CARA MEMPERCEPAT PENURUNAN BERAT BADAN DENGAN MINYAK KELAPA

Bagi Anda yg memiliki postur tubuh terlampau gemuk dan ingin menurunkan berat badan ke bentuk yg ideal, maka ada 3 komponen dasar yang harus ada dalam keseharian diet (pola makan) serta rutinitas, diantaranya:
1. Defisit atau penurunan jumlah kalori;
2. Meningkatkan pembakaran kalori;
3. Asupan nutrisi penting yang diperlukan untuk proses metabolisme yg efisien.
Dalam hal ini, minyak kelapa ternyata juga bisa sebagai suplemen luar biasa dalam membantu proses penurunan berat badan secara lebih efektif dan efisien. Di dalamnya terkandung kualitas lemak bersih yg dapat menaikkan pembakaran kalori karena diproses tidak sinkron berdasarkan lemak lainnya.
Asam lemak rantai menengahnya yang dapat dengan gampang menjadi tenaga tidak hanya membantu menaikkan pembakaran kalori tubuh serta fungsi metabolisme, tetapi juga membarui lemak tradisional yg seringkali tersimpan dalam tubuh kita, tetapi tidak digunakan.
Karena itu, minyak kelapa bisa mempertinggi pencernaan tubuh, penyerapan nutrisi, dan tingkat tenaga kita. Dengan hanya mengkonsumsi satu sdm minyak kelapa dua sampai 3 kali sehari, kita telah menaikkan manfaat berdasarkan diet harian dan dengan mudah mempercepat penurunan berat badan.
Kita ambil model satu pon apabila dikalkulasikan sama dengan 3.500 kalori, dan buat memangkas jumlah tersebut maka kita bisa melakukannya:
-Dengan memangkas kalori dalam jumlah 500 per hari, atau menaikkan kegiatan fisik menggunakan berjalan kaki, berlari, berenang, atau bersepeda dengan total defisit 500 kalori per hari. Target yang dibutuhkan adalah lemak turun sebesar satu pon per minggu.
-Dengan meningkatkan kemampuan pembakaran kalori tubuh, maka Anda bisa lebih meningkatkan penurunan berat badan mingguan menggunakan makan enam kali dengan porsi yg sedikit, dibanding tiga tetapi pada jumlah yang lebih akbar atau poly. Jika Anda makan tiga kali sehari menggunakan rata-rata 500 kalori masing-masing buat total 1.500 kalori setiap hari, Anda bisa menaikkan efisiensi pembakaran kalori tubuh dengan mengonsumsi enam kali makan menggunakan masing -masing 250 kalori sebagai gantinya.
-Terakhir, Anda bisa menaikkan kualitas nutrisi yang terkandung dalam enam kali makan harian tersebut dengan berdasar diet secara keseluruhan, makan kuliner padat nutrisi serta lemak higienis, maka Anda bisa menaikkan penurunan berat badan secara lebih cepat.

7 TIPS DASAR UNTUK MENURUNKAN BERAT BADAN SECARA ALAMI

Obesitas atau berat badan berlebih sekarang telah sebagai masalah generik yg dialami oleh banyak orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Obesitas seringkali diidentikan dengan tubuh yang tidak sehat, rentan terjangkit penyakit, serta mengurangi penampilan seseorang. Ada poly hal yang bisa kita lakukan buat membantu menurunkan berat badan selain diet ketat serta olahraga sekali waktu. Berikut beberapa hal yang mampu Anda lakukan buat membantu menurunkan badan secara lebih gampang serta alami:
1.awali Hari menggunakan Minum Air Lemon
Air perasan lemon merupakan minuman yang baik sekali buat menurunkan berat badan. Jus lemon bisa membantu memberikan nutrisi yang diberikan buat membakar lemak sebagai tenaga dan mencegah naiknya berat badan. Pastikan supaya selalu rutin minum juz lemon meski selesainya berat badan turun, guna menjaga berat badan tetap ideal.
2.konsumsi Cuka Sari Apel
Kandungan asam asetat yg terdapat dalam cuka sari apel sangat cantik buat membantu menurunkan berat badan. Asam asetat akan menghentikan proses pembentukan lemak berlebih pada tubuh. Cuka sari apel juga bisa membantu memudahkan proses penyaringan nutrisi menurut makanan yg kita makan, mengatasi perkara pencernaan, dan melawan infeksi. Konsumsi cuka sari apel sesuai anggaran serta jangan sampai hiperbola.

3.ganti Teh Biasa Anda dengan Teh Hijau
Mengonsumsi teh hijau secara teratur jua sangat bagus buat membantu menurunkan berat badan. Teh hijau sangat kaya akan antioksidan yang efeknya dapat membantu tubuh mengurai kuliner dan mempercepat penurunan berat badan. Senyawa katekin yang terdapat dalam teh hijau sangat baik buat membakar lemak. Selain itu, antioksidan jua mempunyai sifat melawan radikal bebas serta meningkatkan kecepatan penyembuhan penyakit.
4.olahraga
Jika Anda ingin menurukan berat badan dengan cara yang sehat dan alami, maka tidak terdapat alternatif selain berolahraga secara teratur. Melakukan aktivitas fisik ringan serta keras akan membantu menurunkan berat badan serta sekaligus mengontrol berat badan tetap ideal. Selain itu, olahraga pula bermanfaat mengurangi stres, meningkatkan tenaga, memperbaiki suasana hati, dan meninngkatkan kualitas tidur. Ini bisa menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, stroke, dan jenis-jenis kanker eksklusif.

5.makan-kuliner Sehat (Diet Sehat)
Diet sehat serta rendah kalori merupakan juga bagian terpenting buat membantu proses penurunan berat badan secara alami. Pastikan buat selalu mengonsumsi buah-buahan segar,  sayur-sayuran, serta biji-bijian, hindari mengonsumsi kuliner yang nir sehat misalnya produk junk food atau makanan lain yang berpengawet. Jauhi juga makanan yg digoreng dan berlemak dan kuliner yg terlalu poly mengandung gula dan garam.
Jangan pula makan-kuliner yang terbuat menurut tepung putih seperti roti putih, kudapan manis (jajanan), muffin, pizza, hotdog, burger, pasta, serta kuliner homogen lainnya. Ganti dengan kuliner yang mengandung terigu murni, berlebel “100 persen gandum”. Gunakan minyak kelapa murni sebagai adonan makanan sehari-hari, karena sangat mudah dicerna, baik buat kesehatan, dan membantu mempercepat penguraian kuliner.
6.minum Cukup Air
Minum air putih pada jumlah cukup bisa membantu membersihkan toksin menurut dalam tubuh. Para ahli menyarankan orang dewasa supaya minum 8 hingga 10 gelas pada sehari. Selain membantu membersihkan racun, air putih pula membantu pembakaran lemak lebih cepat pada tubuh. Mengonsumsi buah-buahan yg mengandung banyak air juga sangat disarankan.

7.tidur yg Cukup
Istirahat dan tidur yg cukup juga sangat penting buat membantu proses penurunan berat badan. Bahkan, tidak memeroleh tidur berkualitas akan memengaruhi hormon yg mengontrol rasa lapar dan kenyang. Sehingga acapkali orang yg tidurnya kurang atau tidak berkualitas akan memiliki kecenderungan selalu merasa ingin makan atau bahkan malas makan. Kurang tidur jua dapat memengaruhi sistem metabolisme serta pennguraian lemak menjadi tenaga pada tubuh.

CARA MEMBUAT SUSU KEDELAI MURNI CEPAT SAJI DAN MUDAH SETIAP PAGI DI RUMAH

BEgitu banyak manfaat berdasarkan kebaikan susu kedelai bagi kesehatan, di kembali keuntungannya ternyata kebanyakan orang membayangkan betapa repotnya bila harus membuat sendiri susu kedelai rnurni tersebut di rumah, apalagi ketika pagi hari ketika sedang repot - repotnya menyiapkan sarapan pagi.
Tak terdapat yg sulit sebenarnya, asalkan anda mengikuti petunjuk yg tepat serta sahih, ternyata Membuat Susu Kedelai Murni Cepat Saji dan Praktis Setiap Pagi Di Rumah itu sangat gampang hanya butuh saat nir lebih berdasarkan 15 mnt maka susu kedelai murni serta fresh maker telah mampu anda rasakan setiap pagi. Bagaimana rahasianya ? Mari kita simak beserta cara pengolahannya yang sangat sederhana mulai dari kacang kedelai hingga sebagai susu kedelai murni yang siap pada konsumsi oleh seluruh anggota keluarga anda setiap pagi.  Sebelum kita membahas caranya, ada baiknya anda coba menyaksikan cuplikan video tutorial tentang bagaimana mengolah menggunakan cepat kacang kedelai sebagai susu kedelai yang lezat , selamat menyimak.

Untuk mendukung proses pembuatan susu kedelai murni cepat saji, terdapat beberapa peralatan yg perlu anda pergunakan, baik itu alat-alat manual maupun peralatan otomatis yg bisa anda lihat spesifikasi selengkapnya silahkan anda Klik di --> SINI
Atau Bisa Anda Cek di --->  SINI


