Pelaksanaan 7K pada setiap sekolah penting buat dilaksanakan, serta bisa diupayakan melalui langkah-langkah sebagai berikut :
1. Ketaqwaan, yaitu wujud dari rasa syukur pada Allah dengan menjalankan perintah serta embargo-Nya dan adalah prasyarat bagi penciptaan keharmonisan dalam kehidupan. Kegiatan ini dimaksudkan buat memberikan membimbing dan memberikan kesempatan kepada masyarakat sekolah buat melaksanakan ibadah sesuai menggunakan ajaran kepercayaan yang dianutnya (Islam).
2. Keamanan, yaitu rasa aman serta tenteram, bebas dari rasa takut, baik lahir maupun bathin diusahakan menggunakan jalan : Usaha penanggulangan gangguan keamanan berdasarkan luar menggunakan menciptakan pagar keliling, pembentukan dan peningkatan kerja guru piket, pengadaan petugas satpam dan jaga malam serta peraturan tamu yg tegas. Usaha penanggulangan gangguan keamanan berdasarkan pada menggunakan jalan mencegah sedini mungkin tanda-tanda perkelahian pada antara anak didik melalui bimbingan fisik sang guru, anjuran buat ikut menjaga keamanan sekolah dengan pembagian tugas dan tanggung jawab pada regu piket yg dilakukan sang murid. Disamping itu pula dengan menugaskan guru piket dan satpam buat mengawasi tamu atau orang-orang yg masuk lingkungan sekolah tanpa kepentingan yg kentara menggunakan peraturan tamu yang tegas.
3. Kebersihan adalah wujud dari higienis jasmani dan rohani dan merupakan kondisi buat kesehatan fisik serta mental spiritual. Pelaksanaan kebersihan pada sekolah merupakan dengan anjuran supaya seluruh pihak baik guru, pegawai maupun anak didik buat selalu mengadakan gerakan kebersihan baik kebersihan WC/kamar mandi, kantin/koperasi sekolah, ruang kelas, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang guru serta TU, ruang kepala sekolah dan halaman kelas, tempat kerja serta page sekolah secara umum. Pelaksanaan kebersihan jua sanggup dilakukan melalui gerakan massal kebersihan pada tiap hari Jum’at atau Sabtu (Jum’at atau Sabtu Bersih) selesai kegiatan senam pagi, serta diupayakan melalui lomba kebersihan antar kelas yang dilakukan pada musim hujan dan tiap akhir semester (pada minggu sebelum/menjelang pembagian raport).
4. Ketertiban merupakan keteraturan yang menimbulkan keserasian, keselarasan serta keseimbangan pada rapikan letak, rapikan hayati dan rapikan pergaulan. Ketertiban ini dapat terealisasi menggunakan baik menggunakan memperhatikan kehadiran pengajar, pegawai serta murid sekolah. Disamping itu juga terlihat dari ketepatan melakukan kewajiban misalnya membayar iuran/sumbangan (bila terdapat) dan aplikasi pembelajaran (PBM) sang guru pada setiap hari kerja. Untuk mengupayakan ketertiban, maka akan ditempuh menggunakan cara monitoring dan penilaian, serta menggunakan melakukan operasi ketertiban siswa. Operasi ketertiban murid dimaksudkan untuk mencegah tindakan, konduite dan perbuatan anak didik yang menunjuk kepada hal-hal yg negatif.
5. Keindahan, adalah gugusan unsur alami kreasi Allah yg menyebabkan rasa estetika dalam kehidupan. Pelaksanaannya pada sekolah adalah dengan menata page sekolah dengan tumbuhan-tumbuhan yg nir mahal, tetapi serasi baik bentuk juga jenisnya. Penataan serta pemeliharannya dikoordinasikan sang urusan kesiswaan serta perlengkapan, dengan dibantu setiap 2 kali pada tahun pelajaran sang seluruh warga sekolah pada aktivitas “Kemah Terpadu” dan “Kemah Bakti Pramuka”, yg pelaksanaannya pada akhir setiap semester.
