KONSEP PROMOSI PENJUALAN SALES PROMOTION

Konsep Promosi Penjualan (Sales Promotion)
Sasaran primer seseorang manajer pemasaran merupakan membentuk serta memelihara bauran pemasaran yg memenuhi kebutuhan-kebutuhan konsumen akan sebuah tipe produk umum. Sebagai bagian berdasarkan bauran ini, promosi melibatkan pemberian warta pada individu, kelompok, atau organisasi mengenai sebuah produk atau jasa dan mengajak mereka buat menerima produk dan jasa ini. Bauran kenaikan pangkat merujuk pada aspek-aspek komunikasi berdasarkan pemasaran, periklanan, penjualan eksklusif, kenaikan pangkat penjualan, serta interaksi warga . Para pemasar berupaya menerima bauran kenaikan pangkat yg tepat guna memastikan bahwa sebuah produk diterima menggunakan baik.

Menurut Julian Cummins serta Roddy (2004 : 4-6) terdapat enam alasan utama buat perkembangan kenaikan pangkat penjualan yang sangat luas dan alasan bagi para manajer buat menyatakan bahwa promosi sangat krusial dalam membentuk interaksi dengan pelanggan :
  1. Perusahaan makin usang bekerja makin baik. Promosi penjualan menunjukkan pemutus rantai (chain breaker) di pasar yg sebagian besar produk yang ditawarkannya sempurna. 
  2. Pelanggan mencari kelebihan dari merek yang mereka beli. Promosi penjualan menunjukkan sesuatu yg baru, kegembiraan dan humor pada loka pembelian. 
  3. Tekanan buat memperoleh output pada jangka pendek makin meningkat. 
  4. Pemirsa TV terfragmentasi sejalan menggunakan meningkatnya jumlah saluran program sehingga untuk mencapai gerombolan pemirsa tertentu sebagai makin mahal. 
  5. Makin banyaknya merek serta produk yang saling bersaing menciptakan orang menutup mata dari pesan iklan yg diarahkan ke mereka. 
  6. Riset iklan menunjukkan bagwa dampak penjualan menurut iklan TV selama periode empat minggu merupakan dua hingga tujug kali lebih besar jika berbarengan dengan kenaikan pangkat . 
Salah satu bentuk bauran kenaikan pangkat merupakan promosi penjualan. Promosi penjualan adalah sebuah kegiatan atau materi (atau keduanya) yang bertindak sebagai ajakan, menaruh nilai tambah atau insentif buat membeli produk, pada para pengecer, penjualan atau konsumen. (Lee serta Johnson: 1999 : 331) Intinya Promosi penjualan secara efektif dapat memikat para konsumen. Hal ini merangsang para produsen dan pedagang eceran dan konsumen buat membeli suatu produk serta mendorong energi penjual agar militan menjual produk tersebut.

Selanjutnya Kotler serta Armstrong (2006 : 441) mengungkapkan bahwa Sales Promotion consists of short-term incentives to encourage purchase or sales of product or service. Defini mengungkapkan bahwa Promosi Penjualan berkaitan menggunakan Insentif jangka pendek untuk mendorong pembelian atau penjualan berdasarkan suatu produk atau jasa. Insentif ini berkaitan menggunakan imbalan, apakah itu berkaitan dengan pengembalian uang pada bentuk bonus, jaminan atau bisa berupa sample produk serta sebagainya.

Ungkapan serupa dikemukakan sang Totten & Block (1994) pada Ndubisi (2007) stated that the term sales promotion re fers to many kinds of selling incentives and techniques in tended to produce immediate or short-term sales ef fects. Promosi penjualan berkaitan menggunakan insentif pembelian berupa imbalan pada konsumen yang bertujuan buat meningkatkan penjualan yg bersifat jangka pendek.

Selanjutnya Lovelock dan Wirtz (2004 : 138) Sales promotion for service firms may take such forms as samples, coupons and other discounts, gift,sign-uprebates, and prize promotions. Artinya sales promotion yg dikemukakan pada atas lebih menekankan dalam jasa bukan barang. Jasa pada hal ini berkaitan dengan pelayanan yang doberikan suatu perusahaan pada konsumen yg membeli.

Menurut Wikibooks' mengemukakan Sales promotion describes promotional methods using special short-term techniques to persuade members of a target market to respond or undertake certain activity. Intinya memperlihatkan sesuatu yang bernilai dan mengharapkan suatu respon yang baik menurut konsumen yaitu dengan adanya suatu pembelian yang bisa menguntungkan perusahaan.

Promosi Penjualan (Sales Promotion) adalah upaya pemasaran buat mendorong calon pembeli supaya membeli lebih poly dan lebih acapkali (Cummins dan Mullin, 2004 : 1) Intinya kenaikan pangkat penjualan adalah bisnis yang sungguh-sungguh buat menciptakan interaksi yang menguntungkan dengan pelanggan dalam jangka panjang, 

Definisi lain diungkapkan oleh Marbun Promosi Penjualan (Sales Promotion) merupakan cara yg digunakan perusahaan bersama-sama dengan bauran pemasaran yg lain (iklan, penjualan perorangan serta lain-lain) buat menaikkan penjualan produk-produk mereka. (Marbun , 2003 : 294)

Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat dikatakan bahwa promosi penjualan merujuk dalam penggunaan suatu bonus sang satu produsen atau penyedia jasa untuk membujuk bisnis-usaha perdagangan (para pedagang grosir serta eceran) dan atau para konsumen buat membeli satu merek dan mendorong energi penjual gencar menjual produk tersebut.