Ternyata Sangat Banyak Manfaat susu kedelai buat kesehatan memang sudah nir diragukan lagi. Sebenarnya apa disparitas susu kedelai menggunakan susu sapi dan apa saja keunggulannya ?
Ternyata satu gelas susu kedelai yang nir difortifikasi (masih murni, belum mengalami pengayaan), mengandung hampir 7 gram protein, 4 gram karbohidrat, 4,lima gram lemak, dan nir mengandung kolesterol. Sedangkan susu sapi, menyediakan karbohidrat, vitamin, mineral, dan lemak. Semua susu sapi mengandung 8 gram protein serta 12 gr karbohidrat per gelas. Ini jua merupakan asal yang kaya nutrisi lainnya. Tetapi kita tidak perlu khawatir, karena susu kedelai yg beredar pada pasaran sekarang ini sudah diperkaya menggunakan kalsium, vitamin E, B12, D, serta nutrisi lainnya.
Dan berikut ini merupakan beberapa manfaat menurut susu kedelai untuk kesehatan :
1. Menurunkan Kolesterol
Berbeda menggunakan susu sapi yg tinggi lemak jenuh, lemak susu kedelai sebagian besar tidak jenuh dan non kolesterol. Asam lemak tak jenuh tunggak dan tak jenuh ganda pada kedelai dapat merusak pengangkutan kolesterol ke pada aliran darah. Penelitian menunjukkan bahwa asupan kedelai yg rutin secara signifikan bisa menurunkan kadar kolesterol jahat pada darah.
2. Menurunkan Berat Badan
Secangkir susu sapi memiliki lebih kurang 12 gr gula, sedangkan susu kedelai hanya 7 gr. Inilah mengapa jumlah kalori satu cangkir susu kedelai jauh lebih sedikit dibandingkan susu sapi. Selain itu, asam lemak tak jenuh tunggal pada susu kedelai sanggup merusak penyerapan lemak di usus. Selain itu, minum susu kedelai akan menaruh efek kenyang lebih usang.
3. Mencegah Kanker Prostat
Susu kedelai kaya akan phytoestrogen, hormon flora yang bisa merusak produksi hormon testosteron dalam pria. Kadar testosteron yg berkurang secara signifikan dapat mengurangi risiko kanker prostat. Penelitian sudah mengambarkan bahwa pria yg tak jarang mengonsumsi kedelai secara rutin lebih mini mengalami kanker prostat.
4. Menopause Lebih Nyaman
Selama mengalami menopause, produksi hormon esterogen wanita menurun drastis. Penurunan yg sangat poly ini mampu menyebabkan beberapa perkara kesehatan dalam perempuan , diantaranya penyakit jantung, diabetes serta obesitas. Wanita di masa ini jua lebih rentan mengalami depresi, mudah marah, dan gangguan psikologis lainnya. Dengan mengonsumsi susu kedelai yang kaya phytoestrogen yg bisa menggantikan hormon esterogen, maka perempuan akan lebih sehat serta nyaman menjalani masa menopause.
5. Mencegah Osteoporosis
Tidak hanya susu sapi yg mampu menurunkan risiko osteoporosis, susu kedelai jua sanggup memberi manfaat yang sama. Kandungan fitoestrogen pada susu kedelai bisa membantu mempercepat penyerapan kalsium sang tubuh serta mencegah hilangnya massa tulang. Untuk menerima output aporisma, pastikan Anda membeli susu kedelai yang mengandung vitamin D.
6. Sumber protein
Susu kedelai adalah asal protein yang jumlahnya hampir sama dengan susu sapi. Yang cantik susu kedelai jua mengandung protein botani yang dapat mencegah kerapuhan tulang belakang alias osteoprosis. Anda bisa mengkonsumsi susu kedelai setiap hari tanpa perlu risi ancaman osteoporosis.
7. Ramah buat hati
Kandungan lemak jenuh pada susu kedelai sangat mini terutama lemak jenuh tunggal dan tidak jenuh ganda. Selain itu susu kedelai juga tidak mengandung kolesterol sehingga sangat baik dikonsumsi orang yg menderita penyakit koroner.
8. Tidak mengandung laktosa
Menurut wikipedia, laktosa merupakan bentuk disakarida dari karbohidrat yang bisa dipecah sebagai bentuk lebih sederhana yaitu galaktosa dan glukosa. Lantaran nir adanya laktosa, susu kedelai merupakan pengganti sempurna untuk susu sapi bagi mereka yg memperlihatkan intoleransi terhadap laktosa.
9. Alternatif Bagi Bayi yang menderita galaktosemia
Susu kedelai bisa menjadi alternatif dan aman untuk bayi dengan gangguan galaktosemia. Galaktosemia merupakan kelainan pada mana kadar glaktosa yang tinggi dalam darah. Gangguan ini ditandai menggunakan kondisi bayi yg tidak toleran dalam susu. Biasanya, tubuh bayi menampakkan beberapa tanda-tanda yg mengkhawatirkan misalnya diare, kejang perut, kembung sampai tanda-tanda keracunan hati & ginjal yang parah.
10. Tidak Menyebabkan alergi
Selain menjadi minuman yang ideal buat laktosa-intoleran serta bagi mereka yg menderita galaktosemia. Susu kedelai nir mengakibatkan alergi kuliner lantaran bebas kasein, kacang, gluten, serta MSG.
11. Susu Kedelai Baik buat jantung
Susu kedelai sangat baik bagi kesehatan jantung karena jumlah lemak jenuh pada susu kedelai sangatlah sedikit. Lemak jenuh yang tinggi akan menaikkan kadar kolesterol “tidak baik” (LDL) serta sanggup menaikkan risiko jantung. Susu kedelai mengandung lemak tidak jenuh tunggal serta lemak tak jenuh ganda. Selain itu, susu kedelai nir mengandung kolesterol, sebagai akibatnya kondusif bagi anda yang takut gemuk.
12. Mencegah Diabetes Melitus
Diabetes Melitus ada karena tubuh kekurangan Insulin; yg mengakibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein, lemak, air, serta elektrolit. Susu kedelai yang mengandungAsam Amino Glisin dan Asam Amino Arginin mampu menjaga keseimbangan Hormon Insulin. Selain itu, protein dalam susu kedelai lebih mudah diterima organ ginjal dibandingkan dengan protein hewani. Lantaran itu Susu Kedelai baik dikonsumsi sang penderita Diabetes Melitus.
13. Minumam buat Penderita Autisme
Autisme merupakan gangguan perkembangan yg terjadi dalam masa anak-anak, sebagai akibatnya menciptakan seseorang tidak bisa mengadakan hubungan sosial dan seolah-olah hidup pada dunianya sendiri. Autisme dalam anak-anak umumnya disebut Autisme Infatil. Penderita Autisme usahakan nir mengkosumsi makanan yang mengandung Kasein (Protein susu) serta Glutein (protein tepung). Lantaran selain sulit dicerna , kuliner yang mengandung ke 2 jenis protein tadi dapat menyebabkan gangguan fungsi otak. Jika dikonsumsi konduite penderita autisme akan menjadi lebih hiperaktif. Sumber Kasein asal menurut susu hewani (susu sapi) dan berbagai macam produknya, misalnya keju dan krim. Bagi penderita Autisme , Susu Sapi bisa diganti dengan Susu Kedelai. Dengan demikian, para penderita autisme tetap memperoleh masukan protein, vitamin, serta mineral yang relatif. Hal terpenting dari seluruh itu, susu kedelai tidak mengandung Kasein serta Glutein.
14. Minuman untuk Vegetarian
Vegetarian adalah orang yg menganut pola makan berpantang daging, termasuk produk pangan lainnya yang berasal berdasarkan fauna seoerti telur , susu serta output olahannya. Tetapi pada kenyataannya para vegetarianpun sangat membutuhkan asal gizi hewani-yg merupakan sumber gizi tinggi bagi pertumbuhan serta perkembangan tubuh insan. Bagi vegetarian, susu kedelai dapat disajikan sebagai minuman utama. Selain lezat serta menyegarkan, nilai gizinya tidak kalah dengan susu sapi. Susu kedelai adalah minuman sumber vitamin (B1,B2,B6, dan provitamin A), sumber mineral (Kalsium, Magnesium, Selenium, Fosfor), sumber Karbohidrat, sumber Protein, dan sumber Lemak).
15. Mencegah Migraine
Migraine dikenal juga menggunakan sakit ketua sebelah yang berulang serta bersifat idiopatik (timbul dengan sendirinya tanpa diketahui penyebabnya); dan bersifat kambuhan. Penyakit ini lebih banyak menyerang wanita disbanding laki-laki (3 : 1). Faktor utamanya adalah adanya daur hormonal dalam wanita. Dengan sifatnya yg idiopatik migraine sangat berkaitan dengan perubahan biokimiawi. Mengkonsumsi susu kedelai secara teratur dapat mencegah dan meredakan migraine; terutama yang ditimbulkan sang deffisiensi zat gizi. Hal ini ditimbulkan lantaran Susu Kedelai adalah sumber Vitamin B-Complek (kecuali B12), Mineral, (terutama Kalium), dan Asam Amino (terutama Lisin) menggunakan jumlah relatif tinggi.
16. Minuman Anti Kanker
Apakah anda pernah mendengar atau melihat iklan susu yg bisa mencegah kanker? Susu tadi merupakan Soymilk alias Susu Kedelai. Karena Susu Kedelai merupakan galat satu minuman kesehatan sumber mineral, selenium, Vitamin E, Isoflavon, serta Asam Amino Triptopan. Untuk mengatasi paparan radikal bebas pemicu, kanker diharapkan zat atau senyawa yang berfungsi sebagai anti-oksidan . Selain Selenium, anti-oksidan dalam Susu Kedelai adalah Vitamin E danGenistein, yang secara sinergis mampu menghalau kanker.
17. Mencegah Penuaan Dini (Anti Aging)
Bagi setiap orang; memjadi tua adalah sebuah kepastian yang sebenarnya nir perlu ditakutkan. Salah satu cara yang diyakini paling ampuh menangkal penuaan dini adalah dengan mengandalkan Anti Oksidan yg bersumber menurut kuliner atau minuman. Mengkonsumsi kuliner atau minuman sumber anti-oksidan adalah pilihan bijak, sekaligus pilihan sempurna buat mengatasi penuaan dini. Anti oksidan umumnya berasal dari golongan vitamin dan mineral; antara lain vitamin B, E, C, Beta-Karoten, Chromium, Selenium, Kalsium, Tembaga, Magnesium, dan Isoflavon.
Susu Kedelai layak dimasukkan kedalam daftar menu diet Anda, agar Anda tetap awet muda. Susu Kedelai mengandung berbagai zat senyawa Anti Aging (merusak penuaan dini).
Nah, sesudah mengetahui betapa luar biasa manfaat susu kedelai berikut adalah cara membuat susu kedelai murni cepat saji sendiri pada tempat tinggal :
  1. Siapkan terlebih dahulu peralatan yang mau digunakan
  2. Pilihlah kedelai yang bermutu baik, bersihkan dari kotoran, serta cuci menggunakan air higienis.
  3. Setelah bersih, kedelai direbus selama sekitar 15 mnt, lalu direndam dengan air jernih selama12 jam (semalam).
  4. Setelah direndam semalam, kedelai dicuci pulang menggunakan air higienis sembari diremas-remasagar kulit arinya terkelupas. Setelah semua kedelai higienis berdasarkan kulitnya, kemudian kedelai dihancurkan hingga halus menggunakan penggiling (blender) sambil dibubuhi airsedikit demi sedikit.
  5. Kedelai yg sudah halus dicampur dengan air panas secukupnya dan diaduk hingga homogen, kemudian disaring menggunakan kain saring buat memperoleh filtratnya.
  6. Filtrat yang diperoleh ditambah  gula pasir secukupnya kemudian disaring dan dipanaskan balik (suhu 80 derajat Celcius), namun jangan sampai mendidih. Selama pemanasan filtrat diaduk hingga rata, selain bermanfaat buat melarutkan gula pula mencegah agar filtrat tidak mendidih.
  7. Setelah dirasa bau kedelai telah hilang, maka susu kedelai dapat dimasukkan ke dalam botol kaca yg sudah disterilkan sebelumnya.kemudian botol-botol kaca yg berisi susu kedelai ini dimasukkan ke pada panci yang berisikan air mendidih selama 10 - 15 mnt, sampai suhu dalam botol mencapai 70 - 80 derajat Celcius. Pemanasan ini bermanfaat buat mengeluarkan udara (exhausting), sesudah itu botol ditutup kedap menggunakan memakai indera penutup botol.
  8. Selanjutnya, botol dimasukkan dalam panci yang berisi air mendidih selama + 15 mnt, kondisi botol wajib terendam seluruhnya. Kemudian botol diangkat serta didinginkan dalam suhu ruang. Susu kedelai siap diminum.

Meskipun susu kedelai ini mengandung banyak manfaat bagi kesehatan, tetapi nir dianjurkan buat bayi pada bawah satu tahun. Untuk bayi di bawah satu tahun, susu terbaik tetaplah ASI (Air Susu Ibu)

Cara Alternatif Membuat susu kedelai yg Lebih Tradisional !
Bahan:
  1. Kacang Kedelai – 1/dua kg.
  2. Vanili – 1 bungkus buat 1/2 kg kedelai.
  3. Gula pasir sesuai selera.
  4. Garam  sesuai selera.
Alat:
  1. Kompor
  2. Blender
  3. Panci
  4. Penyaring atau kain tipis yang bersih

Cara Membuatnya !
  1. Cuci higienis kedelai dengan air yang mengalir hingga benar-sahih bersih
  2. Selanjutnya panaskan kedelai sekitar 15 menit
  3. Angkat kedelai serta rendam menggunakan air bersih sekitar 10-12 jam supaya kedelai melunak dan kulit arinya mudah terkelupas.
  4. Setelah itu cuci balik kedelai menggunakan air bersih sambil diremas-remas agar kulit ari terkelupas.
  5. Jika telah terselesaikan kedelai mampu di blender, waktu memblender mampu diberi air secukupnya.
  6. Setelah kedelai halus, maka campurlah dengan air mendidih secukupnya serta saring memakai saringan atau kain higienis buat memisahkan ampas.
  7. Susu kedelai anda sudah jadi, tetapi masih harus direbus lagi sampai benar-benar mendidih. Tujuanya merupakan buat mensterilkannya berdasarkan mikroba, bakteri serta pula menghilangkan bau berdasarkan kedelai.
  8. Setelah mendidih maka kecilkan barah dan aduk campurkan dan kocok susu kedelai selama lebih kurang 15 menit. Tujuanya agar sari sari kedelai nir mengendap dan menciptakan susu kedelai lebih tahan lama .
  9. Setelah itu anda sanggup menambahkan gula dan sedikit garam sesuai menggunakan kesukaan. Jangan lupa masukan juga vanili supaya aromanya semakin lezat .
  10. Minuman ini cocok pada sajikan selagi hangat maupun pada dingankan dulu pada kulkas

--> SELANJUTNYA

TEKNIK PENGELOLAAN PENGGELONDONGAN BANDENG



1.pendAHULUAN

            Kegiatan penggelondongan nenermerupakan mata rantai yang bertujuan keliru satunya adalah menekan mortalitasbenih karenan pengelondongan neneradalah masa awal pemeliharaan yg dianggapsebagai masa paling kritis.usaha penggelondongan nener bukan lagi sekedar usahasambilan di sampingusaha pembesarannya tambak, melainkan menjadi usahakomersial yang harusditangani lebih serius serta hati-hati. Oleh karena usahapenangkapan nener dari alam sulit dilakukan sedangkan kebutuhan atau permintaanakan nener meningkat maka diharapkan teknik pengelolaan penggelondongan dapatlebih dikembangkan.  Salah satu metodadalam penggelondongan nener merupakan penggelondongan pada petakan tambak. Usaha inidilakukan pada petakan tambak yg ukurannya nisbi mini (500 - 1.000 m2) ataudengan cara menyekat tambak dengan masa 3 minggu – 1 bulan.
            Usaha penggelondongan telah banyakberkembang dibeberapa wilayah pada Indonesia, antara lain di Jawa Timur, JawaTenah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan DI Aceh.  Untuk itu diupayakan membahas teknikpengelolaan penggelondongan dalam goresan pena ini. Tujuan tulisan ini merupakan menginformasikan pada petani maupunpengusaha mengenai teknik mengelola
penggelondongannener yang baik.

2.pemiLIHAN LOKASI

            Pemilihan lokasi hendaknyamemperhatikan beberapa hal menjadi berikut :
1)        Mempertimbangkan aspek-aspek yangberkaitan menggunakan lokasi misalnya tata ruang, asal air dan pengairan. Diusahakan nir begitu jauh berdasarkan pantai agarsuhu udara yg terdapat dapat mendukungkeberhasilan bisnis pemeliharaan benih bandeng. Suhu air dalam tambak berkisarantara 30 -330 C.
2)        Jarak lokasi ideal dari sumberbenih/nener maksimal 12 jam. Perjalanan selama dalam         pengangkutan konsumen tidak melebihi 12 jam.
3)        Salah satu faktor yg dapatmengakibatkan kegagalan usaha penggelondongan bandeng adalah persaingan penggunaan huma antar sesama pengusaha tambak.
4)        Sarana transportasi.
            Kelancaran wahana angkutan terutamajalan, sangat memegang perananpenting pada         usahapenggelondongan nener ini.  Oleh sebabitu dipilih lokasi yang sarana kemudian   lintasnyadapat menjamin mutu nener permanen baik.
5)         Jaringan listrik.
            Sarana yang diperhatikan dalammemilih lokasi adalah yg dekat menggunakan jaringan listrik negara (PLN). Tetapi buat usaha penggelondongan bandeng kebutuhan listrik sanggup         diganti menggunakan indera-indera lain sepertigenset.

3.sistEM PETAK PENENERAN

1)        Petakan buat nener.

            Petakan buat nener dalam umumnyadangkal, luasnya berkisar antara 500 - 1.000 m2         Letak petakan nener dekat dengan asal air tawar juga airasin.

2)        Petakan buat gelondongan.

            Petakan gelondongan memiliki areallebih akbar (luas) serta lebih dalam (1.000 - dua.000)   m2 Hal ini digunakan untuk menampung gelondongan menurut petakanpeneneran loka             untukmenumbuhkan gelondonan kecil (pre fingerling) atau buat penyimpanan dan    menunda gelondongan besar (post fingerling).

3)        Petakan Aklimatisasi.

            Petakan buat aklimatisasi atau yangbiasa dianggap ipukan/baby box merupakan petakan    kecil yg terbuat dalam penggelondongan serta bersifat hanyasementara.  Ipukan ini dibatasi oleh pematang yg nisbi mini (sempit serta rendah) dibangun berdekatan      dengansaluran air, agar mutu lebih baik serta memudahkan pengelolannya.  Ukuran            luasnyatergantung pada banyaknya nener yg akan ditebarkan (stock).  Pada   musimkemarautemperatur udara dapat naik mencapai 330 C, ipukan dapat menampung     lima.000 - 10.000 ekor per m2  selama tiga hari, meskipun dibawah periode yangrelatif          tenang.

4)        Tempat pengumpulan (tempat untukpanen)

            Berupa petakan kecil untukpenangkapan atau kanal yang sempit atautempat buat            mengumpulkan gelondongan pada ketika singkat.  Ikan-ikan dikumpulkan ke tempat        pengumpulan dengan cara pengaturan aliranair, dari air pada saat pasang atau air berdasarkan         petakanlain yang telah disiapkan sebelumnya.
            Aerasi dapat diatur dengan aliranair dari tambak yg berdekatan atau berdasarkan tambak yang lain, sebagai akibatnya tidak terjadi impak yang merugikan lantaran kekuranganoksigen, walaupun di         pada petakantersebut padat dengan ikan.  Dalampetakan ini ikan-ikan tadi mudah    dijaringdan dipindahkan ke petakan yg lain dengan cara mengunakan jaring buat        pemindahan gelondongan.  Hal ini dipermudah dengan sifat ikan bandengyang senang             menentang arus.

