syarat emosional yg buruk seperti mudah menyerah,pesimis pada hidup, depressi serta pada kasus yg berat dan berkelanjutan bisa menyebabkan gangguan kejiwaan. Ketika hal-hal nir sesuai rencana, kita menggunakan mudah merasa depresi dan nir sanggup melihat sisi baik berdasarkan peristiwa tadi. Perasaan akan sebagai mudah cemas, was was buat melakukan langkah kedepan serta mengakibatkan banyak sekali pikiran negatif dalam pikiran kita.
Pola pikir kita berpengaruh terhadap tindakan serta karakter hidup kita, saat kita optimis maka segala hal yg kita lakukan akan disertai menggunakan penuh rasa percaya diri serta hasilnya akan memuaskan dan kalaupun apa yg anda upayakan mengalami kegagalan hal itu justru semakin memotivasi diri kita kedepannya. Sangat berbanding terbalik jika kita pesimis dan berpikiran negatif, belum melakukan sesuatu telah pesimis duluan maka hasilnya pun tidak akan memuaskan, serta bila anda gagal justru akan menimbulkan stres, depresi serta gangguan masalah emosional lainnya. Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah tidak baik, yang lalu akan menjadikan performa kita mengecewakan. Hal ini sanggup sebagai bulat yg nir berujung.

kali ini saya akan sedikit berbgai tips misalnya dikuti menurut Jessica Padykula yang merekomendasikan tips dan menyarankan beberapa cara buat mencegah dan mengatasi pikiran negatif yg merupakan menjadi berikut:
Mengatasi Rasa Cemas, Was Was & Pikiran Negatif
Berpikirlah anda berada dalam Hidup di waktu ini bukan diwaktu lampau atau di saat yang akan datang
Cobalah buat berpikir buat ketika ini, anda tidak sanggup mengubah hayati dimasa lampau namun anda sanggup melakukan dan berpikir hari ini buat masa depan anda, dengan pola pikir ini anda akan terbebas menurut penyesalan atas kesalahan anda dimasa lampau serta bisa memotivasi diri anda untuk terbebas berdasarkan bayangan kecemasan, rasa was was, pesimis dan pikiran negatif di masa mendatang yang akan kita lewati. Apa yg anda lakukan di hari ini akan menentukan apa serta siapa anda dimasa mendatang, jadi fokuslah dalam hari ini buat menyongsong kehidupan dimasa mendatang serta jadikan kehidupan dimasa kemudian sebagi "spion" saja, dimana anda sesekali mampu menengok kebelakang hanya buat memastikan bahwa anda berada dijalur yang benar.
Memikirkan masa lalu atau masa depan merupakan hal yg sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Apabila Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yg telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa sekarang yg dapat kita kontrol.
Katakan hal positif pada diri sendiri setiap hari
Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda sanggup. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Apabila anda kesulitan berpikir halpositif apa yg sanggup anda lakukan sekarang dibalik apa hal negatif yg sering anda lakukan dan katakan kebalikan atau lawan kata berdasarkan itu. Sebagai model jika anda takut katakan dalam diri anda bahwa "Saya bisa serta aku berani", bila anda waktu ini malas maka katakan dalam diri anda bahwa "aku semangat". Terutama, mulailah hari menggunakan mengatakan hal positif mengenai diri sendiri dan hari itu, nir peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda nir mempercayai apa yg sudah Anda katakan dalam diri sendiri.
Mengatakan kepada diri anda sendiri akan hal hal positif yang bisa anda lakukan akan menghipnotis pikiran serta alam bawah sadar anda buat melakukanhal hal positif, dimulai dari hal positif terkecil yg anda bisa lakukan, dengan motivasi serta sugesti yang terus menerus akan mengganti cara pola pikir anda buat melakukan hal hal yang positif, dan jika anda setiap hari melakukan hal hal baik dan positif maka nir terdapat lagi rasa cemas, was was juga pikiran negatif. Apabila anda telah berada di jalur positif apalagi yg anda cemaskan, apalagi yg anda khawatirkan?
lihat dan buktikan kekuatan pikiran positif
Semua hal didunia ini akan berjalan sesuai menggunakan hukum universal atau hukum alami yang semestinya terjadi, sebagi model jika anda menanam pohon pisang maka pohon itu permanen akan berbuah pisang bukan tomat atau semangka, jika anda menanam ubi tidak mungkin anda akan memanen cabai dst. Sama misalnya halnya dengan pola pikir anda, apabila anda selalu berpikir positif maka hasil output positifpun akan anda bisa begitu jua sebaliknya.
Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan tiba dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, apabila Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah aturan universal, seperti layaknya aturan gravitasi atau pertukaran tenaga. Tidak akan gampang buat membarui pola pikir Anda, namun usahanya sebanding menggunakan hasil yang sanggup Anda petik. Seberapa akbar usaha yang anda upayakan akan menghipnotis seberapa akbar output yang akan anda dapatkan.
Cari memahami dan Jangan berdiam diri
Telusuri apa yang menciptakan Anda berpikiran negatif, perbaiki, serta balik maju. Anda nir akan mengetahui segala sesuatu yang mengakibatkan anda berpikiran negatif jika anda nir mencari tahu hal tadi. Cari apa yg menyebabkan anda berpikir negatif dan revisi atau perbaiki hal itu supaya anda nir lagi berpikiran negatif. Jika hal tadi tidak mampu diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan saat dan tenaga Anda, juga menciptakan Anda merasa tambah buruk.
Jika anda berpikir negatif tentang dampak masa lalu yang pernah anda lakukan, hal itu nir mampu anda ubah serta anda putar pulang namun berpikirlah bahwa anda nir ingin insiden dimasa lalu terjadi lagi dimasa mendatang. Terimalah apa yg sudah terjadi, petik nasihat/pelajaran dari hal tadi, dan balik maju. Dengan motivasi serta melihat apa yang sudah terjadi dimasa kemudian akan sebagai pelajaran berharga anda buat nir mengulangi lagi keslahan yg sama pada ketika ini atau masa mendatang.
Bersyukurlah yg anda miliki sekarang
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, tak jarang kita lupa akan apa yang kita miliki serta lebih berfokus dalam apa yang tidak kita miliki. Ya galat satu yg membuat rasa was was, cemas dan pikiran negatif adalah ras kurang bersyukur atas apa yg kita miliki kini . Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak perkara waktunya, tiap hari tulislah 5 enam hal positif yg terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu mampu berupa hal-hal akbar ataupun sekadar hal-hal kecil misalnya 'hari ini cerah' atau 'makan sore hari ini menakjubkan'. Selama Anda permanen konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini bisa mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan waktu Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.
Hal itu akan melatih anda buat bersyukur tentang apa yang anda miliki, dan rasa syukur membuat anda akan selalu berpikir positif atas apa yg Tuhan berikan kepada anda baik hal yg positif yang anda terima ataupun hal jelek. Dengan mensyukuri tiap hal anda akan sebagai pribadi yg lebih baik, bayangkan bila anda tidak bersyukur anda akan terus merasa kurang walaupun apapun yg anda inginkan tercapai, dan anda akan menyesal tiada henti dan mengeluh setiap hari apabila anda gagal menerima apa yg anda inginkan.
Lebih aktiflah
Seseorang yg aktif beranjak, beraktifitas serta berolahraga akan memiliki syarat emosional yang lebih stabil. Berolahraga membantu melepaskan endorphin yg bisa membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Endorphin merupakan senyawa kimia di otak yg membuat perasaan nyaman, rileks, senang , penuh cinta serta kondisi menyenangkan lainnya. Jadi menggunakan rajin beraktifitas atau berolahraga akan mempertinggi produksi endorphin di otak anda dan hasilnya anda akan lebih senang dan sejahtera. Aktifitas fisik sudah terbukti nyata akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga 5 belas mnt bisa membuat Anda merasa lebih baik. Cobalah!
Hadapi rasa takut
Perasaan negatif muncul berdasarkan rasa takut, makin takut Anda akan hayati, makin poly pikiran negatif dalam diri Anda. Coba anda bayangkan ketika anda takut akan tempat gelap yang akan anda lewati semakin banyak pikiran negatif yg timbul dipikiran anda misalnya "jangan-jangan ada hantu", "jangan jangan terdapat rampok yg mengintai", "jangan jangan poly batu lantaran gelap" dst....apabila Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut merupakan bagian dari hidup tetapi kita mempunyai pilihan buat tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita. Jangan samapai hanya ketakutan anda terhadap sesuatu hal yg belum tentu sahih serta tentu terjadi mengakibatkan anda menghentikan langkah anda buat maju, terus akan hingga kapan anda sampai ke tujuan anda?
Coba hal-hal baru
Mencoba hal-hal baru jua dapat menaikkan rasa percaya diri. Dengan menyampaikan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran 'ya, akan tetapi...'. Pengalaman baru, kecil atau besar , membuat hayati terasa lebih menyenangkan dan bermanfaat.
Ubah cara pandang
Ketika sesuatu nir berjalan dengan baik, cari cara buat melihat hal tadi menurut sudut pandang yg lebih positif. Dalam setiap tantangan masih ada keuntungan, dalam setiap keuntungan masih ada tantangan.