Alat Promosi Penjualan
Menurut Kotler dan Amstrong (2006 : 442-445) indera kenaikan pangkat penjualan terbagi menjadi tiga bagian :
  • Consumer Promotion Tools include coupons, cash refunds, price packs, premiums, advertising specialties, patronage rewards, points-of-purchase displays and demonstrations and contests, sweeptakes and games.
  • Trade Promotion Tools include discount and allowance
  • Business Promotion Tools are used to generate business leads, stimulate purchases, reward customers and motivate salespeople.
Sedangkan menurut menurut Lovelock dan Wirtz (2004 : 135) Sales promotion for service firms may take such forms as samples, coupons and other discounts, gift,sign-up rebates, and prize promotions. Sampel disini adalah upaya konsumen mencicipi produk atau jasa secara gratis dengan harga miring. Kupon adalah sebuah sertifikat menggunakan nilai tertulis tertentu yg ditunjukkan pada toko pengecer guna menerima pengurangan harga produk eksklusif selama periode waktu tertentu. Gifts/hibah adalah barang yg ditawarkan perdeo atau dengan harga miring menjadi bonus lantaran membeli suatu produk. Sedangkan Sign-up Rebates adalah Tawaran buat mengembalikan sebagian uang pembelian suatu produk pada konsumen. Prize Promotion yaitu Promosi yang memperlihatkan penurunan harga. Intinya alat promosi penjualan menitikberatkan pada 6 (enam) item. 

Alat promosi lainnya diungkapkan Totten & Block (1994) pada Ndubisi (2007) Typical sales promotion includes coupons, samples, in-pack premiums, price-offs, displays, and soon. Kupon adalah sertifikat menggunakan nilai tertulis tertentu yang ditunjukkan pada took pengecer guna menerima pengurangan harga. Sampel merupakan anugerah atau model produk yg diberikan kepada konsumen buat dicoba. In-pack premiums merupakan sebuah benda yg ditawarkan perdeo atau menggunakan harga miring. Display adalah pajangan harga barang. Pendapat ini lebih menekankan dalam lima (lima) aspek kenaikan pangkat penjualan.

Keterkaitan Promosi Penjualan menggunakan Impulse Buying
Promosi penjualan adalah sebuah kegiatan yg bersifat ajakan, memberikan nilai tambah atau insentif buat membeli produk, kepada pengecer, penjual, atau konsumen. Hal ini berarti promosi penjualan berorientasi dalam konsumen yg diarahkan pada pengguna akhir sebuah barang serta jasa. Kekuatan-kekuatan utama berdasarkan kenaikan pangkat penjualan berorientasi konsumen merupakan keseragaman serta fleksibilitasnya. 

Keadaan ini mengakibatkan suatu konsumen memiliki satu motif pembelian, yang dipandang sebagai kebutuhan yang ada, rangsangan, atau gairah. Motif ini berlaku sebagai kekuatan yg merangsang tingkah laku yg ditujukan buat memuaskan kebutuhan yang ada. Intinya promosi penjualan dapat mengakibatkan terjadinya pengambilan keputusan yg salah satunya merupakan bersifat emosional.

Hal ini dilandasi sang pendapat Lovelock dan Wirtz (2004 : 138)Typically the objective is to accelerate the purchasing decision or motive customers to use a specific service sooner, in greater volume with each purchase, or more frequently (Lovelock serta Wirtz, 2004 : 138) Intinya promosi penjualan (sales promotion) memiliki tujuan memotivasi konsumen buat membeli, adalah adanya perilaku konsumen pada membeli yg melibatkan emosi bagi si pembelinya. Emosi ini ada karena adanya daya tarik atas sentimen atau gairah eksklusif. Kondisi ini timbul lantaran adanya friksi untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan cepat.

Hal senada diungkapkan oleh Cummins serta Mullin (2004 : 41-44) mengatakan salah satu tujuan berdasarkan kenaikan pangkat penjualan merupakan membangun ketertarikan serta mengalihkan perhatian berdasarkan harga. Intinya ketertarikan itu akan menyebabkan gairah atau antusiasme pembeli buat membeli suatu produk dan permanen membeli pada toko yg bersangkutan. Mengalihkan perhatian dari harga berkaitan dengan adanya perang harga diantaranya variasi harga, kenaikan pangkat kolektor harga, serta membuat perbandingan harga yang nir pribadi. Promosi terhadap nilai yang membangun ketertarikan dan menyebabkan pembelian nir berkala (impulse buying)

Selanjutnya David S Simatupang (Marketing, 2007) mengatakan bahwa Tujuan menurut promosi penjualan merupakan menaikkan volume penjualan jangka pendek dengan membentuk tampilan serta aktivitas yang menarik buat mendorong impulse buying. Tampilan ini menyebabkan suatu kegairahan buat membeli atau adalah suatu rangsangan tingkah laris untuk memuaskan kebutuhan hidup.

Comments