5)        Pintu serta gorong-gorong.

            Petakan buat nener, gelondongan danpenangkapan (pengumpulan) dilengkapi menggunakan    pintu-pintuatau gorong-gorong, yg dipasang rapi dan diberi saringan.  Yang terutama      perlu diperhatikan merupakan : petakan buat nener jangan sampaikemasukan telur-telur    juga larvapredator misalnya kakap, kerapu, belut dan lain sebagainya.  Pada pintu          perludipasang saringan nylon yg halus atau bahan yang serupa.  Bisa pula             dipergunakansaringan-saringan yang berbentuk kantong menurut nylon yang halus, yg         dipasang dalam ujung berdasarkan gorong-gorongselama persiapan petakan untuk nener serta juga   selamasepuluh hari pertama sesudah penebaran nener.


4.pengELOLAAN PETAKAN PENGELONDONGAN

1)        Persiapan petakan untukaklimatisasi
            Beberapa hari sebelum penebarannener bandeng, petakan aklimatisasi dipersiapkan dengan baik, pematang dilapisidengan tanah yg lunak, dilengkapi dengan atap yang dibuat dari kisi-kisibambu.  Pada kaki bagian pada pematangpeneneran sebaiknya diberi berm, guna memudahkan petugas tambak berada ataubertugas lebih dekat menggunakan perbatasan air. Berm mempunyai 2 (dua) macamkegunaan yaitu adalah loka buat pembetulan bocoran-bocoran dalam pematangdan menunda longsoran- longsoran tanah menurut pematang. Selanjutnya petakandikeringkan dan perataan dasar petakan dikerjakan denan kemiringan yg dibuatmenuju arah pintu air selama tanah belum keras (masih basah).  Untuk perataan tanah dapat digunakan garudari kayu, dan dapat juga memakai papan yg relatif panjang yg didorongoleh 2 atau 3 orang.  Lubang bekaskaki ditutup, sebab kemungkinan bisa digunakan tempat buat sembunyi ikan-ikanliar atau telurnya yg bisa tahan hayati selama pengeringan dalam masapersiapan.

2)        Kultur Makanan Alami

            Makanan yang paling ideal bibitbandeng dan gelondongan adalah klekap, yakni gugusan diatome dasar, alga biru,inverterbrata taraf rendah, 200 plankton, pula dibutuhkan buat melengkapinilai gizi makanan. Gelondongan yang lebih besar serta berukuran panjang 80 mm,telah dapat memakan alga hijau benang atau lumut (chaetomorpha sp., Entormorphasp., serta Cladophora sp.).

3)        Kultur klekap pada ekspresi dominan kemarau

            Musim kemarau merupakan saat yangpaling baik dan cocok buat menumbuhkan klekap sebagai kuliner alami.  Setelah petakan terselesaikan perataannya lalu dibiarkankering sampai tanahnya retak-retak. Waktu pengeringannya diperkirakan selama dua - tiga minggu tergantung padatenah aslinya.
            Keberhasilan atau kegagalan dalammenumbuhkan klekap yang baik dan menahannya agar permanen melekat dalam dasartembak tergantung dalam derajat kekeringannya. Pengeringan yg nir seimbang atau yang kurang paripurna akan menghasilkan klekap yang mudah tanggal daritanah dan akhirnya mengambang.bilamana terjadi kebalikannya, terlalu lamapengeringannya sehinga lapisan permukaan tanah kekeringan, maka terjadi suatukondisi yg sangat tidak memungkinkan buat pertumbuhan klekap.  Pengeringan dianggap cukup bilamana kandunganair berdasarkan lapisan tanah yang tebalnya kurang lebih 10 centimeter itu kira-kira 18 - 20%. 
            Suatu hal yang praktis untuk mengetahinyaialah menggunakan jalan diatas tanah yang dikeringkan tersebut.  Bilamana tanah tadi cukup bertenaga menahanorang sehingga hanya turun (tenggelam) lebih kurang 2 centimeter, berat badan orang tersebutmaka pengeringan tanah dipercaya sudah relatif. Pupuk organik lalu ditebarkansetelah tanah cukup mengeras. Kwantitasnya tergantung pada jumlah darikemerosotan bahan organic dalam tanah tambak yang akan dipupuk.  Pada umumnya homogen-rata tanah memerlukan 500 -1.000 kg bekatul atau bungkil jagung per hektar; 500 -3.000 kg kotoran ternakuntuk tiap hektar tambak.  Pupukanorganik segera ditebarkan pada tanah tambak, selesainya tanah tambak tersebutdigenangi air pasang yang baru, sedalam kira-kira 10 centimeter serta pintu-pintu ditutupserta diblok menggunakan tanah buat menahan air tersebut.  Beberapa petani tambak memakai pupuk Ureaatau Ammonium sulfate (ZA) sebanyak 50 kg atau 100 kg per hektar untuk segeraditebarkan dalam petak-petak agar lebih mempercepat proses pembusukkan pupukorganik tadi. Air di dalam petakan dibiarkan menguap seluruhnya ataudialirkan keluar bila telah jernih sekali. Pada dasar petakan dikeringkan lagi seperti keadaan pengeringan pertamasebelum ditebari pupuk organik.  Padaakhirnya mudah semua pupuk organik akan membusuk (mengurai). Kegiatan berikutnyamemasukkan air ke dalam petakan dengan cara hati- hati, disaring melaluisaringan halus yg berbentuk kantong serta diikatkan dalam pintu air kira-kira 10cm serta sekali lagi petakan dipupuk dengan urea sebesar 45 kg ditambah 45 - 55kg pupuk TSP buat tiap hektar.  Jikalauklekap belum mulai tumbuh dalam saat pengenangan air yg pertama, pada ketika iniakan mulai tumbuh serta menutupi semua bagian atas dasar tambak. Selanjutnyasedalaman di tambak secara sedikit demi sedikit sampai lebih kurang 20 centimeter dan petakan siap untukditebari ikan (nener atau gelondongan bandeng).

4)        Kultur klekap pada isu terkini hujan.

            Untuk menanggulangi pertumbuhanklekap pada animo hujan agak sulit. Penurunan kadar garam menghalangipertumbuhan serta kemungkinan penyebab kerusakan total dari makanan bilamanaterjadi perubahan mendadak.  Oleh karenaitu ketika (saat) yg penting pada mempersiapkan peneneran dalam musimhujan.  Paling sedikit dibutuhkan ketika 1minggu yg cuacanya baik secara terus menerus jika ingin mencapaikeberhasilan. Petakan dikeringkan, diratakan serta dibiarkan paling sedikit 3hari, lalu air dimasukkan dan dipupuk menggunakan pupuk organik yangkuantitasnya sama dengan yg biasa digunakan pada pemupukan anorganis yangkedua di isu terkini kering.  Pada waktu itujuga dibubuhi bekatul sebesar 200 kg/Ha. Perlu diketahui klekap yang tumbuhpada isu terkini hujan ini nir sebanyak yang tumbuh di ekspresi dominan kemarau dan cenderungmudah lepas dari tanah dasar petakan yang kemudian mengapung, yang akhirnyamengelompok di sisi-sisi petakan akibat dihembus oleh angin.  Dalam hal demikian, klekap tidak dapatdimanfaatkan sang ikan yg dipelihara.

5)Kultur plankton

            Disini wajib kita perhatikan upayauntuk menumbuhkan plankton agar mencapai output yang memuaskan (sukses)diperlukan air yang dalam dan rendah kadar garamnya, terutama selama musimhujan. Mula-mula petakan dikerjakan serta dibiarkan untuk dua - 3 hari, kemudiansegera diisi (digenangi) menggunakan air pasang yang baru.  Pupuk organik yg diberikan wajib relatif yangbiasanya terdiri menurut kombinasi antara Urea atau Amonium sulfate (ZA) menjadi N(nitrogen) dan Superfosfate (TSP) menjadi asal P2O5 (fosfate) ditambahbekatul yg digunakan buat menciptakan air sebagai hijau warnanya, yang sebagianbesarnya adalah phytoplankton. Pada biasanya petani tambak memulai menggunakan dosis6 gr N, 6 - 9 gram P2O5 serta 50 - 100 gr bekatul buat setiap m3  air yang kemudian dinaikkan dosisnya sampaididapatkan hasil yg diinginkan. Blooming phytoplankton akan terjadi dalam 48 jam dalam cuaca yangmemungkinkan.  Petakan siap ditebari ikanjikalau suatu obyek yang putih berada dalam air hilang (lenyap) berdasarkan pandanganpada kedalaman kurang lebih 30 cm.

5.peneBARAN (PENANAMAN, STOCKING)

1)        Persiapan petakan untukaklimatisasi (ipukan).

            Petakan buat aklimatisasi (ipukan)perlu dibentuk, atau jika telah ada perlu disiapkan dengan baik.  Pematangnya diplester (dilapisi) dengan tanahyang lunak serta sekalian menutupi bocoran-bocoran.  Atap diperlukan yang biasanya dibuat darikisi-kisi bambu (kere) buat menaruh kesejukan kita bisa memanfaatkancabang-cabang menurut pohon barah-api yg baru dipotong, misalnya daun kelapa, daunnipah diletakkan pada aasnya menjadi atap (dapat digunakan daun nipah atau daunkelapa yg dibuat spesifik buat atap). Ada pula yang ditancapkan pada kelilingipukan bisa, agar  suasanakesejukan.  Dengan cara demikian ipukantidak mendapat sinar matahari lansung serta suhu menjadi rendah di dalamnya. Untukmengantisipasi adanya hujan turun, atap perlu dilapisi atau ditutup denganplastik (polyethelene sheet).  Bilaipukan dibuat dengan 1 atau menggunakan 2 pematang menurut petakan menjadi sisinya,perlu adanya kanal (saluran mini ) sepanjang berm buat mengalirkan air hujanterutama dari pematang petakan agar masuk ke petakan akbar dan nir masuk keipukan. Semua pematang ipukan ditutupi menggunakan lembaran plastik.  Air hujan terutama yang mengalir  berdasarkan pematang petakan serta masuk ke dalamipukan bisa mengakibatkan kematian nener yg disimpan pada ipukan pada keadaanpadat. Pada saat yang singkat sebelum nener tiba seluruh air pada pada ipukan dikuraskeluar.  Air tawar secukupnya dapat jugaair sumur atau berdasarkan mata air yang lain diisikan pada ipukan pelan-pelan,selanjutnya air dipasang yg baru dilewatkan melalui saringan yg halusditambahkan hingga kadar garam mencapai 15 - 20 ppt.  Air dibiarkan jernih, sedimen dibiarkan mengendapdahulu dan seluruh kotoran-kotoran yang mengambang dibuang (bisa juga diambili).

2)Penebaran Nener

            Nener dibawa ke tambak dengankantong plastik dan diberi oksigen. Biasanya pada pengangkutan nener digunakanair yang kadar garamnya antara 15 - 20 ppt. Hal inilah yang mengharuskan ipukan diisi air tawar  kadar garam sinkron dengan air untukpengangkutan nener.  Pelepasan nenerbiasanya dilaksanakan pada pagi atau sore hari, pada waktu suhu udara relatiflebih dingin (sejuk).  Untuk mempermudahdalam aklimatisasi nener terhadap suhu air maka kantong plastik dibiarkanmengambang di pada ipukan buat satu atau 2 jam lamanya sebelumdilepaskan.  Dan di dalam petakanpenggelondongan diusahakan buat kepadatan penebaran antara 40 - 50 ekor per m2.
            Pelepasan nener secara langsung keipukan bisa jua dilakukan, akan namun lebih aman kalau hal tersebut tidakdilakukan.  Mula-mula nener bersamaairnya dituangkan ke dalam baskom plastik lalu air menurut ipukan ditambahkanke baskom sedikit-sedikit sampai kira-kira sama denan kondisinya denganair ipukan itu sendiri.  Setelah itubaskom secara pelan-pelan dimiringkan serta dibiarkan nener itu berenangkeluar.  Pada bagian atas kolam nener akanberenang-renang pada dekat permukaan air tetapi selesainya mengikuti keadaan dan merasasegar lagi, mereka mulai makan Benthic algae yang tipis pada dasar.  Untuk adaptasi nener sepenuhnya dalam ipukandiperlukan ketika kurang lebih 12 jam. Nener yg lemah kondisinya akan memerlukanwaktu lebih usang buat adaptasi serta berenang-berenang pada dekat permukaan airdalam ipukan. Apabila nener telah tampak aktif berkiprah serta makan, maka pematangipukan dapat dipotong sedikit dan disisipkan saringan menggunakan bahan yg halus ditempattersebut.  Pematang yang dipotong inidipergunakan buat memudahkan pertukaran air pada dalam maupun di luar ipukan (biasanya
kadargaram air pada luar ipukan lebih menurut 40 ppt) dan dalam kurang lebih 12 jam sesudahnya,kadar garam akan sama atau yang di dalam ipukan akan lebih rendah sedikit daripada garam di petakan luar ( pada luar ipukan). Bilamana nener tampak mulaiberkumpul disekitar saringan atau berenang- renang menentang arus yang melewatisaringan, hal ini memperlihatkan bahwa nener ini telah relatif aklimatisasi terhadapkondisi garam dari petakan buat nener. Saringan telah dapat diambil dan nener dibiarkan berenang keluar. Halini dikerjakan dalam pagi hari atau sore hari waktu air pada petakan rendah suhunya.
Ipukantidak dibutuhkan di saat demam isu hujan apabila kadar garam pada petakantelah menjadirendah.  Nener bisa dilepaskan langsungke dalam airsetelah cukup aklimatisasi di pada baskom. Jikalau Nener Payus(Elops sp.) belum terambil (belum diseleksi), nener hendaknya dilepaskan dalam happanylon (dengan ukuran mata jaring : 5 - 6 tiap cm) yang dipasang dalampetakan.  Nener Bandeng dapat lolos keluar sedang pada dalam happa tertinggal Payus serta nener Bandeng yg agak besarsedikit ukurannya dari mata happa nylon.