6. Kekeluargaan adalah wujud kehidupan yang dijiwai oleh tenggang rasa serta gotong royong pada mewujudkan saling asih, saling asah dan saling asuh pada warga sekolah. Hal ini dilaksanakan dengan permanen membina interaksi yg baik antara sekolah serta komite sekolah.rakyat, guru – siswa, guru dengan pegawai TU dan instansi lain.
7. Kerindangan, merupakan suasana teduh yang diakibatkan oleh adanya flora baik berupa pohon, perdu, semak juga flora memanjat/merambat yg ditata sebagai pelindung yang harmonis di sekolah. Pelaksanaannya di sekolah hendaknya diupayakan menggunakan memilih pohon-pohon dan tanaman lain yg ditanam di lingkungan sekolah menggunakan sifat-sifat tidak gampang sempal, tidak poly daun yg gugur dan perakarannya tidak mengganggu pondasi bangunan sekolah.
Bertitik tolak pada pengertian menurut masing-masing K tersebut di atas, maka pelaksanaannya sangat krusial bahkan mutelak pada mewujudkan sekolah menjadi sentra kebudayaan dan kehidupan masyarakat bernuansa pendidikan. Pengelolaan 7 K pada sekolah wajib melibatkan semua rakyat sekolah yaitu, pesuruh dan karyawan (pegawai), pengajar serta siswa secara terpadu pada bawah koordinasi urusan kesiswaan serta wahana prasarana (perlengkapan) sebagai mana tercantum pada struktur organisasi sekolah.
Contoh Instrumen Lomba Pengelolaan Ruang Kelas
PENILAIAN PENGELOLAAN RUANG KELAS SMP NEGERI dua WONOSEGORO Tahun Pelajaran 2015/2016
Hari/lepas : …………………..
Ruangkelas : ………………….
No Komponen /
Perangkat Administrasi/Kegiatan Kondisi Rentang
Nilai Nilai Kategori
Nilai Ada Tdk A 1.lambang Negara / garuda 0-10 Baik Sekali dua.gambar Presiden dan Wakil Presiden 0-10 161-200 tiga.meja Pengajar ( kokoh/higienis ) 0-10 4.kursi Guru( kokoh/higienis ) 0-10 B lima.tata tertib 0-10 Baik 6.media KBM / Komputer / LCD 0-10 121-160 7.jam dinding ( hidup, cocok ) 0-10 8.daftar inventaris Ruang ( DIR ) 0-10 C 9.kebersihan lantai/dinding/meja/kursi 0-10 Cukup 10. Pencahayaan / Ventilasi / hordeng / lampu 0-10 111-120 11.meja serta kursi siswa (pengaturan, kerapian ) 0-10 D 12.visi Sekolah/ tulisan semboyan lainnya 0-10 Kurang 13.gambar-gambar perlengkapan 0-10 91-110 14.tempat sampah (dalam / luar ) 0-10 15.papan Struktur Organisasi kelas 0-10 E 16.alat Kebersihan / Sapu / pel / sulak 0-10 Sangat Kurang 17.taplak Meja pengajar dan vas bunga 0-10 90 Kebawah 18.kenyamanan / kipas angin / ac 0-10 19.daftar Piket harian/jadwal pelajaran 0-10 20.jurnal kelas/absensi ( terisi lengkap) 0-10 JUMLAH 200
HASIL PENILAIAN
Kesimpulan
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..
Saran
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..
Wonosegoro, ……………………….
Kepala SMP N 2 Wonosegoro
Penilai
…………………………
SISWANTO, M.pd
………………………………….
NIP. 197205041995121001
NIP. ………………………….
Sumber :
- //www.kompasiana.com/ahmadturmuzi/pengembangan-lingkungan-serta-budaya-sekolah_550f6186813311c935bc5fa7
- //mkkssmpboyolali.wordpress.com/2015/08/14/instrumen-lomba-7k-antar-kelas/instrumen-lomba-pengelolaan-ruang-kelas/