3)        Pengaturan Air

            Pada umumnya selama 7 - 10 harisesudah pelepasan nener, tidak dilakukan penggantian air.  Selama itu nener tambah sebagai lebih besardan perlu adanya saringan di pintu yang dapat menunda nener keluar, akan tetapidapat memasukkan air ke dalam petakan. Penyegaran bisa dilakukan dengan mengalirkan air ke luar kemudiandiganti menggunakan air pasang yg baru. Saringan perlu di cek setiap waktu membuka pintu.  Penutupan harus dilakukan menggunakan hati-hati,terutama pada pemasangan papan-papan pintu. Petakan untuk Nener mempunyaidasar yg lebih tinggi dan rata apabila dibandingakn menggunakan petakan-petakan yanglain.  Oleh karenanya perlu
adanyatindakan apabila masih terjadi bocoran-bocoran dalam waktu pemasukkan air pada saatpasang terakhir.  Pilihan lain ialahperlu menyediakan pompa air buat pasang yang rendah bila nir bisa mencapaipetak peneneran.
            Nener tumbuh lebih cepat dalam airyang berkadar garam relatif rendah.  Oleh karenaitu perlu dalam ekspresi dominan kemarau dilakukan penyegaran  penggantian air.  Penyegaran yang dilakukan pada trend hujanterutama buat menjaga (memelihara) klekap atau buat memperbaiki syarat air. Jikalauplankton adalah kuliner utama dibutuhkan kadar garam yang rendah dan seringada hujan akan lebih bermanfaat.

4)Pakan

Pemberianmakanan tambahan mengakibatkan bertambahnya input.  Hal ini hanya diberikan (dilaksanakan) jikamakanan alami habis serta tidak ada loka yang layak atau yg siap untukdipergunakan.  Pengusaha gelondonganbandeng melaksanakan penimbunan (penahanan) gelondongan menggunakan memberikanmakanan tambahan, karena itu pengusaha tadi berani memakai padat penebaranyang tinggi pada tambaknya.
Beberapamacam mkanan tambahan yg tak jarang digunakan adalah :
            a.         Katulyang halus output residu penggilingan padi yang baru berbentuk tepung atau                               dijadikan pellet.
            b.         Tepunggandum (gandum), berbentuk tepung atau dijadikan pellet.
            c.         Bungkiljagung (bungkil berdasarkan lembaga jagung), berbentuk tepung atau dijadikan                             pellet.
            d.         Bungkilkacang tanah, berbentuk tepung atau dijadikan pellet.
            e.         Bungkilkelapa berbentuk tepung atau dijadikan pellet.
            f.          Rotiyang basi atau sudah lama .
            g.         Kotorankandang ternak atau lebih baik kotoran ayam.
            Penambahan makanan sebaiknya habisdimakan pada jangka saat 2 hingga tiga jam. Bilamana tidak maka air akanmengalami pencemaran. Setidak-tidaknya makanan diberikan tiga kali setiap hariatau relatif 2 kali (pagi dan sore hari). Makanan dapat diberikan dengan cara ditaburkan atau ditempelkan padasuatu loka tertentu yang berada pada dalam kolam (pada petakan). Kondisigelondongan yang kurang baik (kurus) perlu diperbaiki sebagai persiapan untukpemindahannya ke tambak lain. Gelondongan yg kurus gampang sekali mengalami tekanan.  Sisiknya mudah lepas walupun diperlakukanbiasa saja dan loka yang nir bersisik akan mudah mengalami infeksi daribakteri serta fungi.

6.hambATAN PENGELOLAAN

            Dalam bisnis pengelolaan tambaksering dijumpai hal-hal yg merusak kelancaran bisnis, pada antaranya adalahsebagai berikut :
1)        Kondisi nener yg jelek dalam saatpenebaran.

            Pedagang nener umumnya menampungdalam kondisi yang sangat padat sembari menunggu pembeli.  Selama trend nener, pedagang nener mengumpulkanhasil penangkapan tiap hari lalu ditampung serta dikumpulkan sampai cukupbanyak jumlahnya untuk memenuhi pesanan menurut pembeli yang datang pertama.  Sering juga terjadi bahwa nener tidak diberi makanuntuk beberapa hari, yg mengakibatkan lapar dan lemah menyebabkan kondisinener sebagai lamban geraknya dan gampang mendapat tekanan (stress) ketika dalampenghitungan. Bila diangkut pada syarat yg berjejal dalam kantong plastik,suhu tinggi, terjadi pertukaran zat-zat dalam tubuhnya, eksresi, tekananoksigen serta jalanan yang kasar bisa menambah kelelahan nener.  Banyaknya perlakuan di tambak dapat menambahmakin lelah dan memberatkan situasi serta nir tahan terhadap syarat dalampetakan yang sedikit kurang baik.

2)Aklimatisasi yang kurang cukup.

            Dalam melepaskan nener ke petakpeneneran dibutuhkan waktu yang relatif buat aklimatisasi, sebagai akibatnya nener dapatmenyesuaikan diri terhadap keadaan atau syarat lingkungan. Penggantian airsecara mendadak menggunakan disparitas kadar garam atau suhu yang akbar dapatmengakibatkan yang kurang baik.  Nenertidak relatif ketika buat menyesuaikan diri (adaptasi) terhadap kondisilingkungan dan akhirnya sebagai lemah, bahkan bisa mengakibatkan kematian.

3)Bocoran-bocoran.

            Sifat naluri yg senang menentangarus air mengakibatkan nener mudah lolos melalui bocoran yg terdapat dipematang.  Dasar pintu saringan-saringan danpapan-papan penutup pintu yang nir benar pemasangannya memungkinkan nener dangelondongan mini bisa lolos ke luar. Hal tadi memungkinkan jua masuknya ikan-ikan buas yg masih mini yangakhirnya bisa memangsa nener dalam petakan.

4)Terjerat

            Alga benang, klekap yg lebar-lebardan lepa menurut dasar tambak, kantong- kantong telur menurut cacing-cacingPolychaeta adalah benda-benda yang dapat mengakibatkan nener di tambakterjerat.  Nener terjerat (terbelit) olehalga benang atau terjebak pada gelembung telur-telur Polychaeta.  Pada petakan yg dangkal, selapis klekap yanglebar datang-datang mengambang ke bagian atas akibat terkumpulnya gelembung-gelembungoksigen dari hasil asimilasi komponen tumbuh-tumbuhan bisa mengakibatkan neneryang sedang makan atau berenang di atasnya ikut terangkat ke bagian atas dan akhirnyaakan meninggal karenan terdampar tidak dapat pulang ke air.


5)Keracunan

            Oleh lantaran petakan untuk nenerumumnya ukuran kecil, maka mudah mengalami kontaminasi unsur-unsur yangberacun yg bersama air atau menurut asal lain. Kematian secara akbar-besaran kadang-kadang terjadi pada tambak yangmengalami air dari sungai yg mengalirkan sisaa-sisa dari pabrik (sampahindustri) dibuang.  Hal tadi jugasering terjadi pada daerah-daerah yang dekat menggunakan wilayah pertanian, terutamadaerah sawah yang acapkali menebari pestisida (buat pemberantasan hama). Kadang-kadangpematang tambak sendiri dapat sebagai dari (asal)material yang memiliki dayaracun yang tinggi.  Banyak contohkematian total yg terjadi di peneneran begitu terselesaikan hujan pertama yanglebat setelah musim kering yg panjang. 
            Kasus demikian pula acapkali terjadidi tambak-tambak yg beru dibangun menurut wilayah rawa-rawa yang poly pohonbakaunya (mangrove). Pematang dibentuk dari tanah-tanah yang terdiri berdasarkan banyakakar-akaran yang membusuk serta terkumpul bahan organik yang mengandung unsurracun asam humus serta asam Sulfida (H2S) di lereng di atas pematang tadi digambarkansebagai hasil penguapan dari pematang yg poly mengandung air (kadar airyang tinggi). Senyawaan belerang bisa pula terbentuk berdasarkan pembusukkan akaryang tampak di pematang-pematang. Tetesan air hujan mencucinya dan membawanya masuk ke tambak karenaterbatasnya areal pada peneneran, unsur yang dikehendaki tersebut segera menyebarsehingga menyebabkan nener maupun gelondongan poly yang mati karenakeracunan.

6)Penanganan yang salah.
Pengeringanyang mendadak ditimbulkan penutupan pintu kurang paripurna adalah yang seringmenyebabkan banyak nener dan gelondongan yg hilang atau mangkat .  Saringan-saringan yang rusak, yg robek ataukesalahan dalam pemasangannya adalah faktor penyebab hilangnya nener jua.  Sifat masa terbelakang dari manusia (penjaga) tidakdapat dipercaya sepi begitu saja. Penjaga yang sangat lelah kadang-kadang gampang(cepat) jatuh tertidur, sedang periode pengeringan atau pengisian peneneranberlangsung pada malam hari di ketika terjadi surut yang rendah atau pasang yangtinggi, lantaran tertidur maka penjaga tidak dapat mengontrol keadaan deanganbaik, yang
mengakibatkanlingkungan pematang yg rusak.

7.analISA USAHA PENGGELONDONGAN BANDENG

            Dalam pemeliharaan nener bandenguntuk gelondongan diperlukan ketika pemeliharaan selama lebih berdasarkan 21 hari, padausia tadi ukuran sudah mencapai gelondongan yaitu panjang 2 - 3 cm danberat homogen-rata dua - 3 gram. Dengan kepadatan tebar 40 - 50 ekor/m2  @ Rp.50,- per ekor maka kelangsungan hidupnener untuk mencapai gelondongan merupakan 75% - 90%. Harga jual perekor untukukuran gelondongan tersebut adalah Rp. 100,-. Usaha penggelondongan tersebutdapat dilaksanakan di tambak luas 0,lima HA (4 petakan).  Dalam satu tahun diperhitungkan dapatmemelihara bandeng tersebut sebesar 6 periode selanjutnya dalam tebar 200.000ekor dengan SR 80%. Hal inilah yang bisa memberikan harapan buat dikembangusahakan sebagai keliru satu komoditas pada agribisnis.  Sebagai gambaran mengenai analisis keuntungandapat dilihat dalam tabel-tabel di bawah ini.


TEKNIK PENGELOLAAN PENGGELONDONGAN BANDENG



1.pendAHULUAN

            Kegiatan penggelondongan nenermerupakan mata rantai yg bertujuan keliru satunya adalah menekan mortalitasbenih karenan pengelondongan neneradalah masa awal pemeliharaan yang dianggapsebagai masa paling kritis.usaha penggelondongan nener bukan lagi sekedar usahasambilan di sampingusaha pembesarannya tambak, melainkan sebagai usahakomersial yg harusditangani lebih berfokus dan hati-hati. Oleh lantaran usahapenangkapan nener dari alam sulit dilakukan sedangkan kebutuhan atau permintaanakan nener meningkat maka dibutuhkan teknik pengelolaan penggelondongan dapatlebih dikembangkan.  Salah satu metoda dalampenggelondongan nener adalah penggelondongan di petakan tambak. Usaha inidilakukan pada petakan tambak yg ukurannya nisbi mini (500 - 1.000 m2)atau menggunakan cara menyekat tambak menggunakan masa tiga minggu – 1 bulan.
            Usaha penggelondongan telah banyakberkembang dibeberapa daerah pada Indonesia, diantaranya pada Jawa Timur, JawaTenah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan serta DI Aceh.  Untuk itu diupayakan membahas teknikpengelolaan penggelondongan dalam tulisan ini. Tujuan goresan pena ini adalah menginformasikan pada petani maupunpengusaha mengenai teknik mengelola
penggelondongannener yg baik.

2.pemiLIHAN LOKASI

            Pemilihan lokasi hendaknyamemperhatikan beberapa hal sebagai berikut :
1)        Mempertimbangkan aspek-aspek yangberkaitan dengan lokasi misalnya rapikan ruang, asal air dan pengairan. Diusahakan nir begitu jauh dari pantai agarsuhu udara yg ada bisa mendukungkeberhasilan bisnis pemeliharaan benih bandeng. Suhu air dalam tambak berkisarantara 30 -330 C.
2)        Jarak lokasi ideal berdasarkan sumberbenih/nener maksimal 12 jam. Perjalanan selama dalam         pengangkutan konsumen tidak melebihi 12 jam.
3)        Salah satu faktor yang dapatmengakibatkan kegagalan bisnis penggelondongan bandeng merupakan persaingan penggunaan huma antar sesama pengusaha tambak.
4)        Sarana transportasi.
            Kelancaran sarana angkutan terutamajalan, sangat memegang perananpenting pada         usahapenggelondongan nener ini.  Oleh sebabitu dipilih lokasi yg wahana lalu   lintasnyadapat mengklaim mutu nener permanen baik.
5)         Jaringan listrik.
            Sarana yang diperhatikan dalammemilih lokasi adalah yang dekat dengan jaringan listrik negara (PLN). Namun buat usaha penggelondongan bandeng kebutuhan listrik sanggup         diganti dengan indera-indera lain sepertigenset.

3.sistEM PETAK PENENERAN

1)        Petakan buat nener.

            Petakan buat nener pada umumnyadangkal, luasnya berkisar antara 500 - 1.000 m2         Letak petakan nener dekat dengan sumber air tawar maupun air asin.

2)        Petakan buat gelondongan.

            Petakan gelondongan mempunyai areallebih besar (luas) serta lebih pada (1.000 - dua.000)   m2 Hal ini dipakai buat menampung gelondongan berdasarkan petakanpeneneran tempat             untukmenumbuhkan gelondonan mini (pre fingerling) atau untuk penyimpanan serta    menunda gelondongan besar (post fingerling).

3)        Petakan Aklimatisasi.

            Petakan buat aklimatisasi atau yangbiasa diklaim ipukan/baby box adalah petakan    mini yg terbuat pada penggelondongan dan bersifat hanyasementara.  Ipukan ini dibatasi sang pematang yg relatif mini (sempitdan rendah) dibangun berdekatan      dengansaluran air, agar mutu lebih baik dan memudahkan pengelolannya.  Ukuran            luasnyatergantung kepada banyaknya nener yang akan ditebarkan (stock).  Pada   musimkemarautemperatur udara bisa naik mencapai 330 C, ipukan bisa menampung     lima.000 - 10.000 ekor per m2  selama 3 hari, meskipun dibawah periode yangrelatif          damai.

4)        Tempat pengumpulan (tempat untukpanen)

            Berupa petakan mini untukpenangkapan atau kanal yg sempit atautempat buat            mengumpulkan gelondongan dalam saat singkat.  Ikan-ikan dikumpulkan ke loka        pengumpulan dengan cara pengaturan aliranair, menurut air dalam saat pasang atau air berdasarkan         petakanlain yg telah disiapkan sebelumnya.
            Aerasi bisa diatur dengan aliranair dari tambak yang berdekatan atau berdasarkan tambak yg lain, sehingga nir terjadi dampak yang merugikan karena kekuranganoksigen, walaupun pada         dalam petakantersebut padat menggunakan ikan.  Dalampetakan ini ikan-ikan tersebut gampang    dijaringdan dipindahkan ke petakan yg lain dengan cara mengunakan jaring buat        pemindahan gelondongan.  Hal ini dipermudah dengan sifat ikan bandengyang bahagia             menentang arus.

5)        Pintu serta gorong-gorong.

            Petakan untuk nener, gelondongan danpenangkapan (pengumpulan) dilengkapi dengan    pintu-pintuatau gorong-gorong, yang dipasang rapi dan diberi saringan.  Yang terutama      perlu diperhatikan merupakan : petakan buat nener jangan sampaikemasukan telur-telur    juga larvapredator misalnya kakap, kerapu, belut dan lain sebagainya.  Pada pintu          perludipasang saringan nylon yg halus atau bahan yang serupa.  Bisa juga             dipergunakansaringan-saringan yang berbentuk kantong berdasarkan nylon yang halus, yg         dipasang dalam ujung berdasarkan gorong-gorongselama persiapan petakan buat nener dan pula   selamasepuluh hari pertama sehabis penebaran nener.


4.pengELOLAAN PETAKAN PENGELONDONGAN

1)        Persiapan petakan untukaklimatisasi
            Beberapa hari sebelum penebarannener bandeng, petakan aklimatisasi dipersiapkan dengan baik, pematang dilapisidengan tanah yg lunak, dilengkapi dengan atap yg dibentuk berdasarkan kisi-kisibambu.  Pada kaki bagian dalam pematangpeneneran sebaiknya diberi berm, guna memudahkan petugas tambak berada ataubertugas lebih dekat menggunakan perbatasan air. Berm memiliki 2 (2) macamkegunaan yaitu merupakan loka buat pembetulan bocoran-bocoran dalam pematangdan menunda longsoran- longsoran tanah dari pematang. Selanjutnya petakandikeringkan dan perataan dasar petakan dikerjakan denan kemiringan yg dibuatmenuju arah pintu air selama tanah belum keras (masih basah).  Untuk perataan tanah dapat digunakan garudari kayu, dan bisa juga memakai papan yg relatif panjang yang didorongoleh dua atau 3 orang.  Lubang bekaskaki ditutup, karena kemungkinan bisa digunakan tempat buat sembunyi ikan-ikanliar atau telurnya yang dapat tahan hayati selama pengeringan dalam masa persiapan.

2)        Kultur Makanan Alami

            Makanan yg paling ideal bibitbandeng serta gelondongan adalah klekap, yakni kumpulan diatome dasar, alga biru,inverterbrata taraf rendah, 200 plankton, juga diharapkan buat melengkapinilai gizi makanan. Gelondongan yang lebih besar dan berukuran panjang 80 mm,telah dapat memakan alga hijau benang atau lumut (chaetomorpha sp., Entormorphasp., dan Cladophora sp.).

3)        Kultur klekap dalam demam isu kemarau

            Musim kemarau merupakan saat yangpaling baik serta cocok buat menumbuhkan klekap sebagai makanan alami.  Setelah petakan terselesaikan perataannya laludibiarkan kemarau sampai tanahnya retak-retak. Waktu pengeringannya diperkirakan selama 2 - tiga minggu tergantung padatenah aslinya.
            Keberhasilan atau kegagalan dalammenumbuhkan klekap yang baik dan menahannya supaya permanen menempel dalam dasartembak tergantung dalam derajat kekeringannya. Pengeringan yg nir seimbang atau  yg kurang paripurna akan membuat klekapyang mudah lepas menurut tanah dan akhirnya mengambang.bilamana terjadisebaliknya, terlalu lama pengeringannya sehinga lapisan bagian atas tanahkekeringan, maka terjadi suatu kondisi yang sangat nir memungkinkan untukpertumbuhan klekap.  Pengeringan dianggapcukup bilamana kandungan air dari lapisan tanah yang tebalnya sekitar 10 cm itukira-kira 18 - 20%. 
            Suatu hal yg simpel untukmengetahinya merupakan menggunakan jalan diatas tanah yang dikeringkan tadi.  Bilamana tanah tadi relatif kuat menahanorang sehingga hanya turun (tenggelam) sekitar dua centimeter, berat badan orang tersebutmaka pengeringan tanah dianggap telah relatif. Pupuk organik lalu ditebarkansetelah tanah cukup mengeras. Kwantitasnya tergantung pada jumlah darikemerosotan bahan organic pada tanah tambak yang akan dipupuk.  Pada umumnya rata-rata tanah memerlukan 500 -1.000 kg bekatul atau bungkil jagung per hektar; 500 -tiga.000 kg kotoran ternakuntuk tiap hektar tambak.  Pupukanorganik segera ditebarkan di tanah tambak, setelah tanah tambak tersebutdigenangi air pasang yang baru, sedalam kira-kira 10 centimeter dan pintu-pintu ditutupserta diblok dengan tanah buat menahan air tersebut.  Beberapa petani tambak menggunakan pupuk Ureaatau Ammonium sulfate (ZA) sebanyak 50 kg atau 100 kg per hektar buat segeraditebarkan pada petak-petak agar lebih mempercepat proses pembusukkan pupukorganik tadi. Air pada pada petakan dibiarkan menguap seluruhnya ataudialirkan keluar bila telah jernih sekali. Pada dasar petakan dikeringkan lagi misalnya keadaan pengeringan pertamasebelum ditebari pupuk organik.  Padaakhirnya mudah seluruh pupuk organik akan membusuk (mengurai). Kegiatanberikutnya memasukkan air ke pada petakan menggunakan cara hati- hati, disaringmelalui saringan halus yg berbentuk kantong serta diikatkan pada pintu airkira-kira 10 cm serta sekali lagi petakan dipupuk menggunakan urea sebanyak 45 kgditambah 45 - 55 kg pupuk TSP untuk tiap hektar.  Jikalau klekap belum mulai tumbuh pada saatpengenangan air yang pertama, dalam waktu ini akan mulai tumbuh dan menutupisemua permukaan dasar tambak. Selanjutnya sedalaman di tambak secara bertahapsampai sekitar 20 cm serta petakan siap buat ditebari ikan (nener ataugelondongan bandeng).

4)        Kultur klekap pada trend hujan.

            Untuk menanggulangi pertumbuhanklekap dalam ekspresi dominan hujan relatif sulit. Penurunan kadar garam menghalangipertumbuhan dan kemungkinan penyebab kerusakan total berdasarkan kuliner bilamanaterjadi perubahan mendadak.  Oleh karenaitu saat (ketika) yang krusial dalam mempersiapkan peneneran dalam musimhujan.  Paling sedikit diharapkan saat 1minggu yg cuacanya baik secara terus menerus jikalau ingin mencapaikeberhasilan. Petakan dikeringkan, diratakan serta dibiarkan paling sedikit 3hari, kemudian air dimasukkan serta dipupuk menggunakan pupuk organik yangkuantitasnya sama menggunakan yang biasa digunakan dalam pemupukan anorganis yangkedua pada demam isu kering.  Pada waktu itujuga ditambahkan bekatul sebanyak 200 kg/Ha. Perlu diketahui klekap yang tumbuhpada animo hujan ini tidak sebesar yang tumbuh di trend kering serta cenderungmudah tanggal menurut tanah dasar petakan yang kemudian mengapung, yang akhirnyamengelompok pada sisi-sisi petakan akibat dihembus oleh angin.  Dalam hal demikian, klekap tidak dapatdimanfaatkan oleh ikan yg dipelihara.

5)Kultur plankton

            Disini harus kita perhatikan upayauntuk menumbuhkan plankton agar mencapai hasil yang memuaskan (sukses)diperlukan air yg dalam serta rendah kadar garamnya, terutama selama musimhujan. Mula-mula petakan dikerjakan dan dibiarkan untuk 2 - 3 hari, lalu segeradiisi (digenangi) dengan air pasang yang baru. Pupuk organik yg diberikan wajib cukup yg umumnya terdiri darikombinasi antara Urea atau Amonium sulfate (ZA) sebagai N (nitrogen) danSuperfosfate (TSP) sebagai sumber P2O5 (fosfate) ditambah bekatul yangdigunakan buat membuat air sebagai hijau warnanya, yang sebagian besarnyaadalah phytoplankton. Pada biasanya petani tambak memulai dengan dosis 6 gram N,6 - 9 gram P2O5 serta 50 - 100 gram bekatul buat setiap m3  air yang kemudian dinaikkan dosisnya sampaididapatkan hasil yg diinginkan. Blooming phytoplankton akan terjadi dalam 48 jam pada cuaca yangmemungkinkan.  Petakan siap ditebari ikanjikalau suatu obyek yg putih berada dalam air hilang (lenyap) dari pandanganpada kedalaman sekitar 30 centimeter.

5.peneBARAN (PENANAMAN, STOCKING)

1)        Persiapan petakan untukaklimatisasi (ipukan).

            Petakan untuk aklimatisasi (ipukan)perlu dibuat, atau bila sudah ada perlu disiapkan dengan baik.  Pematangnya diplester (dilapisi) menggunakan tanahyang lunak serta sekalian menutupi bocoran-bocoran.  Atap diharapkan yang umumnya dibentuk darikisi-kisi bambu (kere) buat menaruh kesejukan kita bisa memanfaatkancabang-cabang berdasarkan pohon barah-api yg baru dipotong, seperti daun kelapa, daunnipah diletakkan di aasnya menjadi atap (dapat dipakai daun nipah atau daunkelapa yg dibentuk spesifik buat atap). Ada pula yang ditancapkan dalam kelilingipukan dapat, agar  suasanakesejukan.  Dengan cara demikian ipukantidak mendapat sinar surya lansung serta suhu sebagai rendah pada dalamnya. Untukmengantisipasi adanya hujan turun, atap perlu dilapisi atau ditutup denganplastik (polyethelene sheet).  Bilaipukan dibentuk dengan 1 atau dengan dua pematang dari petakan sebagai sisinya,perlu adanya kanal (saluran mini ) sepanjang berm buat mengalirkan air hujanterutama berdasarkan pematang petakan supaya masuk ke petakan besar serta tidak masuk keipukan. Semua pematang ipukan ditutupi dengan lembaran plastik.  Air hujan terutama yg mengalir  dari pematang petakan dan masuk ke dalamipukan bisa mengakibatkan kematian nener yg disimpan di ipukan pada keadaanpadat. Pada saat yg singkat sebelum nener datang seluruh air di dalam ipukan dikuraskeluar.  Air tawar secukupnya dapat jugaair sumur atau menurut mata air yang lain diisikan dalam ipukan pelan-pelan, selanjutnyaair dipasang yg baru dilewatkan melalui saringan yg halus ditambahkansampai kadar garam mencapai 15 - 20 ppt. Air dibiarkan jernih, sedimen dibiarkan mengendap dahulu dan semuakotoran-kotoran yg mengambang dibuang (sanggup jua diambili).

2)Penebaran Nener

            Nener dibawa ke tambak dengankantong plastik dan diberi oksigen. Biasanya dalam pengangkutan nener digunakanair yg kadar garamnya antara 15 - 20 ppt. Hal inilah yg mengharuskan ipukan diisi air tawar  kadar garam sesuai menggunakan air untukpengangkutan nener.  Pelepasan nenerbiasanya dilaksanakan dalam pagi atau sore hari, pada saat suhu udara relatiflebih dingin (sejuk).  Untuk mempermudahdalam aklimatisasi nener terhadap suhu air maka kantong plastik dibiarkanmengambang di dalam ipukan buat satu atau dua jam lamanya sebelumdilepaskan.  Dan pada dalam petakanpenggelondongan diusahakan buat kepadatan penebaran antara 40 - 50 ekor per m2.
            Pelepasan nener secara eksklusif keipukan bisa pula dilakukan, akan namun lebih aman jikalau hal tadi tidakdilakukan.  Mula-mula nener bersamaairnya dituangkan ke pada baskom plastik lalu air dari ipukan ditambahkanke baskom sedikit demi sedikit hingga kira-kira sama denan kondisinya denganair ipukan itu sendiri.  Setelah itubaskom secara pelan-pelan dimiringkan serta dibiarkan nener itu berenangkeluar.  Pada bagian atas kolam nener akanberenang-renang di dekat permukaan air tetapi sesudah beradaptasi serta merasasegar lagi, mereka mulai makan Benthic algae yang tipis di dasar.  Untuk adaptasi nener sepenuhnya dalam ipukandiperlukan saat kurang lebih 12 jam. Nener yang lemah kondisinya akan memerlukanwaktu lebih lama buat adaptasi serta berenang-berenang di dekat bagian atas airdalam ipukan. Apabila nener sudah tampak aktif bergerak dan makan, maka pematangipukan bisa dipotong sedikit serta disisipkan saringan dengan bahan yg halus ditempattersebut.  Pematang yg dipotong inidipergunakan buat memudahkan pertukaran air pada pada maupun pada luar ipukan (umumnya kadargaram air di luar ipukan lebih dari 40 ppt) dan pada lebih kurang 12 jam sesudahnya,kadar garam akan sama atau yg pada dalam ipukan akan lebih rendah sedikit daripada garam di petakan luar ( pada luar ipukan). Bilamana nener tampak mulaiberkumpul disekitar saringan atau berenang- renang menentang arus yg melewatisaringan, hal ini menunjukkan bahwa nener ini sudah relatif aklimatisasi terhadapkondisi garam berdasarkan petakan buat nener. Saringan sudah dapat diambil serta nener dibiarkan berenang keluar. Halini dikerjakan pada pagi hari atau sore hari waktu air di petakan rendah suhunya.
Ipukantidak dibutuhkan di waktu animo hujan apabila kadar garam pada petakantelah menjadirendah.  Nener bisa dilepaskan langsungke pada airsetelah cukup aklimatisasi di pada baskom. Jikalau Nener Payus (Elopssp.) belum terambil (belum diseleksi), nener hendaknya dilepaskan dalam happanylon (dengan berukuran mata jaring : lima - 6 tiap cm) yg dipasang dalampetakan.  Nener Bandeng bisa lolos keluar sedang di pada happa tertinggal Payus dan nener Bandeng yang agak besarsedikit ukurannya dari mata happa nylon.

3)        Pengaturan Air

            Pada umumnya selama 7 - 10 harisesudah divestasi nener, tidak dilakukan penggantian air.  Selama itu nener tambah sebagai lebih besardan perlu adanya saringan di pintu yang dapat menunda nener keluar, akan tetapidapat memasukkan air ke pada petakan. Penyegaran dapat dilakukan dengan mengalirkan air ke luar kemudiandiganti menggunakan air pasang yang baru. Saringan perlu pada cek setiap ketika membuka pintu.  Penutupan harus dilakukan menggunakan hati-hati,terutama dalam pemasangan papan-papan pintu. Petakan buat Nener mempunyaidasar yg lebih tinggi serta homogen apabila dibandingakn dengan petakan-petakan yanglain.  Oleh karena itu perlu
adanyatindakan bila masih terjadi bocoran-bocoran pada ketika pemasukkan air di saatpasang terakhir.  Pilihan lain ialahperlu menyediakan pompa air untuk pasang yg rendah jika nir bisa mencapaipetak peneneran.
            Nener tumbuh lebih cepat dalam airyang berkadar garam agak rendah.  Oleh karenaitu perlu dalam ekspresi dominan kering dilakukan penyegaran  penggantian air.  Penyegaran yang dilakukan pada musim hujanterutama untuk menjaga (memelihara) klekap atau untuk memperbaiki syarat air. Jikalauplankton adalah makanan primer diharapkan kadar garam yang rendah dan seringada hujan akan lebih bermanfaat.

4)Pakan

Pemberianmakanan tambahan menyebabkan bertambahnya input.  Hal ini hanya diberikan (dilaksanakan) jikamakanan alami habis serta tidak terdapat tempat yang layak atau yg siap untukdipergunakan.  Pengusaha gelondonganbandeng melaksanakan penimbunan (penahanan) gelondongan dengan memberikanmakanan tambahan, karenanya pengusaha tadi berani menggunakan padatpenebaran yg tinggi dalam tambaknya.
Beberapamacam mkanan tambahan yang sering digunakan merupakan :
            a.         Katulyang halus output residu penggilingan padi yang baru berbentuk tepung atau                               dijadikan pellet.
            b.         Tepunggandum (gandum), berbentuk tepung atau dijadikan pellet.
            c.         Bungkiljagung (bungkil berdasarkan forum jagung), berbentuk tepung atau dijadikan                             pellet.
            d.         Bungkilkacang tanah, berbentuk tepung atau dijadikan pellet.
            e.         Bungkilkelapa berbentuk tepung atau dijadikan pellet.
            f.          Rotiyang basi atau sudah usang.
            g.         Kotorankandang ternak atau lebih baik kotoran ayam.
            Penambahan makanan sebaiknya habisdimakan dalam jangka saat dua hingga 3 jam. Bilamana tidak maka air akanmengalami pencemaran. Setidak-tidaknya kuliner diberikan tiga kali setiap hariatau cukup dua kali (pagi serta sore hari). Makanan bisa diberikan menggunakan cara ditaburkan atau ditempelkan padasuatu tempat eksklusif yg berada di pada kolam (di petakan). Kondisigelondongan yg kurang baik (kurus) perlu diperbaiki menjadi persiapan untukpemindahannya ke tambak lain. Gelondongan yang kurus mudah sekali mengalami tekanan.  Sisiknya mudah lepas walupun diperlakukanbiasa saja dan tempat yang nir bersisik akan gampang mengalami infeksi daribakteri dan fungi.

6.hambATAN PENGELOLAAN

            Dalam bisnis pengelolaan tambaksering dijumpai hal-hal yg merusak kelancaran usaha, di antaranya adalahsebagai berikut :
1)        Kondisi nener yg buruk dalam saatpenebaran.

            Pedagang nener umumnya menampungdalam kondisi yang sangat padat sambil menunggu pembeli.  Selama musim nener, pedagang nener mengumpulkanhasil penangkapan tiap hari lalu ditampung serta dikumpulkan hingga cukupbanyak jumlahnya buat memenuhi pesanan berdasarkan pembeli yang tiba pertama.  Sering pula terjadi bahwa nener nir diberi makanuntuk beberapa hari, yang menyebabkan lapar serta lemah mengakibatkan kondisinener sebagai lamban geraknya serta gampang mendapat tekanan (tertekan) ketika dalampenghitungan. Jika diangkut dalam syarat yg berjejal pada kantong plastik,suhu tinggi, terjadi pertukaran zat-zat pada tubuhnya, eksresi, tekananoksigen serta jalanan yg kasar bisa menambah kelelahan nener.  Banyaknya perlakuan pada tambak dapat menambahmakin lelah dan memberatkan situasi dan nir tahan terhadap syarat dalampetakan yang sedikit kurang baik.

2)Aklimatisasi yang kurang cukup.

            Dalam melepaskan nener ke petakpeneneran diharapkan waktu yang relatif buat aklimatisasi, sehingga nener dapatmenyesuaikan diri terhadap keadaan atau syarat lingkungan. Penggantian airsecara mendadak dengan disparitas kadar garam atau suhu yang besar dapatmengakibatkan yg kurang baik.  Nenertidak cukup ketika buat mengikuti keadaan (adaptasi) terhadap kondisilingkungan serta akhirnya menjadi lemah, bahkan bisa mengakibatkan kematian.

3)Bocoran-bocoran.

            Sifat naluri yg senang menentangarus air mengakibatkan nener mudah lolos melalui bocoran yang terdapat dipematang.  Dasar pintu saringan-saringan danpapan-papan penutup pintu yang nir benar pemasangannya memungkinkan nener dangelondongan kecil bisa lolos ke luar. Hal tadi memungkinkan pula masuknya ikan-ikan buas yang masih mini yangakhirnya dapat memangsa nener dalam petakan.

4)Terjerat

            Alga benang, klekap yg lebar-lebardan lepa berdasarkan dasar tambak, kantong- kantong telur menurut cacing-cacingPolychaeta merupakan benda-benda yang dapat mengakibatkan nener pada tambakterjerat.  Nener terjerat (terbelit) olehalga benang atau terjebak pada gelembung telur-telur Polychaeta.  Pada petakan yg dangkal, selapis klekapyang lebar tiba-tiba mengambang ke permukaan akibat terkumpulnya gelembung-gelembungoksigen berdasarkan output asimilasi komponen tumbuh-tumbuhan bisa mengakibatkan neneryang sedang makan atau berenang di atasnya ikut terangkat ke permukaan serta akhirnyaakan mati karenan terdampar nir dapat balik ke air.


5)Keracunan

            Oleh lantaran petakan buat nenerumumnya berukuran mini , maka gampang mengalami kontaminasi unsur-unsur yangberacun yang beserta air atau dari asal lain. Kematian secara akbar-besaran kadang-kadang terjadi pada tambak yangmengalami air berdasarkan sungai yang mengalirkan sisaa-sisa berdasarkan pabrik (sampahindustri) dibuang.  Hal tadi jugasering terjadi pada daerah-wilayah yang dekat menggunakan daerah pertanian, terutamadaerah sawah yang sering menebari pestisida (buat pemberantasan hama). Kadang-kadangpematang tambak sendiri dapat sebagai asal (sumber)material yg mempunyai dayaracun yang tinggi.  Banyak contohkematian total yang terjadi pada peneneran begitu terselesaikan hujan pertama yanglebat setelah animo kering yang panjang. 
            Kasus demikian pula acapkali terjadidi tambak-tambak yg beru dibangun berdasarkan wilayah rawa-rawa yg poly pohonbakaunya (mangrove). Pematang dibuat berdasarkan tanah-tanah yang terdiri dari banyakakar-akaran yg membusuk dan terkumpul bahan organik yang mengandung unsurracun asam humus serta asam Sulfida (H2S) pada lereng pada atas pematang tadi digambarkansebagai hasil penguapan berdasarkan pematang yg poly mengandung air (kadar airyang tinggi). Senyawaan belerang bisa jua terbentuk dari pembusukkan akaryang tampak di pematang-pematang. Tetesan air hujan mencucinya dan membawanya masuk ke tambak karenaterbatasnya areal pada peneneran, unsur yg dikehendaki tersebut segera menyebarsehingga menyebabkan nener juga gelondongan poly yang mati karenakeracunan.

6)Penanganan yg salah.
Pengeringanyang mendadak disebabkan penutupan pintu kurang paripurna adalah yg seringmenyebabkan poly nener serta gelondongan yg hilang atau mangkat .  Saringan-saringan yang rusak, yg robek ataukesalahan dalam pemasangannya merupakan faktor penyebab hilangnya nener juga.  Sifat masa kolot dari insan (penjaga) tidakdapat dianggap sepi begitu saja. Penjaga yg sangat lelah kadang-kadang gampang(cepat) jatuh tertidur, sedang periode pengeringan atau pengisian peneneranberlangsung dalam malam hari di ketika terjadi surut yang rendah atau pasang yangtinggi, karena tertidur maka penjaga tidak bisa mengontrol keadaan deanganbaik, yang
mengakibatkanlingkungan pematang yg rusak.

7.analISA USAHA PENGGELONDONGAN BANDENG

            Dalam pemeliharaan nener bandeng untukgelondongan dibutuhkan ketika pemeliharaan selama lebih menurut 21 hari, pada usiatersebut ukuran telah mencapai gelondongan yaitu panjang dua - 3 cm dan beratrata-rata dua - 3 gram. Dengan kepadatan tebar 40 - 50 ekor/m2  @ Rp.50,- per ekor maka kelangsungan hidupnener buat mencapai gelondongan adalah 75% - 90%. Harga jual perekor untukukuran gelondongan tersebut adalah Rp. 100,-. Usaha penggelondongan tersebutdapat dilaksanakan pada tambak luas 0,lima HA (4 petakan).  Dalam satu tahun diperhitungkan dapat memeliharabandeng tadi sebanyak 6 periode selanjutnya dalam tebar 200.000 ekor denganSR 80%. Hal inilah yg bisa memberikan harapan buat dikembang usahakansebagai keliru satu komoditas dalam agribisnis. Sebagai gambaran mengenai analisis laba dapat ditinjau padatabel-tabel pada bawah ini.



MENGENAL EROSI

Mengenal Erosi - Erosi adalah pengikisan serta pengangkutan bahan dalam bentuk larutan atau suspensi dаrі tapak semula оlеh pelaku berupa air mengalir (genre limpas), es berkecimpung atau angin (Notohadiprawiro, 1999).

Arsyad (1980) memberikan batasan erosi ѕеbаgаі insiden berpindahnya atau terangkutnya tanah atau bagian dаrі tanah dаrі ѕuаtu loka kе tempat lаіn оlеh media alami berupa air atau angin (Hardjoamidjojo, 1993).

Mеnurut Rahim (2000) erosi adalah ѕuаtu proses уаng terdiri dаrі penguraian massa tanah sebagai partikel-partikel tunggal serta pengangkutan partikel-partikel tunggal tеrѕеbut оlеh tenaga erosi. 

Tenaga уаng mengakibatkan terjadinya erosi аdаlаh air, angin dan salju. Erosi didefinisikan ѕеbаgаі insiden hilangnya atau terkikisnya bagian tanah dаrі ѕuаtu loka уаng terangkut kе loka lain, baik ditimbulkan оlеh pergerakan air, angin atau es. Erosi уаng paling besar terjadi dі Indonesia аdаlаh erosi air. 

Erosi ditimbulkan оlеh adanya daya dispersi dan daya transportasi air dalam saat turun hujan. Apabila air hujan tіdаk sanggup menghancurkan tanah menjadi butiran-butiran mini serta otomatis tіdаk terjadi erosi. Daya dispersi merupakan daya air memisah tanah уаng mula-mula pada bentuk agregat sebagai pecah terdispersi lantaran adanya tetesan titik-titik air hujan, sebagai akibatnya menjadi butir-buah уаng halus. Daya transportasi merupakan daya angkut bahan уаng mengalir, dalam hal іnі run off. 

Mengenal Erosi

Erosi berlangsung secara alamiah (geological erosion) уаng kеmudіаn berlangsungnya іtu dipercepat оlеh bеbеrара tindakan atau perlakuan manuisa terhadap tanah serta tanaman уаng tumbuh dі atasnya (accelerated erosion). 

Pada erosi alamiah tіdаk menimbulkan malapetaka bagi kehidupan manusia atau ekuilibrium lingkungan, lantaran insiden іnі banyaknya tanah уаng terangkut seimbang dеngаn pembentukan tanah, sedang pada erosi уаng dipercepat dараt dі sebabkan lantaran aktivitas manusia, kebanyakan ditimbulkan оlеh terkelupasnya lapisan tanah bagian аtаѕ akibat cara bercocok tanam уаng tіdаk mengindahkan kaidah-kaidah konservasi. 

Usaha pertanian pada umumnya tіdаk terdapat уаng hasilnya memperlambat laju erosi alam bаhkаn kebalikannya mempercepat laju erosi serta ѕudаh dараt dipastikan banyak mengakibatkan kerugian kepada insan misalnya longsor, banjir, turunnya produktivitas tanah. Pada peristiwa erosi (yang dipercepat) volume pernghanyutan tanah atau laju erosi lebih besar dibandingkan dеngаn pembentukan tanah, sehingga penipisan lapisan tanah аkаn berlangsung terus dan dalam akhirnya dараt melenyapkan atau terangkutnya lapisan tеrѕеbut (Sutedjo, 1991).

Dua penyebab primer terjadinya erosi аdаlаh erosi lantaran karena alamiah dan erosi karena kegiatan insan. Erosi alamiah dараt terjadi lantaran proses pembentukan tanah serta proses erosi уаng terjadi buat mempertahankan ekuilibrium tanah secara alami. Erosi karena faktor alamiah umumnya mаѕіh memberikan media уаng memadai buat berlangsungnya pertumbuhan kebanyakan flora. 

Sеdаngkаn erosi lantaran aktivitas manusia kebanyakan disebabkan оlеh terkelupasnya lapisan tanah bagian аtаѕ akibat cara bercocok tanam уаng tіdаk mengindahkan kaidah-kaidah konservasi tanah atau aktivitas pembangunan уаng bersifat menghambat keadaan fisik tanah (Asdak, 2004).

Erosi secara alamiah dараt dikatakan tіdаk mengakibatkan masalah уаng signifikan bagi kehidupan manusia atau ekuilibrium lingkungan. Erosi уаng terjadi secara alamiah tіdаk menyebabkan kerugian уаng besar , karena besarnya partikel-partikel tanah уаng terangkut seimbang dеngаn besarnya tanah уаng terbentuk dі loka уаng lebih rendah. 

Sеdаngkаn erosi уаng dipercepat lantaran tindakan manusia banyak menimbulkan perkara-masalah berfokus terhadap kehidupan manusia dan ekuilibrium lingkungan. Erosi уаng dipercepat оlеh tindakan insan dараt menyebabkan kerusakan lingkungan уаng membawa kerugian besar , misalnya produktifitas tanah уаng sebagai berkurang dan ancaman bencana alam уаng diakibatkan оlеh proses erosi.

Proses terjadinya erosi tanah mеlаluі 3 termin, уаіtu termin pelepasan partikel tunggal dаrі massa tanah (detachment) dan tahap pengangkutan оlеh media уаng erosive (transportation). Pada kondisi dimana tenaga уаng tersedia tіdаk lаgі cukup buat mengangkut partikel, maka аkаn terjadi tahap уаng ketiga уаіtu pengendapan (sedimentation) (suripin, 2002).

Proses erosi bermula dаrі penghancuran agregat-agregat tanah ѕеbаgаі dampak dаrі pukulan air hujan уаng mempunyai energi lebih akbar daripada daya tahan tanah. Hancuran partikel-partikel tanah уаng menyumbat pori-pori tanah menyebabkan kapasitas penyusupan tanah menurun sehingga air mengalir dі bagian atas tanah ѕеbаgаі limpasan permukaan (run off). 

Limpasan permukaan mempunyai energi уаng mengikis serta mengangkut partikel tanah. Selanjutnya јіkа tenaga limpasan permukaan ѕudаh tіdаk sanggup lаgі mengangkut bahan-bahan hancuran, maka bahan-bahan hancuran tеrѕеbut аkаn diendapkan. Dеngаn dеmіkіаn terdapat 3 proses уаng bekerja secara berurutan dalam proses erosi, уаіtu diawali dеngаn penghancuran agregat-agregat tanah, pengangkutan, serta diakhiri dеngаn pengendapan.

Percikan air hujan adalah media utama divestasi partikel tanah. Pada ketika butiran air hujan tentang bagian atas tanah уаng gundul, partikel tanah dараt terlepas. Pada huma datar partikel-partikel tanah tersebar lebih-kurang merata kе segala arah, nаmun buat lahan miring terjadi penguasaan kе arah bаwаh searah lereng. Partikel-partikel tanah уаng terlepas tеrѕеbut аkаn menyumbat pori-pori tanah, sebagai akibatnya аkаn menurunkan kapasitas serta laju penyusupan. 

Pada kondisi dimana intensitas hujan melebihi laju infiltrasi, maka аkаn terjadi genangan air dі permukaan tanah, уаng kеmudіаn аkаn sebagai genre bagian atas. Aliran bagian atas іnі menyediakan energi buat mengangkut partikel-partikel уаng terlepas, baik оlеh percikan air hujan maupun оlеh adanya aliran permukaan іtu sendiri. Pada ketika tenaga atau aliran permukaan menurun dan tіdаk sanggup lаgі mengangkut partikeltanah уаng terlepas, maka partikel tanah tеrѕеbut аkаn diendapkan (Suripin,2002 )

Faktor уаng Mempengaruhi Erosi

Proses terjadinya erosi secara garis besar ditentukan оlеh 2 faktor. Kedua faktor уаng mempengaruhi terjadinya erosi merupakan:


1. Erosivitas Hujan (R)

Erosivitas bеrаrtі kemampuan hujan buat menimbulkan erosi serta fungsi dаrі sifat fisik hujan misalnya curah hujan, usang hujan, infiltrasi hujan , ukuran butir hujan dan kecepatan jatuhnya hujan. Wаlаuрun curah hujan mempunyai kemampuan menimbulkan erosi, tеtарі tіdаk ѕеtіар insiden hujan аkаn menimbulkan erosi.

Hujan аkаn mengakibatkan erosi bila intensitasnya relatif tinggi dan jumlahnya poly dalam jangka saat уаng relatif usang. Sеlаіn іtu ukuran buah hujan ѕаngаt berperan dalam menentukan erosi. 

Energi kinetik air hujan уаng adalah penyebab primer pada penghancuran agregat-agregat tanah besarnya tergantung dalam diameter buah hujan, sudut datang, dan kecepatan jatuhan. Energi kinetik mencapai maksimum pada intensitas 50-100 mm/jam serta >250 mm/jam, sebagai akibatnya kekuatan buat Mengganggu tanah јugа semakin besar (Nugroho, 2002:6).

2. Erodibilitas serta Sifat Fisik Tanah (K)

Erodibilitas adalah kemudahan ѕuаtu tanah buat mengalami erosi. Suаtu peristiwa hujan dеngаn jumlah serta intensitas eksklusif dараt mengakibatkan taraf erosi уаng tidak selaras јіkа jatuh pada 2 jenis tanah уаng tidak sama. Nilai erodibilitas уаng tinggi (nilai K tinggi), dеngаn curah hujan уаng ѕаmа аkаn lebih mudah tererosi daripada tanah dеngаn taraf erodbilitas rendah (K rendah).

Erodibilitas menyangkut ketahanan tanah terhadap divestasi serta pengangkutan, dan kemampuan tanah buat menyerap air kе tanah, sehingga уаng memberi imbas аdаlаh karakteristik sifat fisik tanah meliputi tekstur, struktur, bahan organik, dan penyusupan.

a. Tekstur Tanah

Tekstur tanah аdаlаh perbandinga berbagai golongan besar partikel tanah dalam ѕuаtu masa tanah, tеrutаmа perbandingan аntаrа fraksi-fraksi pasir, debu, serta liat. Tanah terdiri dаrі bahan padat, cair, gas, dan jasad hidup. Bahan padat terdiri аtаѕ bahan organik serta anorganik. 

Bahan anorganik masih ada dalam bermacam-macam bentuk dan ukuran. Bеrdаѕаrkаn besar ukurannya dibagi pada bеbеrара fraksi ata golongan. Fraksi batu >10mm, kerikil 2-10 mm, pasir 0,05-2 mm, debu 0,02-0,05 mm, serta liat <0,02 mm. Pasir, debu, dan liat merupakan fraksi utama (Kartasapoetra, 1987:10). Perbandingan relatif (dalam persen) аntаrа fraksi pasir, debu, dan liat diklaim dеngаn tekstur tanah.

Tanah уаng bertekstur kasar (tanah berpasir) mempunyai kapasitas laju penyusupan уаng tinggi. Sehingga јіkа tanah tеrѕеbut pada, maka erosi dараt diabaikan. Tanah уаng bertekstur pasir halus јugа mempunyai kapasitas penyusupan уаng tinggi tеtарі јіkа terjadi aliran bagian atas, amaka buah-butir halus іnі аkаn mudah sekali terangkut. Sеdаngkаn tanah уаng memiliki kadar liat tinggi umumnya lebih tahan terhadap erosi daripada tanah уаng berkadar liat rendah (Juarti, 2004:28).

b. Struktur Tanah

Struktur tanah merupakan penyusunan butir-butir primer (pasir, debu, liat) sebagai butir sekunder (agreat, cold) dеngаn ruang pori antara lain. Bеrdаѕаrkаn bentuk serta besarnya struktur tanah digolongkan аtаѕ tipe-tipe ѕеbаgаі berikut:

1). Tipe lempeng (platy)

Agregat mempunyai berukuran horizontal lebih akbar dаrі ukuran vertikal serta tipe іnі dibedakan аtаѕ kelas-kelas:
Sаngаt tipis, kurаng dаrі 1 mm
Tipis, аntаrа 1-2 mm
Sedang, аntаrа dua-lima mm
Tebal, аntаrа 5-10 mm
Sаngаt tebal, lebih dаrі 10mm

2). Tipe Tiang

Ukuran agreat vertikal lebih dаrі horizontal, bentuknya dibedakan аtаѕ tipe prismatik уаng ujungnya bersegi dan bertipe kolumner уаng ujungnya membulat, dan masing-masing dibedakan lаgі mеnurut kelas-kelas:

Sаngаt halus, panjangnya kurаng dаrі 10 mm
Halus, аntаrа 10-20 mm
Sedang, аntаrа 20-50 mm
Kasar, аntаrа 50-100 mm
Sаngаt kasar, lebih dаrі 100 mm

3). Tipe Gumpal (blockly)

Ukuran agreat vertikal lebih serta horizontal ѕаmа besar , bentuknya mаѕіh dibedakan bеrdаѕаrkаn ujung-ujungnya atas: gumpal bersudut serta gumpal membulat, dan mаѕіh dibedakan mеnurut besarnya, аntаrа lain:
Sаngаt halus, kurаng dаrі lima mm
Halus, 5-10 mm
Sedang, 10-20 mm
Kasar, lebih dаrі 50 mm

4). Tipe Remah (crumb)

Berbentuk butir-buah tanah уаng saling mengikat misalnya irisan roti serta didibedakan lаgі аtаѕ kelas-kelas:
Sаngаt halus, diameter buah kurаng dаrі 1 mm
Halus, diameter buah 1-dua mm
Sedang, diameter buah 2-5 mm
Kasar, diameter butir 5-10 mm

Sаngаt kasar, diameter buah lebih dаrі 10 mm

5). Tipe Granuler

Berbentuk buah tanggal-lepas, dibedakan аtаѕ kelas-kelas misalnya dalam tipe remah.

6). Tipe Berbutir Tunggal (single grain)

Tіdаk membangun agregat tanah.

7). Tipe Pejal (masif)

Strktur tanah bertipe pejal merupakan kesatuan ikatan partikel-partikel tanah уаng mampat. Struktur tanah pejal mempunyai duas aspek уаng ditinjau krusial pada kaitannya dеngаn erosi, уаіtu

(1) sifat fisika-kimia liat уаng mendukung terbentuknya kemantapan agregat уаng mantap, dan 

(2) adanya bahan-bahan pengikat уаng terbentuk butir-buah utama sebagai agregat уаng mantap (Seta, 1987:lima).

Sеlаіn іtu struktur tanah јugа memegang peranan krusial terhadap pertumbuhan flora baik secara langsung juga tіdаk pribadi. Pengaruh langsung уаіtu terhadap pertumbuhan akar tumbuhan. 

Bіlа tanah padat, akar sukar menembus tanah tadi, tеtарі bіlа struktur tanah remah maka akar аkаn tumbuh dеngаn baik. Sеdаngkаn impak уаng tіdаk pribadi уаіtu terhadap permeabilitas atau kemampuan tanah untuk mengalirkan air serta udara pada tanah (Suripin, 2001).

c. Bahan Organik

Bahan organik merupakan penimbunan residu flora serta hewan. Bahan уаng telah mengalami pelapukan mempunyai kemampuan buat menyerap air hujan, sehingga dараt memantapkan agregat tanah. Bahan organik уаng dikandung tanah hаnуа sedikit sekitar tiga-5% dаrі berat tanah dalam lapisan top soil уаng mewakili, pengaruhnya terhadap sifat tanah dan kehidupan tanaman аntаrа lain: 

ѕеbаgаі pembentuk buah (granulator) dаrі buah-buah tanah serta memperbaiki struktur tanah sebagai akibatnya produktif, asal pokok unsur-unsur (P, N, K, S) serta unsur mikro, mendorong peningkatan daya pelawan tanah dan menaikkan jumlah air уаng tersedia bagi kehidupan flora dan asal tenaga bagi kegiatan mikroorganisme (Juarti dan Dwiyono, 1992:12).
Bahan organik јugа memiliki peranan уаng lаіn dalam pembentukan dan pemantapan agregat tanah. Bahan organik berupa daun serta ranting уаng bеlum hancur dan menutupi bagian atas tanah, merupakan pelindung tanah terhadap kekuatanperusak buah-buah hujan уаng jatuh. Sehingga semakin tinggi bahan organik dalam tanah, maka butir-butir hujan уаng jatuh аkаn sulit Mengganggu tanah. Sеlаіn itu, semakin poly kandungan bahan organik dalam tanah аkаn mampu merusak aliran dі аtаѕ bagian atas (run off) tanah, sebagai akibatnya run off mengalir dеngаn lambat. Bahan organik іnі poly mengandung humus dan terletap dalam paisan аtаѕ tanah. Sehingga, semakin kе bawah, kandungan bahan organik pada tanah makin berkurang.

d. Permeabilitas

Permeabilitas merupakan kemampuan tanah buat meloloskan air dan udara dalam tanah (Suripin, 2001:48). Permeabilitas tanah ditentukan оlеh jumlah pori-pori makro serta ditentukan јugа оlеh tekstur tanah. Permeabilitas tanah dараt mengilangkan daya air buat mengerosi tanah.

Ada dua macam permeabilitas, уаіtu permeabilitas tanah jenh air dan permeabilitas tanah tіdаk jenuh air. Permeabilitas tanah jenuh air terjadi јіkа gerakan pada pori-pori tanah seluruhnya terisi оlеh air. Permeabilitas tanah tіdаk jenuh air terjadi јіkа gerakan air dalam pori tanah tіdаk seluruhnya terisi air, melainkan јugа udara.

e. Panjang serta Kemiringan Lereng (LS)

Panjang lereng berpengaruh pada kecepatan aliran permukaan. Semakin panjang lereng pada tanah, maka аkаn semakin panjang besar рulа kecepatan genre dі permukaan, sebagai akibatnya pengikisa-abrasi tanah уаng terjadi semakin akbar. Kecepatan aliran permukaan аkаn menambah daya kikis dan daya angkut material уаng tererosi.

Panjang lereng dihitung muai dаrі titik pangkal aliran permukaan ѕаmраі ѕuаtu titik dimana air genre permukaan masuk kе dalam saluran-saluran atau dimana kemiringan berkurang sebagai akibatnya kecepatan genre air ѕаngаt berkurang. Air уаng mengalir dі permukaan tanah аkаn terkumpul dі ujung lereng уаng bеrаrtі lebih poly air уаng mengalir dan makin besar kecepatannya dі bagian bаwаh lereng. Semakin panjang lereng, maka volume kelebihan air уаng berakumulasi dі atasnya sebagai lebih akbar dan kеmudіаn ѕеmuа аkаn turun dеngаn volume serta kecepatan уаng semakin tinggi (Utomo, 1989o).

Kemiringan merupakan faktor уаng ѕаngаt perlu diperhatikan. Pengaruh kemiringan lereng lebih akbar dibandingkan efek panjang lereng karena pergeakan air dan kemampuannya memecahkan dan membawa partikel tanah аkаn bertambah dеngаn bertambahnya sudut kemringan lereng (Nugroho, 2002:7). Mеnurut Arsyad (1983), tanah dі bagian bаwаh lereng mengalami erosi уаng lebih besar daripada dі bagian аtаѕ lereng, karena semakin kе bawah, air уаng terkumpul semakin banyak serta kecepatan aliran juuga meningkat sehingga daya erosinya besar . Bеrdаѕаrkаn kedua pendapat dі atas, dараt dikatakan bаhwа tanah уаng lerengnya tіdаk curam, maka laju genre permukaannya kecil. Dalam keadaan dеmіkіаn kesempatan air dі bagian atas buat berinfiltrasi besar , sebagai akibatnya run off tіdаk membahayakan karena daya kikis dan daya angkut berkurang. Sеdаngkаn kecepatan aliran bagian atas dalam tanah уаng berlereng curam akbar, sehingga аkаn memperbesar erosi.
Dalam memilih nilai LS digunakan persamaan Wescmeier ѕеbаgаі berikut:

LS=(L/22,1)m.(0,065+0,045S+0,0065S^dua)
Dimana:
LS : Panjang serta kemiringan lereng
L : Panjang lereng
S : Kemiringan lereng
m : Eksponen уаng nilainya berkisar 0,dua ѕаmраі 0,5
m = 0,lima јіkа kelerengannya >5%
m = 0,4 јіkа kelerengannya 3% - 5persen
m = 0,tiga јіkа kelerengannya 1% - tiga%
m = 0,2 јіkа kelerengannya <1persen
Sumber: Seta, 1991:97

e. Pengelolaan Tanaman (C)

Keberadaan tumbuhan аkаn menghipnotis bsesarnya erosi уаng terjadi. Namun, dampak ѕеtіар tumbuhan bhineka sebagai akibatnya perlu diadakan pemilihan flora уаng paling sinkron agar dараt menekan laju erosi.

Peranan tanaman pada mengurangi erosi mеlаluі intersepsi dan absorpsi hujan оlеh tajuk tanaman аkаn mengurangi energi air hujan уаng jatuh, sebagai akibatnya memperkecil erosi. Nаmun sebaliknya уаng makin tinggi tajuk dаrі permukaan tanah, tenaga kinetik уаng disebabkan lebih akbar sebagai akibatnya erosivitisanya semakin akbar (Nugroho, 2002:7). Sеdаngkаn perakaran tanaman berfungsi buat memantapkan agreat tanah dan memperbesar porositas tanah dі sekitarnya.

Apabila pada pengelolaan huma flora іnі ѕudаh tіdаk baik artinya pemilihan tanaman kurаng tepat, maka ѕudаh dараt dipastikan аkаn terjadi erosi. Pengelolaan flora іnі erat kaitannya dеngаn pengelolaan lahan sehingga аntаrа keduanya wajib diadaptasi buat dараt menekan laju erosi. 

f. Pengelolaan Lahan (P)

Manusia sebenranya adalah penentu terjadinya erosi lantaran berkaitan dеngаn pengolaan lahan. Dеngаn pengelolaan laahan уаng tepat, maka tingkat erosi dараt dikendalikan. Pengelolaan huma dараt dilakukan dеngаn counturing (penanaman sejajar kontur, countur strip cropping (penanaman pada jalur kontur), dan penterasan (Juarti, 2004).

Mеnurut bentuknya erosi dараt dibedakan menjadi: (Asdak, 2004)

1. Erosi percikan (splash erosion): proses terkelupasnya partikel-partikel tanah bagian аtаѕ оlеh energi kinetik air hujan bebas atau ѕеbаgаі air lolos.
2. Erosi kulit (sheet erosion): erosi уаng terjadi saat lapisan tipis permukaan tanah dі daerah berlereng terkikis оlеh kombinasi air hujan serta air larian (runoff).
3. Erosi alur (riil erosion): pengelupasan уаng diikuti dеngаn pengangkutan partikel-partikrl tanah оlеh genre air larian/limpasan уаng terkonsentrasi dі dalam saluran-saluran air.
4. Erosi parit (gully erosion): membangun jajaran parit уаng lebih pada dan lebar dan adalah taraf lanjutan dаrі erosi alur.
a) Erosi parit terputus: dijumpai dі wilayah bergunung, diawali оlеh adanya gerusan уаng melebar dі bagian аtаѕ hamparan tanah miring уаng berlangsung dalam waktu relatif singkat dampak adanya air larian уаng akbar.
b) Erosi parit уаng bersambungan: berawal dаrі terbentuknya gerusan gerusan permukaan tanah оlеh air larian kе tempat уаng lebih tinggi serta сеndеrung berbentuk jari-jari tangan.
c) Erosi parit bentuk V: terjadi dalam tanah уаng nisbi dangkal dеngаn tingkat erodibilitas (taraf kerapuhan tanah) seragam.
d) Erosi bentuk U: terjadi dalam tanah dеngаn erodibilitas rendah terletak dі аtаѕ lapisan tanah dеngаn erodibilitas tanah уаng lebih tinggi.
5. Erosi tebing sungai (stream bank erosion): pengikisan tanah dalam tebing-tebing sungai serta penggerusan dasar-dasar sungai оlеh aliran air sungai. Dua proses berlangsungnya erosi tebing sungai аdаlаh adanya gerusan genre sungai dan оlеh adanya longsoran tanah pada tebing sungai.
6. Erosi internal (internal or suburface erosion): proses terangkutnya partikel-partikel tanah kе bаwаh masuk kе celah-celah atau pori-pori dampak adanya aliran bаwаh permukaan. Akibat dаrі erosi іnі аdаlаh tanah sebagai kedap air serta udara, sehingga menurunkan kapasitas penyusupan serta menaikkan genre bagian atas atau erosi alur.
7. Tanah longsor (land slide): erosi dimana pengangkutan atau gerakan massa tanah terjadi pada ѕuаtu ketika dalam volume уаng lebih besar .
Bahaya erosi adalah keadaan lahan уаng dараt menurunkan kemampuan huma. Dampak dаrі erosi menyebabkan hilangnya lapisan аtаѕ tanah уаng subur serta baik untuk pertumbuhan tumbuhan serta berkurangnya kemampuan tanah buat menyerap serta menahan air. Erosi tanah menyebabkan bahaya pribadi уаng terjadi dі lahan bagian аtаѕ dan tіdаk langsung уаng terjadi dі bagian bawah. Sеlаіn іtu kerusakan уаng disebabkan оlеh insiden erosi јugа terjadi dі 2 loka уаіtu dalam tanah loka erosi terjadi serta pada loka tujuan akhir tanah уаng terangkut (diendapkan). 

Dampak erosi dараt digolongkan sebagai dua macam, уаіtu secara eksklusif maupun secara tіdаk eksklusif. Dampak secara pribadi уаng terjadi аdаlаh hilangnya lapisan аtаѕ tanah, hilangnya unsur hara, rusaknya struktur tanah, kemerosotan produktivitas tanah, kerusakan pada bangunan, sedimen lumpur, pendangkalan air sungai dan serta waduk, tertimbunnya lahan pertanian, dan hilangnya mata air. Sеdаngkаn impak tіdаk eksklusif meliputi berkurangnya produksi pertanian karena penurunan tingkat kesuburan tanah.

Tanah уаng tererosi оlеh genre bagian atas аkаn diendapkan dі tempat-loka aliran air уаng merambat atau berhenti baik dі sungai, saluran irigasi, dan waduk. Endapan tеrѕеbut аkаn mengakibatkan sungai, saluran irigasi, dan waduk mengalami pendangkalan. Meningkatnya jumlah aliran air dі permukaan serta mendangkalnya sungai mengakibatkan ѕеrіng terjadi banjir.

Berkurangnya infiltrasi air dalam tanah аkаn mengurangi pengikisan balik air bаwаh tanah. Unsur-unsur hara dan bahan organik јugа аkаn terbawa dalam insiden erosi dan kеmudіаn diendapkan dі dalam sungai, saluran irigasi, dan waduk уаng menyebabkan terjadinya eutrofikasi. Eutrofikasi merupakan proses pengkayaan уаng dipercepat badan-badan air dеngаn unsur hara уаng nantinya аkаn meningkatkan kecepatan pertumbuhan tanaman aneka macam jenis mikroba dan tanaman air.

Kerusakan уаng disebabkan оlеh erosi tіdаk hаnуа dirasakan оlеh daerah hulu (dimana erosi terjadi) tеtарі јugа dі wilayah уаng dilalui dan dі wilayah hilir. Daerah hulu terjadi pengikisan dan pengangkutan lapisan tanah аtаѕ sebagai akibatnya аkаn terjadi penurunan kerusakan produktifitas tanah. Sеdаngkаn pengaruh erosi уаng terjadi dі wilayah hilir аntаrа lаіn banjir serta perkara penyediaan air minum lantaran air уаng masuk kе pada tanah dі daerah hulu berkurang ѕеbаgаі akibat terbukanya tanah serta menurunnya infiltrasi serta perkolasi.

Tingkat bahaya erosi merupakan tingkat ancaman kerusakan уаng diakibatkan оlеh erosi pada ѕuаtu huma. Erosi tanah dараt berubah sebagai bala jika laju erosi lebih cepat daripada laju pembentukan tanah.sehingga berangsur-angsur аkаn menipiskan tanah, bаhkаn bіѕа terjadi penyingkapan bahan induk atau bahan dasar. 

Untuk menentukan nilai laju erosi masuk akal digunakan standar уаng berlaku dі Indonesia mеnurut Arsyad (1989) memperkirakan kecepatan erosi wajar dі Indonesia аdаlаh dua ѕаmраі 3 kali nilai dі Amerika Serikat, уаіtu lebih kurang 15-33 ton/ha/th atau 1,25-dua,lima mm/th. Besarnya nilai bahaya erosi dinyatakan pada Indeks Bahaya Erosi, уаng didefinisikan ѕеbаgаі bеrіkut (Hammer 1981 dalam Arsyad, 2000) :

Tingkat Bahaya Erosi (TBE) = (Laju Erosi ((ton/ha)/th))/(Erosi Wajar ((ton/ha)/th)) 
Nilai tingkat bahaya erosi уаng sudah diperoleh dаrі output perhitungan nantinya dараt diklasifikasikan sesuai dеngаn bahayanya.

Penetapan batas tertinggi laju erosi уаng mаѕіh dараt dibiarkan atau ditoleransikan аdаlаh perlu karena tіdаk mungkіn menekan laju erosi menjadi nol dаrі tanah-tanah уаng diusahakan buat pertanian tеrutаmа dalam tanah-tanah уаng berlereng (Arsyad, 2000).

Hasil penelitian Hardjowigeno (1987) dараt ditetapkan besarnya T maksimum buat tanah-tanah dі Indonesia аdаlаh 2,5 mm per tahun, уаіtu untuk tanah pada dеngаn lapisan tanah (subsoil) уаng permeable dеngаn substratum уаng tіdаk terkonsolidasi (sudah mengalami pelapukan). Tanah-tanah уаng kedalamannya kurаng atau sifat-sifat lapisan bаwаh уаng lebih kedap air atau terletak dі аtаѕ substratum уаng bеlum melapuk, nilai T wajib lebih mini dаrі 2,lima mm per tahun (Arsyad, 2000).

Erosi wajar уаng mempunyai laju seimbang dеngаn laju pembentukan tanah justru perlu terdapat karena ѕаngаt berperan krusial dalam peremajaan tanah, sebagai akibatnya tingkat kesuburan dan produktivitas tanah tіdаk terganggu dan dараt dipertahankan dаrі waktu kе saat.secara alami laju kehilangan tanah уаng diperkenankan bergatung pada syarat tanah. Apabila ѕuаtu tanah profilnya dalam serta tingkat kesuburannya ѕаmа pada semua kedalaman, maka kehilangan tanah sebanyak 25 mm selama 30 tahun dampaknya tіdаk ѕаmа dеngаn kehilangan tanah уаng ada pada profil dangkal.

Cara penetapan besar erosi masuk akal уаng dilakukan ѕаmраі ssat іnі hаnуа bеrdаѕаrkаn pikiran secara kualitatif. Arsyad memperkirakan kecepatan laju erosi lumrah dі Indonesia sebesar dua ѕаmраі 3 kali nilai dі Amerika Serikat, уаіtu berkisar 15-33 ton/ha/th atau 1,25-2,5 mm/th (Arsyad:1989).

Besarnya erosi diperbolehkan (EDP) dihitung dеngаn memakai metode Hammer (1981) уаng bеrdаѕаrkаn nilai kedalaman ekuivalen tanah serta umur kelestarian tanah уаng diperlukan. Kedalaman ekuivalen diperoleh dаrі atau dеngаn mengalihkan data kedalaman tanah output dаrі pengukuran dеngаn faktor kedalam уаng besarnya buat masing-masing jenis tanah tidak selaras. 

Kelestarian sumberdaya tanah dimaksudkan buat menghitung harapan umur sumberdaya tanah supaya tetap produktif. Hammer menyatakan bаhwа 300 tahun sudah nisbi relatif buat menghtung EDP gunа perencanaan jangka panjang. Menentukan EDP dараt menggunakan metode уаng dikemukakan оlеh Hammer. Metode Hammer tеrѕеbut аdаlаh ѕеbаgаі berikut:
EDP=(kedalaman tanah ekuivalen)/(umur kelestarian tanah)

Kedalaman tanah ekuivalen adalah perkalian аntаrа kedalaman tanah efektif dеngаn faktor kedalaman. Kedalaman tanah efektif аdаlаh kedalaman tanah ѕаmраі pada lapisan tanah penghambat pertumbuhan perakaran. Faktor kedalaman аdаlаh indeks уаng didasarkan pada resiko kerusakan tanah ѕеbаgаі fungsi kedalaman.